IKHLAS Seperti Surat AL-IKHLAS

IKHLAS Seperti Surat AL-IKHLAS
Yang di Tunggu


__ADS_3

My School merupakan acara terbaru di BP Tv, meliput kegiatan sebuah aktivitas sekolah beberapa waktu. Mulai kemarin sore iklan mengenai My School membuat banyak yang penasaran, karna di dalam iklan nya menyatakan akan ada kejutan, terutama staf-staf BP Tv mereka semua penasaran.


Apalagi pagi ini tepat jam 10 nanti seluruh staf kecuali staf yang sudah di amanah kan tugas di minta berkumpul di studio 3.


Keluar besar Bayu dan Nabilla pun cukup membuat rasa penasaran mereka semua bertambah, tapi kali ini Bayu dan Nabilla tidak tampak bersama dengan yang lain.


Bukan karna mereka tidak hadir, tapi pagi tadi sebelum staf datang mereka sudah lebih dulu datang.


Bayu ingin memastikan semua nya sesuai dengan yang mereka rencanakan kemarin.


Hidangan pun sudah tertata rapi dan apik di meja panjang bagian depan panggung.


Keluar besar Bayu dan Nabilla duduk di kursi paling depan, sebagai staf-staf pun mulai memasuki studio 3.


"penasaran gak sih...??"


"banget..."


"apalagi pak Bayu kemarin pas ngegandeng cewek bercadar itu..."


"tapi dari tadi belum ada lihat pak Bayu lah... yang nampak malah pak Wijaya dan Ibu Laras.. dan seperti nya ada keluarga pak Wijaya yang lain juga juga ikut datang..."


"seperti ada pengumuman besar ya gak sih...?"


"udah kita lihat aja.. sebentar lagi mulai tu acara My School..."


Jam sudah menunjukkan hampir pukul 10 pagi, acara My School pun akan segera tayang.


Dan sebelum acara tayang.. ada Seto yang berdiri di panggung yang memberikan kata pembuka.


"Saya tahu, semua yang ada disini pasti penasaran kan dengan apa yang akan kami tayangkan.. sebenarnya ini sama seperti tayangan My School sebelumnya..."


"jika biasanya kita berpetualang di hutan atau di sebuah daerah, My School ini kita berpetualang di sebuah sekolah..."


"nah kali yang lain dari tayang sebelum, pada penasaran gak nih...??" tanya Seto


"PENASARAN..." jawab mereka kompak


"Pakai banget gak...??"


"Banget....banget... bangeeet...."


"ok..ok.. kalau gitu kita saksikan bareng-bareng ya... selamat menonton...."


Tak berselera lama iklan pun berakhir, tayangan My School pun di mulai.


Sebagaimana biasanya, tayang di mulai dari menayangkan profil dari sekolah yang di liput, untuk awal masih seperti biasanya.


Dilanjutkan cuplikan sambutan dari pihak pesantren kepada Bayu dan Kru.


Mulailah liputan dimana Nabilla dan Maryam mengisi kajian, melihat tayangan itu membuat sebagian staf berbisik.


"itu mirip kayak wanita yang di gandeng pak Bayu deh..."


"haduh, berisik... kalau cewek bercadar itu perasaan nampaknya sama semua..."


"iya, tapi dari mata nya mirip banget sama yang di gandeng Pak Bayu..."


Cuplikan demi cuplikan, mulai dari kajian , sholat berjamaah, kegiatan di kelas, kegiatan ekstrakulikuler seperti karate, bahkan kegiatan di dapur asrama pun ada cuplikan nya.


Saat sebuah masjid besar di tayangkan membuat mereka semua heran, karna masjid ini tidak berada di lingkungan pesantren.


Dan saat tayang mulai masuk ke dalam masjid, nampak lah Bayu yang sedang duduk berhadapan dengan beberapa lelaki, bukan hanya Bayu keluarga Bayu pun nampak jelas terlihat ada di masjid itu.

__ADS_1


Semua mata membuat sempurna.


"Itu kan pak Bayu..."


"Itu Pak Wijaya..."


"itu Pak Bagas, ada Bu Laras dan Bu Retno juga..."


Semua asik dengan pikiran mereka...


Dan Semua mata membulat, jantung mereka tak kalah ikut dah Dig dug saat melihat Bayu berjabat tangan dengan seorang pria paruh baya.


‘’Ananda Bayu Fajar Wijaya Bin Wijaya saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Nabilla Khairunissa dengan maskawin berbentuk kalung berlian .. tunai….’’


‘’Saya terima nikahnya dan kawinnya Nabilla Khairunissa binti Teguh Syaputra dengan maskawin berbentuk kalung berlian, tunai…’’ jawab Bayu dengan satu tarikan nafas


‘’Bagaimana Saksi.. SAH..?’’


‘’SAH..’’


‘’SAH..”


Tak ada yang tidak kaget, semua kaget dengan tayangan dimana Bayu mengucapkan Ijab Qobul.


Setelah Ijab Qobul barulah Cuplikan Bayu melamar Nabilla pun di tayangkan.


‘’Bismillahirrahmanirrahim …. Nabilla Khairunissa binti Teguh Syaputra dihadapan kedua orang tua kita , dihadapan Pak Kiai , aku Bayu Fajar wijaya bin Wijaya berniat mengkhitbahmu.. Maukah kamu menjadi Istriku..?’’ Tanya Bayu


momen yang tak kalah mendebarkan, dimana Nabilla tampak Terdiam


Nabilla terdiam sejenak..


‘’Doaku tadi malam…Ya Allah imanku masih lemah, hatiku mudah goyah maka hadiahkan aku imam yang baik imannya. Sikapku masih jauh dari kata sempurna maka karuniakanlah aku pendamping yang baik akhlaknya. Perkenalanku kepada-Mu masih kurang ilmu dan amalku masih sedikit maka anugrahkanlah aku pasangan yang baik agama nya…’’ujar Nabilla sembari menghadap ke arah Bayu, lalu memberikan benda pipih ke Seto


Saat Flashback pun selesai...


Tak jarang mereka semua ikut meneteskan air mata.... walaupun jujur sebagai para staf wanita ada yang kecewa.


Kali ini cuplikan dimana Nabilla menaiki tangga dan di sambut langsung oleh Bayu pun juga di tayangkan.


Tak berselera lama , layar yang besar yang tadi nya menampilkan cuplikan Bayu dan Nabilla terbuka lebar.


Nampak lah Bayu dan Nabilla yang datang saling bergandengan.


"huhuhu... tuh kan, itu istri pak Bayu..."


"pupus harapan ku..."


"pantes aja...di gandeng Mulu....pak Bayu yang cuek tiba-tiba ke kantor sambil gandeng cewek... ternyata istrinya..."


Rasa haru masih mendominasi tapi saat Bayu dan Nabilla datang mereka semua bertepuk tangan.


"Gimana kejutan nya...??" tanya Seto yang ikut bergabung dengan Bayu dan Nabilla.


"Sungguh mengejutkan pak..." jawab salah satu staf dengan mengunakan Mic


"tapi kami ikut bahagia Pak..." jawab Staf yang lain lagi


"Sebelumnya saya ingin memohon maaf, mungkin ada yang heran dengan kedatangan saya kemarin.... perjalanan saya kali ini untuk liputan My School agak berbeda..."


"karna saya di pertemuan dengan seorang wanita yang setahun ini menghilang.. dan tanpa rencana tapi dengan izin Allah..."


"perjalanan saya membuat ikatan baru... yaitu ikatan pernikahan..."

__ADS_1


"jika ada yang bertanya kenapa serba mendadak...??"


"ya begitulah jalan Allah... kita tak pernah tahu... manusia hanya bisa berencana, tapi keputusan final adalah milik Allah..."


"Disini saya ingin memberitahukan, wanita yang ada di samping saya ini, wanita yang saya rangkul ini, bernama Nabilla dan dia adalah istri saya...."


Buka hanya Bayu yang memberikan kata sambutan, Papa Wijaya pun ikut bicara.. Papa Wijaya juga mempersilahkan untuk semua staf bisa menikmati hidangan yang sudah tersedia.


Di sudut lain ada seorang wanita juga yang ikut tersenyum walaupun hari nya sedikit perih.


Dia adalah Fitri, interaksi nya setahun ini tak bisa di pungkiri menimbulkan sebuah rasa, tapi Allah mempertemukan mereka bukan sebagai jodoh.


Dan sebenarnya Fitri cukup kaget, ternyata wanita bercadar itu adalah Nabilla, wanita yang cukup Fitri kenal walaupun tidak dekat.


Bayu dan Nabilla nampak mendapatkan banyak ucapan selamat.


Fitri berjalan menghampiri Mama Laras, karna dia sudah beberapa kali bertemu dengan Mama Laras.


"Selamat ya Bu..?" ucap Fitri mengucapkan selamat kepada Mama Laras dan Bunda Ayu


"eh nak Fitri... makasih banyak.. yuk di nikmati hidangan nya..."


"iya Bu, ini saya mau nemuin Nabilla dulu.."


"oh ya... mereka lagi di serbu tuh sama staf-staf... nak Fitri disini aja dulu..."


Fitri pun menganggukkan kepalanya.


Papa Wijaya nampak sibuk dengan benda pipih nya, begitu banyak relasi yang menelepon sejak melihat tayangan pernikahan Bayu.


"In Syaa Allah nanti di kirim undangan resepsinya..." terdengar suara Papa Wijaya yang sedang menjawab panggilan telfon.


Tak berselang lama Bayu dan Nabilla menghampiri Mama Laras dan Bunda Ayu.


"Ma udah mau masuk Dzuhur, yang lain lagi pada makan... kita ke mushola aja ya duluan..." ujar Bayu, Mama Laras belum sempat menjawab sudah terpotong oleh ucapan selamat dari Fitri


"Selamat ya pak Bayu, Nabilla..." terdengar suara Fitri mengucapkan selamat


"terima kasih Bu Fitri..." balas Bayu ramah


"Fitri..." panggil Nabilla


"Na, pangling loh aku kemarin, jujur aku itu kayak pernah lihat.. tapi siapa, mau tanya pas aku keburu ada panggilan..." ujar Fitri


"iya maaf ya, kemarin belum sempat ngobrol...." balas Nabilla merasa bersalah karna kemarin tidak bisa menyapa Fitri ,


"masyaallah, makin cantik pakai ini..." puji Fitri


"sedang belajar untuk Istiqomah..." balas Nabilla.. walaupun Nabilla tahu Fitri adalah wanita yang sempat akan di comblang kan dengan Bayu dulu nya, tapi Nabilla berusaha bersikap biasa saja.


Semua acara demi acara berjalan dengan lancar, respon pun sangat positif sejauh ini,. walaupun tak bisa di pungkiri ada hati yang merasa kecewa.


Tapi jodoh itu rahasia Allah...


Siapa yang tahu hati ini akan berlabuh kemana.


Telah terlulis di Lauhul Mahfudz setiap langkah perjalanan hidup kita.


Dengan siapa kita kenal, dengan siapa kita berteman.


Dengan siapa kita berjodoh dan kapan ajak kita tiba.


Jadi tidak perlu risau dengan perjalanan hidup kita.

__ADS_1


Kita hanya berencana, tapi Allah lah sebaik baiknya Perencana.


__ADS_2