IKHLAS Seperti Surat AL-IKHLAS

IKHLAS Seperti Surat AL-IKHLAS
Pulang


__ADS_3

Kalau Kita memang berjodoh, Allah akan mempertemukan kita dengan caranya. Biarkanlah tangan-tangan Allah yang bekerja untuk mempertemukan kita.


Yang harus kita lakukan adalah senantiasa berdoa. Cukup aku menjauh darimu bukan karna aku tak suka, tapi aku ingin memperindah taubat ku dan doa ku kepada Allah - Nabilla Khairunissa


🌷🌷🌷


Rasa nya mata ini baru saja terpejam, tapi suara tilawah dari masjid sudah terdengar, menandakan waktu subuh sudah di hadapan. Rasa masih tak percaya bahwa dirinya saat ini sudah berstatus istri.


Ditatap nya wajah teduh yang masih terlelap itu, rasa ingin menyentuh wajah sang suami tapi Nabilla tak berani, ditariknya kembali tangan nya yang sudah hampir menyentuh wajah Bayu.


Malam pertama yang mereka lewati bukan malam pertama seperti yang lain nya, malam pertama mereka habiskan dengan mengobrol, dimana Nabilla mendengarkan cerita bagaimana Bayu meyakinkan sang Ayah saat meminta Nabilla untuk menjadi istrinya.


Nabilla memutuskan untuk beranjak dari tempat tidur nya menuju kamar mandi untuk megambil air wudhu. Saat Nabilla masuk ke dalam kamar mandi Bayu membuka mata nya dengan senyum mengembang. Tanpa Nabilla sadari Bayu tahu apa saja yang Nabilla lakukan.


Bayu pun juga beranjak dari tempat tidur nya menuju kamar mandi, Bayu menunggu Nabilla tepat di samping pintu kamar mandi. Dan apa yang Bayu lakukan membuat Nabilla cukup terkejut saat keluar dari kamar mandi.


‘’ Astaghfirullah .. Mas buat Na kaget aja…’’ujar Nabilla sembari reflek mengenakan jilbab sorong nya


‘’kenapa di pakai jilbab nya..?’’ Bukan memberikan jawaban Bayu malah memberikannya pertanyaan


‘’hmm… maaf mas terbiasa di pondok selelu pakai jilbab, dan kaget tahu-tahu mas ada di depan pintu..’’


‘’ya udah mas mau wudhu, kita sholat berjamaah..’’ ujar Bayu sembari masuk ke dalam kamar mandi


Wajah Nabilla tiba-tiba berubah sendu, merasa bersalah karna dari tadi malam Nabilla memang selalu mengenakan jilbab nya, padahal kalau dipikir-pikir Bayu sudah pernah melihat nya tampa jilbab, bahkan bayu yang membuat nya belajar berjilbab dengan benar.

__ADS_1


Pasangan Halal ini pun sudah selesai melaksanakan sholat subuh berjamaah, sebagimana wajar nya suami istri saat selesai melaksanan sholat berjamaah, istri mencium tangan suami, suami mencium kening sang istri. Begitulah mereka saat ini.


‘’Mas marah ya karna Na pakai jilbab di kamar? maaf..Na masih terbawa suasana di pondok..’’ ujar Nabilla dengan tertunduk dan nada suara yang sedu.


‘’ingat.. jangat suudzon.. apalagi sama suami..dosa loh.." jawab Bayu dengan senyum manis nya


‘’Mas beneran gak marah…?’’ tanya Nabilla memastikan


‘’gak lah Na… mas tadi udah sesak mau buang air kecil, jadi buru-buru masuk kamar mandi…ya sudah kamu buruan bersiap-siap, sebentar lagi pintu kamar kita pasti akan ada yang mengetuk..’’ ujar Bayu dan itu membuat Nabilla lega karna Bayu tidak marah kepada dirinya


🌷


Keluarga besar pun sudah berkumpul di ruang Breakfash , menikmati aneka menu sarapa yang sudah di siapkam oleh pihak hotel.


‘’Gimana nih malam pertamanya..?’’ tanya Bagas tanpa malu dan itu membuat Nabilla terbatuk


‘’pelan-pelan Na…’’ ujar Bunda


‘’pelan-pelan…’’ lirih Bayu sembari memberikan air minum ke Nabilla, Nabilla pun meraih dengan tangan kanan nya lalu meminum nya


‘’Gas.. kita lagi sarapan… jangan buat pengantin baru jadi makan di kamar nanti…’’ ujar Papa Wijaya


‘’bercanda Pa…’’


‘’becandan lo gak pada tempat nya Bang..’’ balas Bayu dengan sedikit kesal

__ADS_1


‘’maaf deh maaf…’’ balas Bagas tapi dengan sedikit memanyunkan bibir nya, meledek sang adik


‘’oh ya ini kita langsung balik atau ke ponpes dulu…?’’ tanya Seto


‘’langsung balik aja To, kan kita kemarin juga udah pamitan, pak Kiai juga minta langsung berangkat dari hotel aja, buar gak bolak-balik..’’ jawab Papa Wijaya


‘’siiip….Seto mah manut.. para Kru juga udah langsung balik kemarin sore…’’


Selesai Breakfash merekapun bersiap untuk kembali, untuk orangtua Nabilla dan Seto mereka langsung kembali ke kota T. Dalam waktu dekat Nabilla dan Bayu akan berkunjung ke kota T, karna saat ini ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggal oleh Bayu.


Nabilla dan Bayu hanya berdua di dalam mobil Bayu karna seto bergabung dengan mobil Papa Wijaya.


‘’Buka aja cadar nya Na, kaca mobil nya gelap kok, gak nampak dari luar…’’ ujar Bayu saat mereka sudah dalam perjalanan


‘’iya Mas…’’


‘’kalau ngantuk tidur aja, perjalan kita masih lumayan jauh…’’ ujar Bayu


‘’gak Mas, Na gak ngantuk kok, mau nemenin mas nyetir…’’ jawab Nabilla


Mendengar jawab Nabilla membuat Bayu meraih tangan kanan Nabilla lalu menggenggam nya.


‘’Ya Allah cukup yang ini saja. Jangan lagi diganti. Dia punya hati yang luas ,dia punya sabar yang tak terbatas..’’


‘’Matanya meneduhkan, setiap perkataannya menenangkan. Segala yang aku pinta sudah Engkau hadirkan dalam wujud nya…’

__ADS_1


‘’Ya Allah cukup yang ini saja. Jangan lagi diganti. Izinkan aku mencintai dia dengan cukup dan sederhana , tampa melebihi cinta seorang hamba kepada Tuhan Nya…’’


Doa Bayu di dalam hati sembari mencium punggung tangan Nabilla , dan Nabilla hanya pasrah dengan perlakuan manis Bayu, walau sejujurnya Nabilla bingung dan bergetar.


__ADS_2