
Dika yang baru saja tiba di rumah pun langsung menaiki tangga menuju kamarnya agar bisa segera membersihkan diri dan berganti pakaian karena akan pergi bersama dengan Rekha.
" Bu.. apa Rekha masih belum siap ?" tanya Dika saat melihat ibunya yang keluar dari kamar Rekha seorang diri.
" kamu liat sendiri saja di dalam, Rekha tidak percaya diri dan merasa apa yang di kenakan nya tidak pantas bersanding dengan kamu " ucap Bu suci apa adanya.
Dika pun berjalan menuju kamar Rekha dan Dika pun mendorong pintu kamar Dika, tapi apa yang di lihat Dika membuat Dika tidak percaya jika Rekha bisa secantik ini meski dengan pakaian seadanya.
" mas.. mas Dika " ucap Rekha yang sudah ada di hadapan Dika saat ini bahkan Rekha melambaikan tangannya tepat di wajah Dika.
" oh.. maaf.. kamu sudah siap .. ayo" ucap Dika yang menjadi gugup di hadapan Rekha.
Dika dan Rekha pun keluar kamar menuju ruang keluarga tapi bi Lilis dan Yasmin malah belum bersiap.
" loh bi, kok Yasmin sama bibi masih belum siap ?" tanya Dika yang mewakili pertanyaan Rekha.
" Yasmin katanya mau di rumah saja jadi bibi juga di rumah saja temani Yasmin " ucap bi Lilis yang ingin memberikan Rekha waktu lebih banyak bersama Dika.
" benar sayang ?" tanya Dika memastikan dan langsung di jawab anggukan oleh Yasmin.
" ya sudah ayah sama kakak pergi dulu ya " ucap Dika sambil mencium kening Yasmin.
" jaga Rekha baik baik " ucap Bu suci sambil menyimpan tangan Dika di pinggang Rekha.
" siap bu.. " ucap Dika sambil mengeratkan rangkulannya pada Rekha agar lebih dekat dengan nya.
Kini Rekha dan Dika pun sudah berada di dalam mobil menuju sebuah swalayan yang cukup besar di kota nya,
" mas kita mau apa di sini ?" tanya Rekha yang baru saja turun dari mobil Dika.
" kita akan membeli semua yang kamu butuhkan sebagai seorang istri dari Dika dewangga " ucap Dika sambil menuntun Rekha memasuki swalayan tersebut.
Dika dan juga rekha pun terlihat seperti pengantin baru yang penuh dengan cinta dan tak jarang Dika memberikan pujian pada Rekha yang terlihat cantik menggunakan pakaian apapun.
__ADS_1
" akhirnya kamu menunjukan siapa dirimu yang sebenarnya " ucap Rissa yang merasa iri pada Rekha yang bisa membeli semuanya dengan mudah.
" maksud mba apa ?" tanya Rekha yang mulai merasa malu karena banyak pengunjung yang melihat ke arah mereka.
" lihat lah semuanya, wanita ini berhasil menjerat seorang suami yang baru saja di tinggal meninggal oleh istrinya " ucap Rissa semakin menjadi.
" oh.. jadi ini istri kamu dik ?" tanya teman sekantor Dika yang tak lain adalah Ilham.
" cantik juga, tak sia sia kamu menikahi seorang pembantu seperti itu " ucap Ilham yang membuat darah Dika mendidih seketika dimana Ilham dengan sengaja menghina Rekha di depan umum.
" anda benar pak, dia sebelum nya pembantu atau lebih tepatnya pengasuh Yasmin" ucap Risa yang tak bisa melanjutkan ucapannya karena Dika sudah berjalan ke arahnya.
" dia Rekha.. dan Rekha jauh lebih baik dari pada kamu yang lebih seperti seorang penggoda pada laki laki yang baru saja ditinggal meninggal istrinya yang tak lain saudara jauh kamu sendiri " ucap dika sambil menggenggam tangan Rekha.
" dan untuk kamu Ilham " ucap Dika yang kini tatapannya lebih terarah pada Ilham yang tak jauh dari nya.
" meski dia mantan pengasuh Yasmin tapi dia jauh lebih terhormat dari semua wanita yang pernah kamu ajak kencan selama ini " ucap Dika sambil berjalan meninggalkan Rissa dan juga Ilham yang langsung memberikan balasan yang pas untuk keduanya.
" mas.. kita pulang saja " ucap Rekha yang sudah tidak semangat mencari apa yang sudah di rencanakan Dika untuknya.
" tapi Rekha kasihan sama mas yang di permalukan seperti tadi " ucap rekha yang bukan hanya memikirkan dirinya tapi juga reputasi yang Dika miliki selama ini.
" mas akan kuat selama kamu kuat berdiri di samping mas dan juga bersama dengan Yasmin " ucap Dika yang kini memilih berhenti di depan sebuah restoran cepat saji.
" kita makan dulu.. karena berdebat juga perlu energi " ucap Dika yang kini sudah duduk disudut ruangan, Dika dan Rekha pun sudah memesan apa yang akan mereka makan dan mulai memakan apa yang sudah mereka pesan.
" kha.. Rekha " ucap seorang laki laki yang usianya tak jauh dari Rekha, Rekha pun mengangkat wajahnya dan sungguh kagetnya saat di hadapan Rekha kini muncul seorang laki laki yang dulu pernah menyatakan cintanya pada Rekha.
" iya benar kamu Rekha " ucap orang tersebut yang ternyata langsung memeluk Rekha tepat di hadapan Dika yang mana wajah Dika langsung berubah memerah menahan amarah yang tak terima Rekha di sentuh laki laki lain.
" maaf sat jangan seperti ini " ucap Rekha yang langsung melepaskan pelukan satria dari tubuhnya.
" maaf aku terlalu bahagia bisa bertemu kamu di sini " ucap Satria yang tanpa rasa sungkan kini sudah duduk di samping Rekha.
__ADS_1
Tak ingin Dika salah paham, Rekha pun memilih berpindah ke dekat Dika yang tentu saja membuat satria menatap penuh kecewa pada Rekha yang masih saja menghindarinya.
" mas kenalkan ini satria teman Rekha di sekolah dulu " ucap Rekha yang tak ingin suaminya salah paham.
" satria lebih tepatnya orang yang masih mencintai Rekha sampai saat ini " ucap Satria yang membuat Rekha terbatuk karenanya.
" uhhuk uhhhuk.. " Dika dan satria sama sama menyodorkan minuman untuk Rekha tapi yang di minum adalah air pemberian Dika suaminya.
" sat .. Kenal kan ini mas Dika suami ku " ucap Rekha sambil menggenggam tangan Dika tapi ucapan Rekha tidak membuat satria percaya begitu saja.
" jangan berbohong demi menghindari ku lagi kha " ucap Satria yang mencoba melepaskan tangan Dika dan juga Rekha.
" lalu harus dengan apa agar kamu percaya jika Rekha memang sudah menjadi istri saya " ucap Dika yang tak ingin ada benalu dalam rumah tangga nya.
" karena saya tau jika Rekha tak ingin nikah muda sebelum bisa membahagiakan orang tuannya bahkan Rekha yang ku kenal sangat ingin sekali kuliah " ucap Satria saat mengingat alasan yang di berikan Rekha dulu saat satria mengatakan cinta pada Rekha.
" tapi aku kini sudah menikah dan kita bisa saja bukan merubah arah tujuan hidup kita bukan ?" ucap Rekha yang tak ingin Dika salah paham.
" sudah lah mas.. ayo kita pulang saja " ucap Rekha yang sudah beranjak dari duduknya tanpa menyelesaikan makan malam nya.
" aku yakin kamu pasti terpaksa bukan.. ?" ucap Satria sambil menahan tangan Rekha.
" LEPASKAN TANGAN ISTRI SAYA.." bentak Dika tapi langsung ditarik oleh Rekha agar tak terjadi keributan di sana.
" ayo mas.. kita pulang saja jangan pedulikan ucapan satria " ucap Rekha.
" kamu ngga cinta kan sama dia ??
✍️✍️✍️ wiss.. roman romannya ada yang mulai cemburu nih..
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹