ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN

ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN
Tamu tak di undang


__ADS_3

setelah melaksanakan shalat isya di masjid bersama azka faryan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, menuju rumah dimana sang istri sedang menunggunya,


tok tok! suara ketukan pintu,


"asalamu'alaikum sayang" ucap faryan namun tak ada yang menyahut,


ketika ia membuka pintu faryan tak mendapati istrinya di kamar tersebut, namun suara germecik air nampak jelas terdengar, "pasti aleza sedang berada di kamar mandi" pikirnya,


ceklek! pintu kamar mandi terbuka,


"loh mas udah pulang?sejak kapan?" ucapnya sambil menghampiri faryan dan mencium tangan nya,


"baru saja!" ucap faryan, menarik tubuh aleza agar duduk di pangkuan nya, lalu memeluknya dari belakang,


"kamu cantik banget malam ini!" ucap faryan setengah berbisik di telinga aleza,


memang biasanya gak cantik?" tanya aleza sedikit menggoda,


"kamu memang sudah cantik dari lahir tapi malam ini kamu terlihat lebih cantik dari biasanya, "

__ADS_1


"benarkah? saya hanya ingin menjadi istri yang terbaik berusaha memperbagus dan mempercantik diri ketika berada di hadapan suami dan pokus utama seorang istri adalah berkaitan dengan kebutuhan, keinginan, dan perintah sang suami, maka dari itu insya allah mulai dari sekarang mas adalah prioritas utamaku, " jelas aleza


"jadi maksudmu?"


"ya! saya hanya ingin jadi seorang ibu rumah tangga yang baik, saya sudah tidak membutuhkan gelar s-dua itu," ucap aleza mantap,


"tapi bukan kah itu salah satu cita citamu?" tanya faryan.


"itu dulu sebelum aku mengenalmu, dulu aku begitu menginginkan gelar s-dua itu tapi menurutku itu hanya sebuah obsesiku saja, "


"apapun keinginan mu jika itu adalah hal positif mas akan selau mendukungmu, " ucap faryan sambil mencium kening aleza dengan lembut,


mereka berdua pun menuju ruang makan yang berada di lantai satu, dan ternyata bi sumi sudah menyiapkan semuanya,


seperti biasa faryan dan aleza selalu makan seporsi berdua dan faryan yang selalu menyuapi istrinya, sampai selesai, dan memastikan istrinya sudah tidak merasakan lapar,


"mas kenapa sih mas selalu nyuapin aku padahal kan kita bisa makan masing masing biar aleza gak ngerepotin mas karna harus nyuapin aleza juga, " ucap aleza


"karna menyuapi istri saat makan ganjaran nya sangat luar biasa dari allah ta'ala, amalan ringan ini sangat mudah di lakukan, namun sayangnya jarang sekali di amalkan, bahkan cenderung di abaikan, padahal jika di lakukan secara istiqamah, akan ada pahala untuk para suami dan rezeki pun datang berlimpah, seperti dalil yang menjelaskan nya terdapat dalam kitab shahih bukhari, sebuah hadist

__ADS_1


yang di riwayatkan oleh sa'ad bin abi waqash yang menjelaskan bahwa nafkah yang diberikan suami kepada istri dengan semata mata mengharapkan ridha allah SWT, pasti akan di beri ganjaran pahala, bahkan menyuapi istripun dinilai sebagai pahala," jelas faryan


"oh gitu yah mas! makasih yah seneng banget deh kenal udtadz faryan udah ganteng soleh tajir lagi, suaminya siapa sich!" ucap aleza sambil menggigit gemash pipi berjanggut tipis milik faryan,


"aww sakit sayang jangan gigit yang ini gigit yang lain aja!" ucap faryan


"idih nakal!" namun kata nakal yang di ucapkan aleza mempunyai arti lain buat faryan


"ke kamar yuk" ajak faryan, sambil sedikit menarik lengan nya,


aleza hanya bisa pasrah akan apa yang akan di lakukan suaminya di kamar sana, toh dirinya juga sedang sama mengingin kan nya,


"mas kayanya gak jadi dech ada tamu tak di undang!" ucap aleza


"faryan hanya bisa mendengus kesal tamu siapakah yang berhasil menggagalkan aksinya"


sabar ya ustadz wek wek !


jangan lupa berikan like dan komen nya ya para reader semoga reader semua selalu di beri kesehatan dan kebahagian,

__ADS_1


*amin*


__ADS_2