
"mas aku serius lho" ucap aleza dengan nada kesal "mas bercanda sayang ini mas lagi masukin baju mas ke koper sama perlengkapan lain nya juga" sahut faryan dengan nada lembut
"tadi mas kenapa bilangnya mau bikin jalan tol emang mas bisa" tanya aleza dengan wajah penasaran nya "belum juga sih lagian kan bikin jalan tol nya gak harus ahli ahli banget cuma pake perasaan sama insting aja" aleza yang polos masih belum mengerti kemana arah suaminya bicara "maksud mas?" faryan terkekeh melihat wajah aleza yang tampak bingung itu
__ADS_1
"maksud mas gini lho nanti malam mas mau minta jatah sebelum pergi ke paris boleh kan? Mas mau lanjutin yang tadi belajar buka jalan tol yang masih di segel itu "ucap faryan sambil mengedipkan sebelah mata nya seketika aleza pun terkekeh mendengar ucapan suaminya
"mas ya kalo ngomong langsung tho the point aja dech gak usah muter muter kaya kora kora aja" sahut aleza dengan nada manja,
__ADS_1
"kenapa kamu heran yach mas tau itu mas kan bekerja di bidang IT jadi cukup mudah untuk mas jika mau tahu sesuatu tentangmu sayang" aleza terkejut dengan penuturan suaminya "mas kamu mata mata in aku yach ko kamu jahat sih "jawab aleza sambil memonyongkan bibirnya karna kesal melihat istrinya merajuk faryan hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala " dasar istri solehaku pikiran nya negatif terus sama suami sendiri juga" bathin faryan
"mas aku kan bee..." belum juga aleza bicara faryan langsung membungkam bibir ranum istrinya dengan lembut tentu saja dengan bibir faryan selalu saja itu yang jadi senjata nya untuk lari dari celotehan istrinya kalau sudah begitu aleza yang sedang merajuk pun tak bisa berbuat apa apa selain ikut menikmatinya.
__ADS_1