
"kita mau makan malam di teras samping kolam renanag sayang" aleza ternganga berharap pendengaran nya itu salah "dimana" ucap aleza memastikan pendengaran nya "di teras " sahut faryan kembali,
"aku dari tadi dandan trus nyiapin pakaian terbaik aku udah se anggun ini cuma buat makan malam di teras" tanya aleza kesal ia tak habis pikir.,
"iya....ya udah ayo! Jangan banyak protes" padahal tadinya faryan memang berniat membawa aleza makan malam di salah satu restaurant miliknya yang ada di jakarta namun justru umy nya yang menyarankan untuk makan malam di teras saja bahkan umy siti dan kiyai ikut membantu mempersiapkan semuanya sebelum mereka pamit pergi mengunjungi salah satu saudaranya dan menginap satu malam,
Saat faryan membuka pintu aleza ternganga karna di teras sana sudah ada meja makan yang di hiasi dengan bunga dan lilin bahkan kolam renang yang ada di sebelahnya itu membuat suasana semakin romantis,
"gimana kamu suka? Atau mau pindah tempat aja? Ledek faryan ia yakin istrinya menyukai apa yang mereka lihat aleza menggelengkan kepalanya ini semua di luar exspetasinya ia pikir makan malam di luar itu seperti piknik biasa
__ADS_1
ternyata faryan telah menyiapkan candle light dinner,
"jangan mas ini cantik banget aku suka" ucap aleza dengan mata berbinar "kamu seneng gak?" tanya faryan "ya senenglah mas seumur hidup aku belum pernag ngerasain momen kaya gini ini baru pertama kali" dari raut wajahnya terlihat jelas kebahagiaan yang terpancar,
"alhamdulilah kalau kamu seneng berarti nanti ada hadiah dong buat mas "ledek faryan
"oh jadi ini gak gratis? Aku kira mas ikhlas "ucapnya sambil memalingkan wajah dan purapura merajuk,
"ya udah iya emang mas mau apa?" tanya aleza ia tidak mungkin tega melihat suaminya memelas seperti itu ,
__ADS_1
"hadiahnya...lanjutin yang tadi sore kan belum sampe puncaknya" jawab faryan sambil menaik turunkan alisnya
Aleza ternganga "ya ampun kirain minta apa,
"mas bukan orang yang sempurna tapi mas yakin kita bisa saling menyempurnakan kekurangan satu sama lain" lanjut faryan,
aleza terenyuh matanya memanas dan tanpa ia sadari air matanya menetes,
"mas …"lirihnya ia tak dapat berkata kata karena terlalu terharu dengan apa yang sedang faryan lakukan,
__ADS_1
"ia sayang" aleza tak menjawab lagi ia langsung berdiri dan memeluk faryan "mas kamu jahat mas udah bikin aku luluh dan mas udah ambil hati aku sepenuhnya"jawab aleza kesal
"kalau hati kamu udah mas ambil semua berarti gak ada sisa lagi untuk yang lain dong?" tanya faryan lagi "ya enggaklah orang mas udah ambil sampai ke akar akarnya jawab aleza manja "alhamdulilah kalo begitu jadi mas bisa tenang "ledek faryan merekapun melanjutkan makan malam dengan saling menyuapi satu jam setelah makan malam faryan menggendong aleza ala bridal style menuju tempat tidur mereka "mas" lirih aleza saat faryan menaruhnya di atas tempat tidur "apa sayang" sahut faryan sambil melepaskan hijab istrinya kemudian membaca doa mendatangi seorang istri di atas kepala istrinya dan melepas satu per satu pakaian mereka,