
"tok tok tok! Asalamu'alaikum"
Suara pintu kamar di ketuk, faryan yang sedang tertidur di samping istrinya terbangun setelah mendengar ketukan pintu dari luar, "wa alaikum salam sebentar umy" ucap faryan sambil melangkah menuju pintu,
ceklek.. "ada apa umy" tanya faryan pada umy mertuanya "kyai abdulah dan ambu idah beserta rombongan nya dari bogor sudah datang" ucap umi siti pada faryan menantunya, "iya umy terima kasih nanti faryan ke bawah mau bangunin aleza dulu " ucap faryan
"ya udah jangan lama lama ya umy tunggu di bawah" sahut umy siti dan kemudian pergi meninggalkan kamar anak dan menantu nya "sayang bangun dulu yuk di luar ada abah dan ambu " faryan membangunkan aleza dengan lembut perlahan aleza pun membuka matanya sembari mengumpulkan nyawanya,
"abah sama ambu udah datang mas sejak kapan?" tanya aleza dengan suara parau khas bangun tidur "sejak barusan ayo cepetan kamu mandi aja dulu mas mau ke bawah nemuin abah dulu " ucap faryan dan aleza pun mengangukan sedikit kepalanya dan bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sekaligus mandi junub,
__ADS_1
Sementara itu faryan menuruni anak tangga untuk menyambut kedatangan orang tuanya dan para saudara nya dari bogor,
"asalamu'alaikum abah ambu ma'af ryan gak bisa jemput" ucap faryan sambil menciumi tangan kedua orang tuanya setelah itu bergegas untuk menyapa para saudaranya , "wios teu nanaon kasep" ucap ambu idah "si eneng ke mana ambu kangen sama menantu ambu nu pang geulisna tea" ucap ambu idah memuji menantunya,
belum sempat faryan menjawab aleza sudah turun dari tangga dan bergegas menyambut kedatanga mertuanya "asalamu'alaikum abah ambu sehat" ucap aleza pada kedua mertuanya sambil mencium tangan mertuanya dengan takjim,
"sayang mas ke masjid dulu yah" ucap faryan berpamitan kepada istrinya "iyah hati hati ya mas" sahut aleza sambil mencium tangan suaminya, faryan, aby faizan, dan kyai abdulah beserta saudara lelakinya pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat maghrib berjama'ah di masjid
sedangkan aleza, umy siti dan ambu idah beserta para saudara perempuan nya melaksanakan shalat maghrib berjama'ah di rumah, selesai melaksanakan shalat berjamah ambu idah dan aleza bercerita kesana kemari tentang masa kecil faryan
__ADS_1
"waktu kecil faryan itu suka banget makan ice cream sampai sampai dia punya cita cita buat bikin pabrik ice cream alhamdulilah cita citanya kesampaian juga di bogor faryan punya peternakan sapi peres dan pabrik ice cream jadi kalo nanti kamu main ke bogor ambu ajak kamu buat melihat cara pembuatan ice cream" ucap ambu idah, mata aleza berbinar ketika mendengar kata pabrik ice cream bagaimana tidak ice cream adalah salah satu makanan favoritnya
"ko mas faryan gak pernah cerita kalau dia punya pabrik ice cream tau gitu aleza kan bisa minta liburan ke bogor nanti" ucap aleza antusias "eneng suka ice cream juga ko banyak sama nya ya sama faryan, sama sama suka rendang sama sama suka ice cream jangan jangan sama sama gak suka pedes juga," ucap ambu idah, "enggak ah kalo pedes aleza suka ambu tapi mas faryan juga suka makan pedes ko? Aleza malahan baru tau sekarang kalau mas faryan gak suka pedes soalnya kalo aleza lagi pengen makan seblak mas faryan juga suka nyicipin" ucap aleza "wah wah ternyata cinta juga gak cuma buat faryan jadi bucin tapi jadi suka pedes juga!" ucap umy siti menimpali perbincangan besan dan anak nya seketika ruangan itu rame dengan suara nyaring umy siti ambu idah dan aleza yang sedang tertawa lepas...""
"asalamu'alaikum ucap para suami yang baru pulang dari masjid namun tak ada satu..
orang pun yang menjawab "asalamu'alaikum" ucap faryan dengan nada suara yang lebih tinggi dari sebelumnya.."wa'alaikum salam sahut aleza dan segera menyambut kedatangan suaminya "mas udah pulang" tanya aleza lalu kembali mencium tangan nya suaminya "mas makan dulu yuk umy udah bikinin masakan kesukaan kita" ucap aleza mereka pun makan malam bersama ber alaskan tikar yang cukup lebar,
Selesai makan malam aleza membantu umy nya membereskan piring dan gelas kotor kemudian mencuci nya karna aleza belum punya ART untuk sementara ia membereskan nya sendiri di bantu oleh umy nya sedangkan ambu idah yang ingin ikut membantu pun di larang oleh aleza dan umy siti...
__ADS_1