ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN

ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN
Mimpi buruk


__ADS_3

"memang tamu siapa memang kamu ada janji?" tanya faryan


"udah di bilangin tamu tah di undang, "


"iya tapi tamu siapa?" ucap faryan sambil melihat ke arah luar jendela,


"tamu bulanan, "


seketika lemas sudah tubuh faryan


"ma'af yah mas"


"gak papa ko bukan salah kamu ya udah malam ini kita tidur aja, "


akhirnya aleza dan faryan pun terlelap bersama dalam balutan selimut, menuju alam mimpi,


"jadi kamu tetap mamilih dia mas?"


"ma'afkan aku aleza, akan tetapi pilihanku sudah bulat untuk melanjutkan hubungan kami yang sempat tertunda dulu akibat perjodohan ini,"


"tapi mas hiks hiks," faryan tetap memilih pergi bersama wanitanya,

__ADS_1


"apa salahku hingga kamu tega meninggalkan kan ku di saat seperti ini"


tubuh aleza ambruk ke tanah menatap kepergian suaminya bersama wanita lain, hingga air mata tak dapat ia bendung lagi aleza menangis se jadi jadinya,


"sayang sayang bangun," faryan mengguncang tubuh istrinya yang sedari tadi menangis histeris padahal matanya tertutup sempurna,


"mas," lirihnya sambil memeluk erat tubuh faryan,


"kamu mimpi apa ko sampe nangis nangis gitu?" tanya faryan


namun bukan nya menjawab aleza justru memberi sederet pertanyaan yang tidak masul akal,


"mas kamu tidak akan meninggalkan ku hanya demi wanita lain kan?" tanya aleza dengan wajah sendu,


kalau kamu masih kepikiran akan hal itu sebaiknya kita baca doa dulu," aleza pun menuruti apa yang du ucapkan suaminya sambil menadahkan kedua tanggan nya,


"huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A'udzu bika lim atillahit tammati min ghadgabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini. wa an yahdhuruni"


artinya: dialah allah, allah tuhanku, tiada sekutu bagi-nya aku berlindung dengan kalimat allah yang sempurna dari murka-nya aku pun berlindung kepada-nya dari kepungan setan tiga kali.


"amiin," ucap keduanya

__ADS_1


"gimana udah tenang kan sekarang?"


"alhamdullilah ya sudah kita tidur lagi ini kan baru jam satu dini hari" faryan dan aleza pun kembali melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda akibat mimpi buruk yang di alami aleza,


ke esokan harinya faryan lebih dulu terbangun di banding aleza karna hari ini aleza sedang tidak shalat faryan pun membiarkan istrinya tidur dengan lelap, sementara dirinya lebih memilih mandi dan bersiap pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat shubuh berjama'ah,


"mas ke masjid dulu, yah sayang asalamu ala'ikum" pamit faryan sambil mencium lembut kening aleza yang masih tertidur pulas,


"asalamu'alaikum ustadz mau ke masjid juga" sapa mang ujang,


"walaikum salam ia mang ujang, mang ujang mau ke masjid juga kan?" tanya faryan


"iya ustadz" faryan dan mang ujang pun pergi bersama sama menuju masjid,


sedangkan aleza yang baru saja terbangun langsung mengulas senyum manisnya saat melihat sebuah kertas bertinta hitam,


'asalamu'alaikum selamat pagi sayang mas pergi ke masjid dulu yah, I love you'


"love you too" ucap aleza sambil senyum senyum gak jelas meletakan kembali kertas yang baru saja ia baca,


"mandi dulu ah biar suami datang aku udah rapi dan wangi, " ucap aleza bermonolog,

__ADS_1


selesai mandi aleza menyiapkan pakaian kantor yang akan di kenakan faryan untuk bekerja,


"ke dapur dulu ah bantu bi sumi nyiapin sarapan pagi" ucapnya sambil melangkahkan kaki menuju dapur,


__ADS_2