
‘’tapi tidak untuk saya Na…’’ balas Bayu dan itu membuat Nabilla mengangkat kepalanya, Mata mereka saling beradu, tapi Nabilla secepat kilat kembali menundukkan pandangan nya.
Kata-kata Bayu membuat Nabilla sangat kaget, tapi dia juga tidak mungkin bertanya apa alasan Bayu mengucapkan hal seperti itu, Nabilla terdiam.
‘’Kenapa diam..?’’ Tanya Bayu
‘’Na merasa gak berhak untuk bertanya, karna setiap orang punya penilaian nya..’’jawab Nabilla
Senyum tipis terukir dari sudut bibir Bayu mendengar jawaban Nabilla.
‘’Kamu bilang mengenal ku adalah anugrah… kamu tahu apa anugrah Allah yang sedang aku perjuangkan…?’’ Tanya Bayu dengan nada yang berbeda, bahkan kata Mas yang biasa Bayu bahasakan di rubahnya menjadi Aku
‘’Maksud Mas Bayu…?’’
Bayu membalikan tubuh nya dan mendekat ke arah jendela.
‘’kepergian kamu membuatku menyadari sesuatu..membuatku selalu bermunajat kepada yang Maha Kuasa, Membuatku membawa namamu dalam doa…’’
Nabilla masih bingung dengan arah pembicaraan Bayu.
‘’Kamu gak mau tanya kenapa? Dan apa alasannya ..?’’
Nabilla bukan menjawab, dia malah semakin terdiam sembari menatap punggung Bayu
‘’Aku sedang berjuang untuk mendapatkan anugrah itu, dan kamu tahu apa anugrah yang sedang aku perjuangkan itu ..?’’ tanya Bayu sembari membalikan tubuhnya
Nabilla masih terdiam, entah kenapa jantungnya berdetak begitu kencang membuat nya sulit untuk mengucapkan kata-kata.
‘’Aku sedang berjuang untuk bisa menjadikan kamu teman hidupku Nabilla, yang mau berjuang bersama hingga ke Jannah-Nya…’’ aku Bayu dengan mata berkaca-kaca, entak keberanian dari mana, tapi Bayu memang tidak menyia-nyiakan kesempatan sedikitpun karna baginya menunggu Nabilla selama setahun ini rasa nya sudah cukup lama. Dia pernah kehilangan dan kali ini dia seakan tak sanggup jika harus kehilangan yang kedua kali nya.
‘’Jujur awalnya ada rasa kecewa dengan keputusan kamu pergi tanpa berita, tapi berjalan nya waktu Allah menyadarkanku…’’
‘’Cinta itu gak harus selalu tentang berkabar dan bercengkrama…’’
‘’mengatakan Sayang aku cinta kamu..’’
‘’atau sekedar bertanya, kamu lagi apa..??’’
‘’kamu sudah makan belum..??’’
‘’atau bertitip pesan, Jaga kesehatan ya, Hati-hati…’’
‘’Karna Cinta itu ada lewat Doa yang di langitkan untuknya..’’
‘’ya Allah aku menitipkan ia kepada-Mu, Jagalah ia, Mudahkan urusan nya dan rezekinya. Kuatkan ia dalam keistiqomahan kepada-Mu..Semoga Engkau meridhoi pertemuan kami kelak… itulah doa yang aku langitkan…’’
Mendengar pengakuan Bayu membuat Nabilla berkaca-kaca, ada air mata yang dia tahan agar tidak terjatuh, dia semakin bingung harus menjawab apa atas pengakuan Bayu itu.
‘’ada beberapa petuah orang-orang berilmu, petuah Guru-guru besar kita..’’
__ADS_1
‘’Bangunlah Cinta di atas pernikahan, bukan pernikahan di atas cinta…’’
‘’Menikah dengan yang dicintai itu adalah harapan, tapi mencintai yang dinikani itu adalah kewajiban…’’
‘’Menikah itu bukan dengan orang yang kamu cintai, tapi mencintai yang kamu nikahi…’’
‘’mungkin ini terkesan buru-buru atau terlalu cepat, tapi tidak ada lagi alasan untuk menunda nya, Mas gak mau rasa yang ada ini nanti malah akan menjadi kotor…karna syaitan punya banyak cara dalam merusak itu semua…’’
Seto adalah saksi Bayu mengungkapkan perasaannya, di luar saya Seto mengukir senyum bahagia, dan harapan Seto Nabilla mau menerima Bayu..
‘’Jawab mbak..jawab…’’ bukan suara Nabilla yang terdengar tapi suara Seto
Nabilla pun mengangkat kepala nya, di beranikan dirinya untuk bertanya ‘’Apa Mas Bayu mencintai Nabilla…?’’
Bayu mengukir senyuman mendengar pertanyaan Nabilla..
‘’Dari petuah-petuah yang mas dengar, ada satu petuah lagi yang semakin membuat mas yakin untuk melangkah sejauh ini, petuah itu dari Sayyidina Umar bin Khattab yang mengatakannya…’’ jawab Bayu
‘’Kelak kamu akan mengerti, bahwa memilih pasangan itu tidak hanya karena cinta, tapi juga tentang siapa yang akan menemani ibadamu hingga menutup mata…’’ujar Nabilla
Mendengar penuturan Nabilla bahwa dia juga tahu petuah itu membuat Bayu tersenyum sumringah.
‘’benar Na.. itu adalah Sayyidina Umar bin Khattab… memilih pasangan itu bukan hanya karna Cinta, karna dalam rumah tangga cinta itu hanya bertahan sementara, Selayaknya biji tanaman, ia perlu dirawat setiap harinya. Dan yang mampu merawatnya dengan baik adalah kedekatan kita kepada Sang Pencipta..’’ Balas Bayu
‘’Mas ingin membangun Cinta itu di atas pernikahan, dan jika Allah meridhoi itu bersama kamu Nabilla Khairunissa…’’
Karna nama Bayu pun tak lepas dari setiap doa nya..memilih menjauh bukan karna dia lari.
seperti yang Bayu katakan, Jauhnya mereka, jarak yang ada adalah cara Allah menjaga rasa yang ada, cara Allah membuat mereka semakin dekat dengan Allah.
Tanpa kita semua bisa menyadari ujian itu adalah bentuk sayang Allah, Allah ingin hamba nya mendekat sangaaat dekat dengan bersujud, Allah ingin merangkul hamba nya , takdir itu sudah Allah tentukan tak ada yang dapat melawan dan mengubah takdir sehebat Doa dan perbuatan baik kita...
‘’Gak harus kamu jawab sekarang,tiga hari kedepan Mas masih meliput kegiatan pesantren, kamu bisa memohon petunjuk kepada Allah terlebih dahulu, kemantapan hati untuk menentukan jawaban..’’
Samar-samar terdengar langkah kaki yang menuju ke arah mereka, Seto pun masuk kembali ke ruang kunjungan.
‘’Mbak.. ada anak-anak satri yang datang ke arah sini..’’ ujar Seto memberitahu
‘’ Assalamualaikum Ustazah… ‘’ salam dua santriwati itu
‘’ Waallaikumusallam … ‘’ jawab Nabilla dan Juga Bayu serata Seto bersamaan
‘’Afwan ustazah, tadi kami cari-cari ustazah tapi tidak ada di asrama ataupun pustaka, kata santriwati lain ustazah sedang di ruang kunjungan jadi kami datang kesini…’’
‘’Iya gak papa, ada yang bisa ustazah bantu..?’’ Tanya Nabilla dengan penuh kelembutan
‘’ada pesan dari Ummi , Ustazah di minta untuk ke dapur…’’
‘’baik, In Syaa Allah ustazah sebentar lagi kedapur ya…’’
__ADS_1
‘’baik ustazah, kami izin kembali ke asrama, Assalamu'alaikum …’’
‘’ Waallaikumusallam …’’
‘’mbak gak nyangka ya, setahun ini banya yang berubah, aku bangga tahu gak sih…’’
‘’sebenarnya mbak juga masih belajar To, mbak juga merasa berat dengan panggilan itu, tapi Ustazah Maryam dan Ummi menjelaskan sebenarnya Ustad atau Ustazah itu makna nya sama dengan Guru, dan kebetulan mbak mengajar juga disini…’’
‘’hmm… Mas untuk yang tadi In Syaa Allah Nabilla akan segera kasih jawabnya tapi belum bisa sekarang, dan Nabilla harus izin menemui Ummi di dapur…’’ izin Nabilla
‘’pergilah, seperti yang mas sampaikan tadi, pikirkan matang-matang, mas akan tunggu jawaban kamu setelah kamu benar-benar mantap untuk menjawab nya..’’ balas Bayu
‘’makasih Mas, Nabilla izin ke dapur, Assalamu'alaikum …’’
‘’ Waallaikumusallam …’’
Bayu dan Seto pun melihat kepergian Nabilla, saat Nabilla sudah tidak terlihat Seto malah menepuk pundak Bayu dengan cukup keras.
‘’Sakit To…’’
‘’ih gerem lah aku, udah serius-serius juga, kenapa sih harus ada yang ganggu,dan kenapa gak langsung mbak Nabilla jawab aja..’’
‘’anak kecil gak mudeng,, udah sana cek para Kru…’’
‘’eh enak aja aku di bilang anak kecil…’’ protes Seto
‘’udah gak usah banyak protes, doain aja yang terbaik, Mas lega Allah sudah pertemukan kita lagi dengan Nabilla dan Mas juga sudah menyampaikan niat Mas untuk Nabilla… soal hasil akhir udah mas serahkan sepenuhnya kepada Allah..’’ jawab Bayu
‘’dan Mas mau bilang gini pasti nya.. Seto… Allah itu sebaik-baik nya Perencana.. kita hanya bisa menjalani apa rencana Allah itu… ya kan, mas mau ngomong itu kan…’’balas Seto
Bukan Jawaban, Bayu malah menghadiahi Seto jitakan tepat di kepala Seto.
‘’Buruan cek kru sana..’’ titah Bayu
🌺
Udah Lama gak Nyapa reader setia..
Gimana kabar reader semua??
Semoga selalu dalam keadaan sehat dan dalam keridhoan Allah SWT
Gimana nich masih mau lanjut??
jangan lupa jejak dukungan ya.. dan terimakasih juga untuk semua doa-doa baik nya...
semoga doa-doa baik Reader berbalas kebaikan pula... Aamiin
jazakumullah khair...
__ADS_1