
Faryan dan aleza segera menghampiri azka yang masih setia berada di pinggir jalan menatap kepergian kayla, banyak mata yang melihat kejadian tersebut,
sang sopir taxi yang hampir menabrak azka turun dari mobilnya dan meminta ma'af karna kelalaian nya ia hampir menghilangkan nyawa seseorang, namun azka tidak memperpanjang masah tersebut karna azka juga salah,
"ini di minum dulu ka!" ucap aleza sambil menyodorkan botol minuman kecil dan langsung di minum habis tak tersisa oleh azka,
"ka azka kenal sama kayla?" tanya aleza, azka pun menganggukan kepalanya "dia adalah orang yang telah membawa separuh jiwaku dan pergi meninggalkanku begitu saja tanpa sebab dan alasan yang pasti," sahut azka dan kembali menuju hotel faryan dan aleza pun mengikutinya dari belakang,
Di tempat lain kayla sedang menangis tersedu sedu melihat seseorang yang selama ini ia rindukan hampir saja mati,
__ADS_1
"kenapa kau pertemukan lagi aku dengan nya ya rabb," lirih kayla sambil menangkup kedua lututnya, dan masih menangis,
Bibi kayla yang melihat keponakan nya menangis menghampiri dan bertanya tentang dirinya yang tiba tiba menangis padahal sewaktu ia berangkat tadi wajahnya sangatlah ceria, "kay hal apakah yang membuat mu sedih ceritalah pada bibimu ini siapa tau bibi bisa bantu!" ucap bibi ratna "kayla tadi bertemu ka azka bi," ucap kayla datar, ratna pun mengernyitkan dahinya "azka yang manakah yang kayla maksud?" bathin bibi ratna,
Tak ingin menerka nerka ratna pun menanyai keponakan nya secara detail,
" azka yang manakah yang kamu maksud apakah azka yang selalu kamu ceritakan pada bibumu ini?" ucap ratna, kayla pun menganggukan sedikit kepalanya,
ingat jangan dulu berburuk sangka sebelum kau mengetahui apa yang sebenarnya terjadi jangan sampai kau menyesal di kemudian hari hanya karna salah paham," ucap ratna mengingatkan keponakan nya, tangis kayla seketika pudar "benar juga aku harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi waktu itu, dan jika memang perempuan yang waktu itu mengangkat telpon azka adalah benar kekasihnya kenapa aku harus marah itu adalah hak nya tidak sepantasnya aku bersikap seperti tadi,
__ADS_1
seharusnya aku sadar bahwa diantara kita memang tidak pernah terjalin ikatan apapun" ucap kayla yang langsung tertidur saat itu juga,
'Mungkin kelelahan habis nangis ya bestiie' lanjut...
masih di restauran... Kayla masih men introgasi azka dan menanyakan hal yang sebenarnya terjadi di antara mereka beruntung kayla pernah menceritakan pengalaman hidupnya saat pertama kali ia datang ke negara ini,
"jadi sebab itu kayla tak menghubungi ku lagi," ucap azka dan azka pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat itu,
"fixs dianatara kalian hanya sebuah kesalah pahaman saja baiklah kalau begitu aku akan bantu ka azka dan kayla untuk segera menyelesaikan kesalah pahaman yang sudah tertunda bertahun tahun," ucap aleza
__ADS_1
"baiklah kalau begitu kita kembali saja ke hotel untuk mempersiapkan semuanya besok jam tiga pagi kita kembali pulang ke indonesia" ucap faryan,