Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Pura pura tak perduli...


__ADS_3

Jujur Dika penasaran dengan apa yang ingin di sampaikan mantan ibu mertuanya tentang mimpinya bertemu dengan Nadira mendiang istrinya bahkan sorot mata Dika pun terlihat penasaran dengan apa yang akan iya dengar.


" ibu bermimpi bertemu dengan Nadira, dia terlihat tersenyum saat melihat kamu dengan wanita lain yang ibu yakin dia adalah wanita yang pernah kamu kenalkan pada ibu waktu itu " ucap Bu sila.


deggg


Dika tidak pernah menyangka jika Nadira akan mendatangi Bu sila dan seolah memberi restu atas apa yang sudah iya lakukan.


" jadi ibu harap kamu bisa menjalani pernikahan mu kali ini dengan penuh cinta dan kebahagiaan " ucap Bu sila.


" dan beri ibu cucu yang lucu tampan dan cantik..." ucap Bu sila yang mendengar dari Bu suci jika Dika memperlakukan Rekha dengan tidak baik.


" jangan sampai kamu kembali kehilangan wanita yang begitu perduli padamu untuk yang kedua kalinya " ucap Bu sila yang tak lama pun bangkit dari duduknya.


" baiklah ibu pulang, dan jika sudah ada kabar baik jangan lupa beritahu ibu juga " ucap Bu sila sambil berlalu meninggalkan Dika yang masih terduduk di kursinya.


Lain halnya di rumah sakit dimana Bu suci baru saja tiba untuk menemani Rekha yang kembali di tinggalkan oleh Dika seorang diri.


" sayang.. ibu harap kamu jangan mudah menyerah untuk membuat Dika mencintai mu jika perlu sampai bertekuk lutut di hadapan mu " ucap Bu suci yang datang seorang diri.


" tapi Bu.. apa mungkin mas Dika akan membuka hatinya untuk Rekha ?" tanya Rekha merasa insecure atas kerasnya hati Dika.


" ibu yakin kamu pasti bisa, oh iya ibu punya cara yang menurut ibu sangat ampuh untuk menaklukkan Dika.


" buat Dika bergantung padamu dan beri dia seorang anak kandungnya sendiri " ucap Bu suci yang tentu saja membuat pipi Rekha bersemu kemerahan dan mulai membayangkan apa yang mungkin iya lakukan dengan Dika.


" jadi untuk mewujudkan itu semua, ibu ayah Yasmin dan bi Lilis akan berlibur ke Bali selama satu Minggu, dan ibu harap kamu bisa memanfaatkan nya semaksimal mungkin " ucap Bu suci.


" terima kasih Bu.. sudah percaya dan mendukung Rekha untuk bisa mendapatkan mas Dika putra ibu " ucap Rekha penuh haru bahkan mata Rekha sampai berkaca kaca saat mendengar Bu Suci yang mendukung dirinya sepenuhnya.


" tapi kamu juga jangan terlalu terlihat mengejar Dika " ucap Bu suci mengingatkan Rekha yang masih minim dengan urusan cinta.


" Bu.. tapi Rekha ingin pulang " ucap Rekha dengan wajah yang terlihat sedih.

__ADS_1


" Rekha janji akan istirahat total di rumah, tidak seperti kemarin " ucap Rekha yang masih berusaha meyakinkan mertuanya agar bisa pulang ke rumah.


" kita lihat apa kata dokter ok " ucap Bu suci yang tak ingin kecolongan lagi dan mengakibatkan Rekha kembali masuk rumah sakit lagi.


Setelah pertemuan nya dengan Bu sila, Dika kini sudah sampai di kantor nya yang langsung di interogasi oleh teman sekantor Dika.


" Lo ngga papa ka ?" tanya Wira yang merasa khawatir saat mendengar kabar jika Dika mengalami kecelakaan tunggal.


" aman hanya shock saja karena gue ngga terlalu kenceng bawa mobilnya " ucap Dika sambil menepuk pundak Wira.


Mereka pun mulai melanjutkan pekerjaan mereka, meski sebenarnya tubuh Dika mulai tidak baik baik saja tapi Dika tetap melanjutkan pekerjaan nya karena hanya tinggal beberapa jam lagi jam kerja nya pun selesai.


" wir.. anterin gue pulang ya.. badan gue mulai ngga enak " ucap Dika yang merasa badannya yang mulai sakit akibat benturan tadi.


" iya .. " ucap Wira yang memang rumahnya sejalan dengan rumah Dika.


Butuh satu jam Wira mengemudikan mobilnya karena memang jalanan yang sangat padat karena jam pulang kantor.


" mampir yu " ucap Dika saat sudah turun dari mobil Wira.


" dik.. kamu sudah pulang ?" tanya Bu suci yang juga baru sampai bersama dengan Rekha yang memang sudah di izinkan pulang oleh dokter.


" iya Bu.. " jawab Dika sambil terus menatap Rekha yang terlihat menunduk.


" kenapa Rekha sudah pulang Bu, apa Rekha sudah benar benar sehat ?" tanya Dika yang tidak ingin Rekha mengalami infeksi akibat luka yang tak kunjung kering.


" sudah mas.. dan Rekha janji akan banyak istirahat " ucap Rekha sambil berlalu meninggalkan Dika dan juga Bu suci.


" mobil kamu kemana ?" tanya Bu suci yang memang tidak melihat mobil Dika di halaman rumahnya.


" dik tinggal di kantor, tadi pagi Dika kecelakaan tapi beruntung Dika hanya mengalami shock saja " ucap Dika sambil berjalan beriringan dengan ibunya.


" apa ibu dan ayah akan benar benar pergi liburan ?" tanya Dika sambil mendudukkan diri di kursi di ruang keluarga.

__ADS_1


" iya .. lusa kami berangkat dan ibu harap kamu bisa memperbaiki sikap kamu sama Rekha, jaga iya saat kami tidak ada " ucap pak Bram juga baru sampai di rumah.


" ayah... nanti kalo Yasmin udah pulang semoga di perut ibu sudah ada adek bayi ya " ucap Yasmin polos.


Dika menatap ke arah ayah dan ibunya tapi semuanya seolah pura pura tidak mendengar apa yang di ucapkan Yasmin bahkan pak bram dan Bu suci memilih pergi meninggalkan Dika yang masih duduk di hadapan Yasmin.


" iya sayang.. Yasmin berdoa saja ya " ucap Dika yang tidak tau harus menjawab apa.


" ya udah Yasmin mau ke kamar ibu dulu " ucap Yasmin meninggalkan Dika seorang diri.


" kenapa semua orang seperti nya sangat mendukung Rekha ?" ucap Dika pada dirinya sendiri dan memilih menyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa dn mulai memejamkan matanya.


" mas.. jangan tidur di sofa.. nanti leher nya sakit " ucap Rekha yang baru saja keluar bersama dengan Yasmin.


" hanya sebentar " ucap Dika yang sudah merasa nyaman di sana.


" di kamar Rekha saja lebih dekat " ucap Rekha yang hanya menyarankan tapi malah membuat Dika membuka matanya.


" mas mandi saja kalo begitu " ucap Dika sambil bangkit dari duduk nya menuju kamarnya yang berada di lantai dua.


" terserah mas saja " ucap Rekha yang memilih berlalu meninggalkan Dika yang baru saja akan menaiki tangga.


" sayang... malam ini tidur sama ibu ya " ucap Rekha yang masih terdengar oleh Dika yang masih belum beranjak dari tempat nya berdiri.


" memang ayah tidur di kamar bunda lagi ?" tanya Yasmin yang tau jika Dika dan Rekha tidur terpisah.


" biarkan saja, jangan memaksakan sesuatu pada orang yang tidak mau " ucap Rekha yang masih terdengar oleh Dika.


" mungkin setelah orang itu di rebut atau pergi untuk selamanya baru akan sadar arti orang tersebut ...


✍️✍️✍️ ayo semangat Rekha, jangan biarkan Dika terus yang menjauhi mu, tunjukan kalo kamu juga bisa melakukan hal yang sama yang Dika lakukan padamu..💪💪😜😜


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2