ISEKAI Antagonis Jadi Protagonis?

ISEKAI Antagonis Jadi Protagonis?
35| Sebuah Pesan


__ADS_3

“Fuyi!” seru Raymond dengan panik, ia pun segera memanggil prajuritnya untuk membawa Fuyi pergi ke ruang istirahat.


Di tempat lain...


Fuyi mengerjapkan kedua matanya, melihat ke sekeliling nya yang terlihat begitu cerah dengan cahaya putih di mana-mana. Tempat ini sangatlah luas hingga tak terlihat ujungnya.


“Caca..” suara seorang wanita menyapu pendengaran Fuyi hingga ia pun menoleh dan melihat sosok wanita yang begitu mirip dengan Fuyi.


“Caca?” tanya Fuyi kepada wanita itu, seketika Fuyi pun melihat ke bawah. Tepatnya ke arah tubuhnya serta meraba wajahnya, ia pun bercermin di sebuah kaca yang tergeletak.


Fuyi pun segera mengaca dan melihat wajahnya yang ternyata adalah wajah Cacanya dulu saat ia masih di dunia nyata. Apakah ia berada di alam bawah sadar? Dan bertemu dengan sosok wanita ini.


“A-anda siapa?” tanya Caca menatap sosok wanita itu dengan bingung, sedangkan wanita itu tersenyum menatap Caca.


“Aku adalah Trisya Quenrois,” ucap wanita itu.


Seketika Caca mematung mendengar ucapan wanita itu. Jadi yang berada di depannya saat ini adalah nyonya Trisya Quenrois, ibunda Fuyi.


“Salam yang mulia nyonya Trisya, maafkan atas ketidak sopanan saya tadi.” ucap Fuyi sepontan sembari membungkukkan setengah badannya.


“Tidak apa-apa nak, waktu kita disini tidak lama. Aku cuma ingin menyampaikan agar kamu siap menjadi penerus kerajaan Quenrois untuk saat ini hingga kau mendapatkan seorang anak sebagai penerusmu. Aku titipkan raga anak ku, Fuyi. Jaga dia dengan baik dan aku titipkan semua rakyatku padamu.” pesan Trisya dengan tubuh yang semakin memudar.


“Tapi nyonya--” belum sempat Caca melanjutkan perkataannya, sebuah angin yang sangat dahsyat menarik tubuhnya dari alam tersebut.


---


“Fuyi, cepat bangun..” gumam Juleo yang sedari tadi menunggu Fuyi agar gadis itu cepat bangun. Sudah 5 jam Juleo duduk menemani Fuyi yang tengah terbaring memejamkan mata.

__ADS_1


Dengan pelan Fuyi mengerjakan kedua matanya, menyesuaikan cahaya matahari yang menerobos dari jendela mengenai matanya.


“F-Fuyi!” seru Juleo dengan gembira, dengan cepat Juleo pun segera memeluk Fuyi dengan lembut, dengan Fuyi yang masih dalam posisi terbaring.


“Juleo, aku dimana?” tanya Fuyi dengan spontan.


“Kau sedang berada di villa milik keluarga ku, untuk beberapa hari kau menginap lah disini.” ucap Juleo.


“Terima kasih Juleo, tapi aku tidak bisa menginap disini. Masih ada pekerjaan yang belum aku selesaikan, secepatnya aku harus segera pulang!” ucap Fuyi dengan nada tak bisa di bantah.


Juleo pun menghela nafas putus asa, niat ingin berduaan dengan Fuyi pupus sudah. “Baiklah, lain kali menginap lah disini. Aku akan mengantar mu pulang..” ucap Juleo.


Kini Fuyi sudah berada di rumah kontrakan miliknya, ia pulang dengan Juleo yang mengantarkannya. Fuyi termenung di meja belajarnya, ia masih terngiang-ngiang dengan pesan dari nyonya Trisya. Ia menitip kan raga Fuyi ini serta rakyatnya kepada dirinya.


Maka dari itu Fuyi harus mengambil keputusan dengan cepat. “Baiklah, aku akan meneruskannya kerajaan Quenrois dan membuat para rakyat menjadi lebih makmur!” putus Fuyi dengan mantap.


“Salam hormat Yang Mulia Tuan Raymond!” ucap Fuyi dengan mengangkat sedikit gaunnya dengan sopan.


“Salam hormat nona Fuyi.” balas tuan Raymond.


“Saya menemui Yang Mulia saat ini ingin menyampaikan keputusan ku tentang tahta kerajaan Quenrois.” ucap Fuyi dengan mantap.


“Bagaimana? Apakah kau mau menjadi ratu untuk kerajaan Quenrois?” tanya tuan Raymond dengan salah satu alis terangkat.


“Saya ingin menjadi ratu kerajaan Quenrois Yang Mulia.” ucap Fuyi dengan sopan.


“Terima kasih banyak nona Fuyi, sebenarnya ada sebuah fakta yang belum Anda ketahui.” ucap tuan Raymond dengan tersenyum menyesap tehnya.

__ADS_1


“Apa itu Yang Mulia?” tanya Fuyi dengan penasaran.


“Sebenarnya kau adalah putri dari Trisya Quenrois, ratu pertama di kerajaan Quenrois. Dulu ayahmu, Archi menikah dengan Trisya dan setelahnya Trisya melahirkan dirimu. Namun saat kau baru berusia beberapa bulan, ibumu, Trisya sudah meninggal karena penyakit yang mematikan. Archi menggunakan kesempatan ini untuk membawamu pergi dan menikah kembali dengan Deshi. Hingga saat ini Archi sama sekali tak memasang wajahnya di publik, padahal dirinya adalah seorang Marquess di kerajaan Geoursa, namun ia memilih untuk menghilang dari muka publik dan hidup asing bersama keluarga barunya.” ucap tuan Raymond panjang lebar.


“J-jadi, saya adalah putri dari Ratu Trisya?” tanya Fuyi dengan perasaan syok, dirinya masih tak menyangka bahwa putri dari seorang Trisya Quenrois.


“Itu benar, sebelumnya namamu adalah Fuyi Trisha Quenrois. Namun setelah Archi pergi membawa mu ia mengubah nama belakangmu dengan marga kerajaan nya.” terang tuan Raymond.


Hening beberapa saat karena Fuyi sama sekali tak membalas ucapan tuan Raymond, dirinya masih syok dengan fakta yang baru saja ia dengar.


“Jadi apakah kamu siap untuk dinobatkan sebagai ratu kerajaan Quenrois besok?” tanya tuan Raymond.


“Siap Yang Mulia!” jawab Fuyi dengan tegas.


---


Hari dimana Fuyi akan dinobatkan sebagai Ratu Kerajaan Quenrois telah tiba. Fuyi sudah siap dengan pakaian yang begitu mewah, berlian asli tertempel dimana-mana dengan rambut yang di sanggul serta gaun yang panjang terpasang di tubuhnya.


“Saya nobatkan anda mulai saat ini, hingga engkau memiliki seorang penerus nantinya menjadi seorang Ratu Kerajaan Quenrois. Apakah Anda siap?” tanya tuan Raymond dengan sebuah pedang besar yang ia tempelkan di pundak kanan Fuyi, dengan Fuyi yang berada di posisi membungkukkan badan.


“Saya siap, saya siap mengabdi hingga saya mempunyai penerus untuk menjadi ratu kerajaan Quenrois. Saya bersumpah saya akan membuat para rakyat menjadi lebih makmur!” ucap Fuyi dengan tegas dan lantang.


“Maka hari ini engkau resmi menjadi Ratu Kerajaan Quenrois!” ucap tuan Raymond dan di sambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.


Sebuah mahkota sudah terpasang di atas kepala Fuyi dengan begitu anggun. Kini Fuyi sudah menjabat sebagai seorang ratu, maka dari itu ia harus membuat para rakyat menjadi lebih makmur.


BERSAMBUNG\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2