
derrrtt derrrtt, suara handphone aleza berbunyi "hallo asalamu'alaikum! Aleza aku udah ada di depan pintu bukain dong!" ucap kayla di seberang telepon,
"wa'alaikum salam sebentar" sahut aleza kemudian memutus sambungan telpon dan langsung menuju pintu,
Tentu saja setelah sekian lama berpisah keduanya sama sama menanggung rindu dan saling menceritakan kejadian selama mereka tidak bertemu termasuk tentang pertemuan dan perjodohan aleza dengan ustadz faryan yang kini telah menjadi suami seutuhnya ,
"sekarang ceritakan tentangmu selama berada di negeri ini" ucap aleza,
"saat pertama kali aku datang ke negara ini aku mendapat sedikit musibah aku kecopetan handphone tas dan semua barang barang ku hilang kamu tau sendiri kan kalau negara ini mempunyai tingkat kriminal yang cukup tinggi selama dua hari aku luntang lantung di jalanan sampai akhirnya aku bertemu dengan bibi dari ibuku selama dua hari itu juga bibi dan pamanku mencari ku karna telpon yang aku gunakan tidak aktif dan karna handphone aku hilang sampai sekarang aku kehilangan kontak dengan ka azka" jelas kayla,
" apa azka yang kayla maksud adalah azka yang ku kenal" bathin aleza,
"apa setelah kau kehilangan ponselmu sudah mencoba menghubungi azka kembali?" tanya aleza
__ADS_1
"sudah tapi yang mengangkat tlp azka seorang perempuan tiga kali aku mencoba menghubunginya tiga kali pula tetap dengan suara yang sama!" lirih kayla
Tak ingin membuat sahabatnya bersedih aleza pun mengalihkan topik pembicaraan nya sampai menjelang waktu dzuhur kayla berpamitan,
selang beberapa menit kayla pulang faryan sudah kembali dan mereka melaksanakan shalat dzuhur berjama'ah,
"sayang pekerjaan mas di sini sudah selesai besok kita akan kembali ke indonesia" ucap faryan ada rasa senang di hati aleza ketika suaminya mengatakan esok mereka akan kembali namun ia juga sedikit bersedih karna tak bisa mengunjungi salah satu destinasi favorite nya,
Faryan yang menyadari raut wajah aleza berubah drastis merasa curiga,
"apa tidak menganggu pekerjaan mas?" tanya aleza, faryan tersenyum sambil memegang pipi chuby aleza "tentu saja tida mengapa istri mas berpikir seperti itu heumh? Sekarang katakan kemanakah humaira nya mas ingin pergi? " sahut faryan
"disneyland paris" sahut aleza "oke apa ada lagi tempat yang kamu kunjungi? Cappadocia misalnya?" tanya faryan,
__ADS_1
"untuk sementara hanya itu saja" sahut aleza,
"baiklah kalo begitu bisa kita berangkat sekarang?"tanya faryan "tentu saja lets go" kekeh aleza,
bukan hanya aleza dan faryan yang pergi ke disneyland azka bayu dan para bodyguart pun ikut memimpin,
"mas boleh ngajak temen gak?" tanya aleza, tentu saja faryan memperbolehkan nya apalagi setelah mengetahui bahwa teman dari istrinya itu sudah sangat lama tidak berjumpa dan sedang berada di negara yang sama,
Aleza pun menghubungi kayla agar ia mau menyusulnya ke disneyland paris yang berada di daerah marne-la-valle,
Sebenarnya selain ia masih ingin bertemu sahabatnya itu ia juga ingin mengetahui siapa azka yang di maksud kayla apakah azka yang kayla maksud adalah azka yang dia kenal juga,
"mas tempat ini indah sekali sama persis dengan yang ada di film film pantas saja objek wisata yang satu ini tak pernah sepi pengunjung! Terimakasih sudah mau mengajak ku ke sini," ucap aleza,
__ADS_1
"hey tidak perlu berterima kasih mas seneng kalo melihat istri mas senang lagi pula ini gak gratis!" ucap faryan sengaja menggoda istrinya,
Aleza mengerutkan keningnya "maksud mas? "ia sengaja pura pura tidak mengerti padahal sudah ia khatam dengan maksud dan tujuan suaminya apalagi kalau bukan minta jatah dobel,