
Waktu sudah menunjukan pukul tiga sore butuh waktu sekitar empat puluh lima menit lagi untuk sampai ke jakarta aleza tertidur menyender di bahu faryan dengan terlelap sebuah notipikasi pesan berbunyi pertanda ada pesan masuk,
azka: sory bro ganggu waktunya, investor dari singapur sudah datang dan mereka ingin segera bertemu dengan ceo nya langsung tidak mau di wakilkan,
Faryan: dua jam lagi saya sampai,
"mang percepat sedikit saya ada urusan" ucap faryan pada mang ujang,
Mobilpun melaju dengan cepat sesuai permintaan,
Faryan membopong tubuh aleza ke kamarnya karna tak ingin tidur istrinya terganggu, setelah itu mandi karna akan segera menemui investornya,
"sayang mas pergi dulu sebentar!" ucap faryan sambil mencium kening istrinya yang masih terlelap tidur,
Aleza yang tidur dengan pulas tak menyadari kalo dirinya sudah sampai di jakarta,
"bi sumi saya akan ke kantor dulu sebentar ada investor dari singapure tolong sampaikan pada aleza jika ia terbangun nanti,"
"baik ustadz" ucap bi sumi,
Faryan pun segera menuju bagasi, dan menghidupkan mesin mobilnya,
__ADS_1
"mau saya yang setirin aja ustadz," ucap mang ujang
"tidak usah mang biar saya nyetir sendiri aja mang juga pasti cape kan biar mang ujang istirahat aja, "
"ya sudah kalau begitu hati hati di jalan ustadz" ucap mang ujang sambil melambaikan tangan nya,
Sekitar jam lima aleza turun tangga berharap dia bisa bertemu suaminya,
"bi liat mas faryan gak?"
"ustadz tadi pamit sama bibi neng katanya mau ke kantor dulu ada in in spektur dari singapure katanya"
aleza yang cepat tanggap tentu tau apa maksud dari perkataan bi sumi,
"iya itu maksudnya neng hehe" "bibi mau masak ah neng mau di masakin apa buat makan malam nanti?"
"gak usah masak bi ada rendang buatan ambu dari bogor, kayanya masih di mobil dech! Aleza ambilin yah"
"jangan neng biar bibi aja yang ngambil"
"makasih ya bi kalo gitu saya mau ke kamar dulu gak enak juga kan kalo suami datang badan masih kuyu dan bau gini" ucap aleza
__ADS_1
"setuju pisan neng! selain biar wangi nyenengin suami juga bisa dapat pahala, kata ustadz seorang istri ideal selalu ceria lemah lembut dan menyenangkan hati suami jika suami pulang kerumah setelah seharian bekerja maka ia mendapatkan sesuatu yang dapat menyenangkan dan menghibur hatinya, jika suami mendapati istri yang bersolek dan ceria menyambut kedatangan nya maka ia telah mendapatkan ketenangan yang hakiki dari istrinya," ucap bi sumi, ada sabdanya juga kalo gak salah gini,
rasululah sallalahu'alaihi wasalam bersabda,
sebaik baiknya istri adalah yang menyenangkan jika enkau melihatnya, taat jika enkau menyuruhnya, serta menjaga dirinya dan hartamu di saat enkau pergi. gitu neng, "
"wah ternyata pengetahuan bibi boleh juga yah! makasih yah bi sudah mengingatkan!"
"sama sama neng ya udah bibi ke mobil dulu yah!" ucap bi sumi sambil melangkahkan kaki nya menuju mobil,
sesuai dengan apa yang di katakan bi sumi tadi aleza segera mandi untuk menyambut kedatangan suaminya,
di kantor faryan baru saja selesai menemui investorya, bersama azka
"gue gak nyangka baru kali ini dapat investor cewek **** kaya sandra" ucap azka
"lain kali kalo investor kita cewek trus pake baju kaya kekurangan bahan gitu batalin aja" sahut faryan,
"ya mana gue tau kalo ceo nya cewe, lagian kita gak bakal segampang itu batalin kerja sama kita, secara dia itu cucunya yang punya artha gemilang lo tau sendiri kan kalo perusahaan artha gemilang adalah salah satu investor terbesar perusahaan akhtar wijaya group,!"
"iya juga sih yaudah kita pulang aja lah kasian aleza pasti udah nungguin, "
__ADS_1
"yaaelah segitu bucin nya sama istri" ucap azka
"halal lah" sahut faryan