ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN

ISTRI BAR-BAR USTADZ TAMPAN
Di balik tirai gorden


__ADS_3

Asalamu ala'ikum selamat datang pak ustadz faryan dan pak azka ucap seseorang dengan ramah yang datang menghampiri mereka sambil menyodorkan tangan nya seraya menjabat tangan faryan dan azka, " walaikum salam wr.wb ucap mereka kompak,


"perkenalkan ini istri saya aleza fahama!" ucap faryan memperkenalkan aleza sambil mendekap pinggang ramping istrinya!,


"sayang ini bayu beliau yang akan ikut mengarahkan kita selama berada di faris!" ucap faryan lagi aleza hanya menganggukan sedikit kepalanya dan menangkup lengan di dadanya, seraya memberi salam


"wah terntata istri bapak sangat cantik! serasi sekali dengan anda!" ucap bayu memuji aleza sambil melengkungkan sedikit garis mulutnya ,,

__ADS_1


"liatnya biasa aja gak usah senyum senyum bukan mahram!" celetuk faryan ia merasa tidak rela ada yang memuji istrinya terlebih bayu adalah seorang laki laki dewasa yang cukup mapan,


"ma'af" lirih bayu meski faryan terlihat sangat posesif bayu sangat memakluminya terlebih faryan adalah seorang ustadz sedangkan azka yang melihat tingkah atasan sekaligus sahabatnya itu hanya geleng geleng kepala ternyata faryan se posesif itu.


Ketika tiba di hotel berbintang aleza sangat takjub melihat hotel yang ia tempati saat ini dinding yang berwarna putih berpadu dengan abu menambah kesan mewah dan elegan belum lagi dengan ornamen yang berada di dalam nya membuat siapa saja yang melihat akan merasa nyaman dan betah apalagi jika bersama sang kekasih,


puas melihat lihat lihat dekorasi yang ada di sana aleza lalu membaringkan tubuh lelahnya di tempat tidur yang berukuran king size tersebut " mas aku sangat senang bisa mengunjungi kota faris bersamamu pokonya nanti kita harus jalan jalan aku ingin sekali melihat menara eiffel dengan mata kepalaku sendiri bukan hanya di gambar! " celoteh aleza antusias,

__ADS_1


"mas mandi dulu yach! Dan ingat jika ada seseorang yang mengetuk pintu jangan di buka tunggu mas selesai mandi biar nanti mas yang buka pintunya!" ucap faryan,


Aleza ternganga mendengar apa yang baru saja suaminya katakan "kalo mandi nya sampe satu jam apa ia tamu itu akan tetap menunggu!" bathin aleza namun ia tak punya pilihan lain jika suaminya sudah memerintah ia pun harus menurutinya dari pada di ceramahin toh yang faryan lakukan juga pasti demi kebaikan nya,


akhirnya alezapun memberia anggukan kecil pertanda ia paham dengan apa yang suaminya katakan,


Bosan menunggu ia memutuskan untuk keluar kamar menuju balkon betapa terkejutnya aleza ketika ia membuka tirai gorden "apa aku tidak sedang bermimpi?" gumam aleza lalu mencubit lengan nya sendiri "aww" pekik aleza,

__ADS_1


Faryan yang mendengar suara jeritan buru menuju arah suara tersebut "kamu kenapa sayang apa ada seseorang yang menteror mu atau ada orang yang akan mencelakai mu katakan kemana orang itu" ucap faryan tanpa jeda,


aleza yang merasa malu akan perbuatan konyol yang baru saja ia lakukan hanya menggaruk tengkuk yang tidak gatal sambil nyengir kuda pasalnya ia berteriak terlalu kencang "dasar ceroboh " umpat aleza meruntuki dirinya sendiri di dalam hati "a anu mas itu tadi aku hanya kaget pas waktu aku buka tirai gorden!" faryan yang cepat tanggap tentu tau maksud dari perkataan istri nya itu,,


__ADS_2