ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN

ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN
Pakaian dinas


__ADS_3

"mas katanya punya kejutan buat aku mana? Tanya aleza sambil menadahkan tangan nya,


"ada! Sebentar mas ambilkan" faryan pun mengambil sesuatu yang ada di atas nakas,


"apa ini?"


"buka aja"


"form pendaptaran mahasiswa baru seriusss?"


"serius dong mas kan udah pernah bilang mesti kita sudah menikah pendidikan tetap nomor satu karna mas mau kamu menjadi tauladan untuk anak anak kita nanti" ucap faryan


"terimakasih"


"untuk??"


"semuanya" ucap aleza sambil memeluk erat suaminya,


"tidak perlu berterima kasih lagipula ini nggak geratis ko!"


"maksud mas?"


"yaa mas kan udah ngasih hadiah ke kamu mas juga mau dong di kasih hadiah!"


"oh jadi mas mau gak ikhlas? sama istri sendiri aja perhitungan"


"lho bukannya begitu sayang mas kan cuma nanya ya kalo kamu gak mau ngasih hadiah buat mas ya gak papa masa gitu aja di bilang gak ikhlas!"

__ADS_1


"ya udah emang mas mau hadiah apa?"


"mau ini" ucap faryan sambil mengecup lembut bibir aleza yang bikin candu,


Awalnya hanya kecupan biasa lama lama meminta lebih dari sekedar itu,


Hanya tuhan dan binatang kecil yang tau apa yang mereka lakukan sebagai pasangan suami istri,


Di ruangan yang berbeda alana sedang misuh misuh tak jelas karna kelakuannya sendiri sudah hampir sepuluh kali dalam waktu dua jam dia terus saja bulak balik masuk kamar mandi sampai pada akhirnya tubuhnya terasa lemas makanan yang tadi ia makan sudah keluar semua,


"dasar sial harusnya kamu aleza yang merasakan sakit ini lihat saja nanti lain kali aku pasti akan berhasil memisahkan mu dengan suamimu itu karna faryan hanya boleh hidup bersamaku," gerutu alana, sambil terus mengelus elus perutnya yang terasa masih mules namun tak seperti tadi, mungkin reaksi obat yang alana minum sudah mulai bekerja,


Sekitar jam sepuluh malam alana baru benar benar merasa tubuh nya mulai membaik dan segera berbaring di tempat tidurnya baru saja ia akan menutup matanya namun suara notifikasi pesan masuk dan alana langsung membaca isi pesan tersebut,


'asalamu'alaikum ndu abah kritis


"umi apa'an sich siapa juga yang mau jadi orang ketiga alana kan cuma sedang memperjuangkan apa yang seharusnya jadi milik alana bukan nya ngedukung sama anak sendiri juga ," bathin alana kesal sendiri sampai pada akhirnya matanya terpejam memasuki alam mimpi,


Ke esokan harinya faryan sudah siap dengan stelan jas hitam serta dasi berwana navi menambah ketampanan nya sebagai seorang ceo pt.wijaya group


"mas ko senyum senyum gitu sih kesambet yach!"


"astagfirullah kamu ko nomongnya gitu sih?"


"ya abis senyum senyum gak jelas lagi bayangin apa coba!"


"bayangin semalam ternyata istri mas selain cantik pintar juga apa lagi semalam"

__ADS_1


"idih masih pagi dilarang berbicara pulgar"


"biarin aja di sini kan gak ada orang!"


"trus yang sedang berdiri di hadapan anda ini siapa jin?"


"bukan! yang sedang berdiri dan ngomel ngomel gak jelas ini bidadari yang turun dari syurga yang dikirim allah buat melengkapi hidup mas"


"di larang keras menggombal masih pagi"


"ini bukan gombalan belaka tapi kenyataan"


"udah ah nanti mas telat hari ini kan hari pertama mas masuk kerja lagi kasian ka azka kerepotan dengan pekerjaan nya"


"iya iya mas berangkat"


"aku antar yah"


"jangan lupa nanti malam pake pakaian dinas mu yang warna merah cabe"


"masss" pekik aleza yang tak habis pikir dengan kelakuan suaminya, bisa bisanya lingeri lakn@t ia sebut sebagai pakaian dinas,


Menuju mobil yang tetparkir di depan rumahnya faryan masuk ke dalam mobil dan mulai menyalakan mesin nya


"hati hati di rumah oh ya nanti siang akan ada tamu namanya bi sumi dia yang akan jadi art baru di sini" ucap faryan sambil melambaikan tangan nya dengan perlahan tapi pasti meninggalkan pekarangan rumahnya,


tanpa aleza sadari sepasang mata sedang terus mengamatinya dari balik pintu

__ADS_1


Siapakah dia??


__ADS_2