
Faryan yang sudah tidak sabar itu mendekatkan wajahnya ke wajah aleza repleks aleza pun memejamkan matanya kala ia kembali merasakan dinginnya bibir faryan yang mendarat di bibirnya,
melihat reaksi istrinya sudah mulai terhanyut faryan mulai merubah posisinya ia merebahkan aleza secara perlahan sambil terus menghujani istrinya dengan kecupan di bibir dan lehernya.
"malam ini akan menjadi malam bersejarah buat kita mas cinta kamu aleza "ucap faryan kemudian membungkam bibir aleza lagi sambil berusaha melakukan penyatuan,
Aleza yang sudah pasrah itu tiba tiba mencakar punggung faryan saat merasakan ada sesuatu yang menorobos masuk ke dalam tubuhnya
"mas" lirihnya sambil menitikan air mata "ma'af" ucap faryan mas suami kamu jangan takut sayang " ucap faryan sambil menenangkan istrinya,
"sakit" lirih aleza "tahan sebentar" sahut faryan sambil mengusap kepala aleza kemudian mengecup keningnya yang di basahi oleh peluh
__ADS_1
Perlahan tapi pasti faryan mulau menggerakan tubuhnya rasa sakit yang di rasakan oleh aleza tak sebanding dengan kenikmatan yang sedang ia rasakan saat ini bersama kekasih halalnya akhirnya mereka merasakan nikmatnya syurga dunia setelah beberapa hari menikah.,
"terima kasih sayang"ucap faryan sambil memberikan kecupan singkat di bibir aleza setelah selesai mengexsekusi istrinya kemudian ia tertidur di samping aleza sambil membenarkan rambut istrinya yang sudah berantakan akibat ulahnya "gimana perasaan kamu sekarang?" tanya faryan sambil terus memandangi wajah istrinya
"agak perih mas trus aku ngerasa kaya kehilangan sesuatu gitu " sahut aleza
"ya kan memang sudah hilang...hilang di ambil suami" saat ini hatinya begitu tenteram sebab pernikahan yang awalnya di lakukan karna perjodohan kini berbuah manis mereka sama sama saling mencintai dan berhasil melalui malam pertama yang begitu sangat mengesankan,
"asalamu alaikum ya zaujati bangun dulu yuk kita shalat shubuh!"ucap fatyan dengan lembut di telinga aleza,,
Aleza menggeliat pandangan matanya menangkap wajah tampan faryan yang berada tepat di hadapan nya,
__ADS_1
"mandi dulu terus kita sholat shubuh bareng atau mau sekalian aja mas mandiin?" goda faryan membuat wajah aleza merona,
"aku bisa mandi sendiri " ucap aleza kesal dan berlari ke kanar mandi dengan tubuh yang terbungkus rapi oleh selimut
"sayang" pangil faryan membuat aleza kembali menoleh kepadanya "kenapa mas?" tanya aleza yang sudah hampir masuk ke kamar mandi .
"kenapa pake selimut kan mau mandi" tanya faryan sambil tertawa kecil padahal ia sudah tau apa alasannya,
"kepo" ucap aleza lagi di kamar mandi ia terkejut melihat ada banyak tanda kepemilikan faryan sambil tersenyum membayangkan apa yang mereka lakukan semalam,
sedangkan faryan yang melihat ada bercak merah di atas tempat tidur segera menarik seprei itu dan menggantinya dengan yang baru tak ingin melihat aleza semakin malu faryan pun segera mencuci seprey tersebut yang menjadi saksi bisu pergulatan mereka semalam setelah aleza selesai mandi wajib dan berwudhu merekapun melaksanakan shalat subuh berjamaah,
__ADS_1
hari ini faryan tidak sholat di mesjid karna ia masih ingin berlama lama dengan istrinya yang akan di tinggalkan ke paris selama satu minggu untuk urusan pekerjaan....