IKHLAS Seperti Surat AL-IKHLAS

IKHLAS Seperti Surat AL-IKHLAS
Khumaira ku


__ADS_3

Bayu dan beberapa Kru nya sudah berkumpul di ruang editor, mereka sedang mengecek hasil editing rekaman-rekaman selama meliput di Ponpes Al-Hikmah. Sedangkan Nabilla menunggu di ruangan Bayu.


Karna bosan Nabilla menyempatkan untuk video call dengan sang sang Bunda, dan saat Nabilla sudah selesai dengan panggilan video nya, tiba-tiba pintu ruangan Bayu ada yang membukanya.


Nabilla yang awal nya membuka cadarnya pun langsung dengan sigap mengenakannya kembali.


‘’Bu Clarissa, seperti yang sudah saya sampaikan, Pak Bayu sedang tidak ada di ruangan nya..’’ ujar Lani Sekretaris Bayu yang mencoba menghalangi Clarissa untuk masuk


‘’Saya akan tunggu di ruangan Pak Bayu..’’


‘’Tapi Bu…’’


‘’Saya tidak terima penolakan, gak masalah kok kalau harus menunggu lama, pokok nya saya akan tunggu di ruangan pak Bayu…’’


Clarissa sang influence pun masuk begitu saja tampa salam ataupun permisi terlebih dahulu.


‘’jadi ini yang buat kamu melarang saya masuk…?’’ tanya Clarissa sembari melihat Nabilla dari ujung kaki hingga ujung kepala


‘’ini Bu Nabilla dia-‘’


‘’Maaf mbak ini siapa ya …’’ potong Nabilla


‘’saya Clarissa salah satu influence yang mengisi acara disini, kamu siapa? Calon influence baru..??’’ tanya Clarissa dengan angkuh


‘’Saya bukan influence ataupun pengisi acara lain nya…’’ jawab Nabilla


‘’bu Clarissa bisa kok menunggu pak Bayu, silahkan duduk…’’ tambah Nabilla mempersilahkan Clarissa duduk dan memberikan kode kepada Lani untuk tetap tenang dan biarkan Nabilla yang mengurus


Lani sekretaris Bayu tadi sempat di beritahu apa status Nabilla jadi Lani pun menuruti apa yang Nabilla katakan


‘’gitu donk…’’ ujar Clarissa


Clarissa pun duduk tepat di hadapan Nabilla


‘’kalau kamu bukan narasumber, influence atau semacam nya, ngapain di ruangan Pak Bayu…??"


Nabilla tersenyum dari balik cadar nya, dia memang harus membiasakan diri bahwa sang suami bekerja di dunia yang dimana akan banyak yang berpenampilan seperti Clarissa.


‘’saya salah satu anggota keluarga pak Bayu..’’ jawab Nabilla dengan jujur


‘’oowh… sory saya gak tahu…’’


‘’wajar kok jika bu Clarissa gak tahu, ini baru kali ke dua saya ke sini sejak setahun lalu…’’

__ADS_1


‘’kalau kamu anggota keluarga, berarti tahu donk tentang Pak Bayu…’’


‘’tahu, tapi gak banyak.. karna dulunya lumayan jauh..’’


‘’tipe Wanita pak Bayu gimana sih..?’’ Tanya Clarissa dengan senyum manis nya, padahal tadi dia sempat jutek dan terkesan meremehkan Nabilla


‘’wah kalau itu saya gak tahu juga sih, Mas Bayu gak perah bahas itu… eh maaf saya udah biasa panggil Pak Bayu dengan panggilan Mas, gak papa lah ya Bu, soal nya kan sesama anggota keluarga…’’ kata Mas dan anggota kelurga Nabilla ucapkan dengan penuh penekanan


‘’boleh juga tuh panggilan mas Bayu.. jadi pengen ikut manggil itu juga..hehe’’ balas Clarissa sembari tertawa kecil dengan menutup mulut nya, entah apa kini yang ada dalam pikiran nya


‘’kamu beneran gak tahu tipe cewek mas kamu itu..?’’


‘’Kalau secara terperinci saya gak tahu sih, tapi dulu saat pertama kali saya bertemu Mas Bayu, dia selalu mengingatkan saya untuk bisa menutup aurat nya dengan baik..’’


‘’kamu nyindir saya ya..?’’


‘’sama sekali tidak, tapi pertemuan kami memang seperti ini, kami memang kerabat atau keluarga, tapi juga jarang bertemu.. dan saat ketemu sudah dewasa semua..’’


‘’emang gak panas pakai baju serba tertutup itu..? lagian saya terkenal juga karna kecantikan saya…’’


‘’Bohong kalau mengatakan berpakaian gamis itu nggak panas…’’


‘’Bohong kalau mengatakan berkhimar panjang itu nggak panas….’’


‘’Apalagi jika berpakaian sera hitam di bawah terik sinar matahari. Mengalir butir-butir keringat tubuh, dibalik itu hanya diri sendiri dan Allah yang tahu…’’


‘’Tetapi yang perlu kita ketahui dan perlu diingat, Panas di dunia tak sebanding dengan panas di akhirat…’’


‘’Berpanas-panas sekarang dan bersejuk-sejuk kemudian di surga Allah … In Syaa Allah…’’


‘’tapi kalau saya berpakaian seperti itu yang ada jadi bahan omongan…’’ balas Clarissa


‘’Pakaian kita , muru-ah kita…’’ balas Nabilla


‘’Teruntuk kita para muslimah, gak perlu kita takut akan cemooh orang lain terhadap keputusan kita untuk menutup aurat… karna ini adalah perintah langsung dari Allah…’’


‘’karna hisab kita bukan melalui penilaian mereka terhadap kita…’’


‘’Jika kita memulainya karna Allah, maka jangan menyerah hanya karna manusia…’’


‘’Jika ada kata-kata yang menyakiti hatimu. Maka mununduklah dan biarkan ia melewatimu. Jangan di masukkan ke dalam hati, agar hatimu tidak lelah ‘’ –Ali bin Abi Thalib


Clarissa terdiam medengar jawaban yang Nabilla berikan dan tiba-tiba pintu ruangan Bayu terbuka, ternyata Bayu dan Seto yang masuk

__ADS_1


‘’eh ada bu Clarissa…’’ujar Seto


‘’oh ya , Bu Clarissa ada apa di ruangan saya..?’’ tanya Bayu


‘’Saya permisi dulu pak Bayu..’’ ujar Clarissa tanpa menjawab pertanyaan Bayu dan Seto


Itu membuat semua bingung dan juga terheran.


‘’bu Clarissa kenapa mbak..?’’ tanya Seto


‘’mbak juga gak tahu sih, dia tadi tanya apa berpakaian seperti mbak gak panas, ya mbak jawab apa ada nya…’’


‘’dia gak ngapa-ngapain kamu kan sayang…’’


Saat Bayu memanggil Nabilla dengan panggilan sayang, reflek Nabilla menutup bibir Bayu dengan jari telunjuk nya.


‘’hmm… udah sayang-sayang aja dih panggilan…’’ goda Seto


‘’keluar ah, ketimbang jadi anti nyamuk…’’ tambah Seto sembari menuju pintu untuk keluar dari ruangan Bayu


‘’Mas, jangan panggil kaya gitu donk di depan orang, kan malu…’’ protes Nabilla


‘’mas,, kok malah diem sih…?’’


Bayu malah menunjuk jari Nabilla yang masih berada di pipinya, Nabilla pun langsung mengangkat jari nya.


‘’gimana mau jawab kalau mulut mas di kunci…’’ jawab Bayu dengan senyuman merekah nya


‘’Maaas….’’


‘’lihat istri mas ini malu-malu itu booster banget tahu gak sih…’’


‘’booster buat mas, gak buat Na..’’


‘’ngambek nih ngambek..’’


‘’malu tahu di panggil gitu…’’


‘’loh bukanya sunah ya memanggil istri dengan panggilan sayang, Baginda Rasulullah saja memanggil istri nya dengan panggilan khumairah ,…’’


‘’kalau gitu istri mas ini mas panggil Khumairah juga ya, soal nya pipi nya suka kemerah-merahan sih…’’


"Khumaira ku...oh Khumaira ku..." goda Bayu

__ADS_1


Nabilla hanya bisa menutup wajah nya dengan kedua tangan nya dan itu membuat Bayu terkekeh.


__ADS_2