
Dika mencoba mengingat ingat wanita yang baru saja mencium pipinya di hadapan Rekha, bahkan Yasmin terlihat cemberut karena merasa jika wanita itu mencoba merebut perhatian ayahnya.
" Sulis ?" ucap Dika meski masih sedikit ragu jika tebakannya salah.
" ah aku senang kamu masih ingat padaku " ucap Sulis sambil merangkul tangan Dika sedangkan Rekha hanya berlalu tanpa mengatakan apapun pada Dika suaminya kini.
" kha " ucap Dika saat melihat Rekha yang berlalu di hadapan nya.
" saya akan menyiapkan minum untuk keluarga bapak " ucap Rekha tanpa melihat wajah Dika.
" tolong buatkan saya jus jeruk ya " ucap Sulis sedangkan orang tua Dika langsung berlalu dari hadapan putranya.
Rekha pun berlalu dan melanjutkan langkahnya menuju dapur di ikuti bi Lilis, sedangkan Yasmin meninggalkan ayahnya tanpa mengatakan apapun.
" dik.. saat ini sudah dua Minggu semenjak kematian Nadira " ucap ibu nya Dika yang bernama suci.
" lalu " tanya Dika yang belum paham dengan maksud tujuan ibunya.
" ibu akan menjodohkan kita " ucap Sulis yang langsung memotong ucapan Bu suci tepat saat Rekha yang datang dengan membawa nampan yang berisi minuman untuk Sulis dan orang tua Dika.
Dika menatap ke rah Rekha yang masih tanpa ekspresi sambil meletakkan minuman dan tak lama Rekha pun berbalik tanpa mengatakan apapun.
" apa itu benar Bu ?" tanya Dika sambil terus menatap ke arah Rekha yang masih berjalan tanpa menghiraukan pembicaraan nya dengan kedua orang tua nya.
" ya.. ibu ngga mau kamu merusak hidup kamu karena tenggelam dengan kenangan mendiang Nadira " ucap Bu suci.
" tapi tidak dengan menikahi Sulis Bu " ucap Dika karena bagaimana pun dirinya sudah menikahi Rekha.
" terus apa kamu sudah memiliki calon sendiri ?" tanya Bu suci karena yang iya tau jika anaknya sangat mencintai Nadira.
" lebih tepatnya calon yang Nadira pilih untuk Dika " ucap Dika dimana Rekha sudah tak terlihat lagi olehnya.
" bahkan Dika baru saja menikahinya tadi pagi" ayah Dika yang dari tadi hanya diam mendengarkan perdebatan istri dan anaknya kini mulai angkat suara.
" apa kamu sudah tidak menganggap kami ini orang tua kamu lagi ?" tanya ayah nya Dika yang bernama Bram.
__ADS_1
" iya dik.. lalu siapa wanita itu, wanita yang di pilih Nadira untuk menjadi istri kamu " ucap Bu suci sedangkan Sulis tidak percaya jika apa yang di rencanakan nya gagal berantakan.
" kha.. Rekha ... " panggil Dika pada Rekha yang tak lama Rekha pun datang segera setelah mendengar suara Dika.
" iya pak " Rekha yang baru saja tiba langsung berdiri di samping Dika yang masih duduk di kursinya bahkan Rekha tidak tau apa yang sedang di bahas antara Dika dan orang tuanya.
" ayah dan ibu mau tau siapa yang di pilih Nadira untuk Dika ?" tanya Dika sambil berdiri mendekat ke arah Rekha.
" dia Rekha, wanita yang tadi pagi sudah Dika nikahi secara negara dan agama " ucap Dika sambil merangkul pinggang Rekha agar ayah dan ibu nya percaya jika dirinya dan Rekha baik baik saja.
" dik.. dari pada kamu menikah dengan wanita seperti itu, kenapa kamu tidak menikah dengan ku saja " ucap Sulis sambil berusaha melepaskan rangkulan Dika dari pinggang Rekha.
" Sulis benar " ucap Bu suci.
" pantas saja kamu tidak meminta ijin pada ibu dan ayah, pilihan kamu saja wanita seperti ini " ucap Bu suci sambil melihat Rekha dari atas sampai bawah.
" ibu benar, wanita tidak jelas seperti ini tidak pantas menjadi menantu ibu dan ayah " ucap Sulis yang terus menyiram bensin di api yang membara.
" pokok nya ibu ngga mau tau, kamu harus tetap menikah dengan Sulis titik " ucap Bu suci sambil meninggalkan anak dan suaminya, sedangkan Sulis tersenyum penuh kemenangan.
" tapi Bu .. Dika sudah menikah " ucap Dika yang berusa mengejar ibunya.
" toh kamu menikahi wanita itu tanpa cinta, iya kan ?" tanya balik Bu suci pada putrinya.
" yah.. " Dika menatap pada ayahnya berharap ayahnya mau menerima keputusan nya dan membantu menghentikan apa yang di inginkan ibunya.
Pak Bram pun bingung karena memang dirinya tidak terlalu setuju dengan Sulis tapi Rekha dirinya belum bisa membaca sifat dan sikap Rekha.
" tapi Dika tidak mencintai Sulis Bu " ucap Dika masih mencoba menghentikan ibunya , dan ternyata berhasil Bu suci menghentikan langkahnya lalu berbalik melihat ke arah Dika dan juga Rekha.
" lalu apa kamu mencintai wanita itu ?" tanya Bu suci sambil melipat tangannya di dada.
Dika yang mendapatkan pertanyaan seperti itu hanya diam karena dirinya sendiri belum tau apa dirinya mencintai Rekha atau tidak.
" apa dengan pak Dika menikahi mba Sulis bisa membuat ibu bahagia ?" tanya Rekha yang langsung mendapat tatapan tajam dari Dika.
__ADS_1
" kha !!" Dika tak habis pikir dengan pertanyaan yang di sampaikan Rekha pada ibunya.
" Rekha hanya ngga mau bapak menjadi anak durhaka " ucap Rekha agar Dika paham apa tujuannya menanyakan hal itu.
" tentu saja saya akan bahagia jika Dika menikah dengan Sulis, karena Sulis sederajat dengan kami " ucap Bu suci.
" baiklah jika itu mau ibu, tapi izinkan saya menjadi istri pak Dika sesuai dengan amanat yang di inginkan mba Nadira " ucap Rekha sambil menatap ke arah Dika
" dan saya akan izinkan pak Dika untuk menikahi mba Sulis jika memang pak Dika menginginkan nya "
Setelah mengucapkan itu Rekha pun pergi meninggalkan semuanya tanpa ingin mendengarkan keputusan apa yang akan di ambil Dika tapi tanpa di duga pak Bram tersenyum ke arah Rekha yang sepertinya mulai sekarang dirinya akan menyetujui pernikahan Dika dan Rekha.
" lihat.. istri baru kamu saja sudah mengijinkan kamu untuk menikahi ku " ucap Sulis sambil merangkul tangan Dika yang masih tak percaya dengan apa yang di ucapkan rekha tadi.
Sedangkan Bu suci malah mematung mendengar apa yang di ucapkan rekha tadi seolah tak ada keraguan bahkan ketakutan dalam dirinya saat akan membagi suaminya dengan wanita lain.
" apa ibu masih tidak bisa menyukai wanita yang sedewasa itu untuk menjadi menantu ibu ?" tanya pak Bram sedikit berbisik pada istrinya.
" ibu saja mungkin tidak pernah berpikir sejauh itu jika ada di posisi Rekha " ucap pak Bram yang masih berbisik.
" Bu.. " Sulis yang tak sengaja mendengar ucapan pak Bram pun berusaha meyakinkan Bu suci jika memang dirinya pantas untuk mendampingi Dika.
" sudah cukup, Dika ngga mau membahas ini" ucap Dika sambil meninggalkan semuanya mencari Rekha yang ternyata ada di kamarnya di belakang bersama bi Lilis.
" bi.. saya ingin bicara dengan Rekha " ucap Dika setelah mengetuk pintu kamar asisten nya.
" kha.. ikut saya " ucap Dika saat Rekha sudah berada di hadapan nya.
Untuk pertama kalinya Dika membawa Rekha ke kamarnya dengan Nadira setelah terakhir saat Nadira menghembuskan nafas terakhir nya.
" apa maksud kamu mengatakan itu semua pad ibu dan apa kamu benar benar rela jika saya menikahi Sulis juga...
✍️✍️✍️ kira kira jawaban apa yang akan di berikan Rekha pada Dika, dan keputusan apa yang akan di ambil Dika kedepannya..
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Love you moreeeee 😍😍🌹