Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Menyerah atau berjuang ..


__ADS_3

Seperti apa yang dikatakan Rekha pada Bu suci dimana kini Rekha sedang berada di rumah sakit untuk memeriksa bekas luka tusuk saat itu.


" kha.. sedang apa kamu di sini ?" tanya satria yang kebetulan sedang menemani ibunya yang juga sedang melakukan pemeriksaan di rumah sakit yang sama dengan Rekha


" kontrol " jawab Rekha singkat sambil menggeser duduk nya sedikit memberi jarak pada satria yang duduknya begitu dekat dengan dirinya.


" kemana suami mu ?' tanya satria yang meng tidak melihat Dika di sana.


" mas Dika di kantor, maaf aku masuk dulu " ucap Rekha yang memang sudah di panggil oleh suster untuk memasuki ruang dokter.


Lain halnya di kantor, dimana Dika baru saja mendapat notifikasi di handphone nya jika ada pesan yang di kirim oleh orang yan. tidak iya kenal.


" lihat lah kelakuan istrimu " isi pesan yang masuk ke handphone Dika dimana di sana ada gambar Rekha yang duduk berdampingan dengan seorang laki laki.


" itu yang kamu maksud lebih baik dari ku ?" tanya orang tersebut tanpa menyebutkan dirinya siapa.


Dika pun meletakan handphone nya di atas meja lalu menyadarkan kepalanya di sandaran kursi dan memejamkan matanya yang tiba tiba-tiba terasa berat.


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat dimana Dika baru saja bersiap untuk pulang kerja tapi baru saja Dika akan meninggalkan kantor handphone Dika bergetar dimana Bu suci yang menghubungi nya.


" dik kamu langsung ke rumah sakit dimana Rekha di rawat dulu " ucap Bu suci yang terdengar panik.


" kenapa Bu.."


" siapa yang sakit ?" tanya Dika sambil bergegas keluar dari kantor menuju mobil yanga ada di basemen kantor.


" jangan banyak bertanya datang saja ke kamar 3006 lantai 3, ibu sama ayah sekarang sedang menuju ke sana " ucap Bu suci yang langsung menutup sambungan telepon tanpa mendengar jawaban dari Dika.


" siapa yang sakit ?" tanya Dika pada dirinya sendiri yang kini sudah melajukan mobilnya menuju rumah sakit dimana Rekha di rawat beberapa hari lalu.


Hanya butuh waktu empat puluh menit untuk Dika sampai ke rumah sakit, dan masih dengan pikiran yang menebak nebak siapa sebenarnya yang sakit.


Sreeettttt


Dika mendorong pintu ruangan 3006 dimana semua keluarganya sudah ada di sana termasuk Yasmin dan bi Lilis.


deggg


Dika baru menyadari jika yang kembali terbaring di atas tempat tidur adalah Rekha istri yang selama beberapa hari ini iya abaikan.

__ADS_1


" kha.. kamu kenapa ?" tanya Dika setelah tau jika Rekha yang kembali terbaring di rumah sakit.


" kamu nanya kenapa Rekha ?" tanya pak Bram yang kecewa dengan kelakuan putranya.


" Dika benar benar ngga tau yah " ucap Dika sambil melihat ke arah ayah yang terlihat kecewa padanya.


" lukanya infeksi " ucap Bu suci menengahi pertengkaran suaminya dengan Dika.


" kamu tuh kenapa sih dik ?" tanya pak Bram yang merasa tidak pernah mendidik Dika untuk menjadi laki laki yang tak bertanggung jawab seperti ini.


" dia itu istrimu, suka tidak suka " ucap pak Bram, bi Lilis yang melihat suasana yang tidak cocok untuk Yasmin akhirnya angkat bicara.


" saya dan Yasmin ke taman dulu " ucap bi Lilis sambil menarik Yasmin keluar dari ruangan Rekha.


" mas Dika ngga salah yah.. " ucap Rekha yang mencoba bangun dari tidurnya.


" lagian ini tidak terlalu parah " ucap Rekha yang tak ingin Dika semakin menjauhinya karena ayah dan ibu Dika memarahinya.


" kamu terlalu lemah kha.. " ucap pak Bram


" ayah ngga tau ada masalah apa kamu dengan istri kamu " ucap pak Bram yang kini sudah melembutkan nada suara nya.


Pak Bram pun menarik nafasnya begitu dalam bahkan bi suci pun membantu menenangkan suaminya agar bisa menguasai emosinya.


" jika memang kamu tidak bisa menjaga Rekha, ceraikan dia agar di bisa bebas meraih kebahagiaan " ucap pak Bram.


Ucapan pak Bram sontak saja membuat Dika menatap tak percaya jika ayahnya bisa dengan mudah menyarankan seperti itu pada dirinya.


" yah " Bu suci menggenggam tangan pak Bram yang sudah terlalu jauh berbicara.


" jaga istrimu dengan baik, Yasmin akan pulang bersama kami " ucap Bu suci yang memilih mengajak pulang suaminya karena Bu suci sangat tau tabiat suaminya jika melihat seorang suami yang menyia nyiakan istrinya.


" Dika antar " ucap Dika namun di tahan oleh pak Bram.


" tidak perlu, yang harus kamu jaga istri kamu bukan kami " ucap pak Bram sambil menarik istrinya keluar dari kamar Rekha.


Setelah tidak melihat kedua mertuanya lagi, Rekha pun memilih merebahkan tubuhnya yang masih terasa panas akibat infeksi luka yang iya alami.


" kamu sebenarnya kenapa kha ?" tanya Dika yang sudah duduk disamping Rekha sambil menggenggam tangan Rekha yang Rekha letakan di atas perutnya.

__ADS_1


" ngga papa mas, hanya panas saja " ucap Rekha yang kembali membuka matanya dan melihat ke arah Dika.


" maaf.. " ucap Rekha sambil menitikkan air mata nya.


" gara gara Rekha mas jadi di marahi oleh ayah " ucap Rekha, Dika yang masih menggenggam tangan Rekha pun kini sudah melepaskan genggaman tangannya dan menghapus air mata yang mengalir di sudut mata Rekha.


" kamu ngga salah " ucap Dika yang kini sudah menatap serius ke arah Rekha.


" harusnya mas tau jika mas sudah menghancurkan kehidupan dan masa depan kamu " ucap Dika saat mengingat Poto yang di kirim oleh orang yang sudah dika tebak siapa orangnya.


" maksud mas apa ?" tanya Rekha yang memang tidak mengerti dengan arah ucapan Dika.


Dika pun menunjukan Poto yang tadi pagi di kirim seseorang padanya, yang tentu saja membuat Rekha semakin kecewa dengan pemikiran Dika.


" maksud mas, Rekha selingkuh ??" ucap Rekha yang kembali meneteskan air mata nya .


" Rekha memiliki hubungan khusus dengan satria !! " ucap Rekha yang semakin deras derai air mata nya.


" baik lah.. jika memang mas berpikir seperti itu Rekha bisa apa " ucap Rekha karena dirinya tidak memiliki hak mengatur jalan pikiran Dika terhadapnya.


" Rekha akan menuruti apapun yang mas putuskan untuk Rekha " ucap Rekha sambil menghapus air mata nya tak mau berhenti mengalir.


" tapi Rekha mohon jangan mengatakan apapun pada bi Lilis " ucap Rekha yang sudah tidak berani menatap ke arah Dika suaminya yang bahkan belum satu bulan mereka mengarungi rumah tangganya.


" biarkan bi Lilis beranggapan jika kita baik baik saja " ucap Rekha sambil terus menghapus air mata nya.


" setelah bi Lilis pulang, mas boleh langsung menceraikan Rekha .. " ucap Rekha yang masih tak kuasa menahan semuanya bahkan rekha mengatakan itu dengan terbata bata.


" tapi satu yang harus mas tau dan mas ingat" ucap Rekha yang kini sudah mulai bisa mengendalikan emosi nya.


" tidak semua yang terlihat seperti apa yang kita pikirkan dan Rekha harap mas akan selalu bahagia meski tak bersama Rekha..


✍️✍️✍️ waduh.. Rekha nya pasrah banget di gituin sama Dika 🤔🤔 apa itu bagian dari taktik Rekha 🤭🤭


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2