Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Renggang...


__ADS_3

Dika dan Rekha baru saja tiba di rumah saat semuanya sudah tertidur hingga rumah terasa sangat sepi.


" mau kha buatkan teh hangat ?" tanya Rekha yang melihat Dika yang terlihat diam setelah pulang dari restoran.


" boleh " ucap Dika sambil mendudukkan diri di ruang keluarga tanpa melihat ke arah Rekha.


Rekha yang telah menyimpan semua belanjaannya pun kini sedang membuatkan teh hangat untuk Dika.


" kamu ngga mencintai dia kan ?" kata kata satria terus terngiang di telinga Dika apalagi saat Rekha yang dengan lugas menjawab tanpa ada keraguan dari apa yang iya ucapkan di hadapan satria dn dirinya.


" aku mencintai nya sangat " jawaban itulah yang di berikan Rekha saat terus di desak oleh satria, Dika yang tidak ingin percaya pun kini terus berperang dalam batinnya jika apa yang di dengarnya itu hanya lah kebohongan yang Rekha lakukan.


Dika yang sedang melamun pun langsung tersadar saat mendengar suara gelas yang di letakan Rekha di atas meja.


" maaf.. mas sampai kaget seperti itu " ucap Rekha yang merasa telah mengganggu Dika.


" duduk " ucap Dika sambil menepuk sofa yang ada di sampingnya, rekha pun duduk disamping dika meski mas berjarak.


" ada apa mas ?" tanya Rekha yang tau jika ada yang ingin Dika tanyakan padanya.


" satria itu siapa ?" tanya Dika seperti seorang polisi yang sedang mengintrogasi penjahat.


" teman Rekha waktu sekolah dulu " ucap Rekha apa adanya.


" lalu kenapa dia tau arah tujuan hidup kamu ?" tanya Dika yang masih belum percaya begitu saja.


Rekha menatap sekilas ke arah Dika yang terlihat mencurigai dirinya memiliki hubungan dengan satria.


" dulu saat kha kelas dua SMA satria mulai mendekati Rekha secara intens " ucap Rekha sambil mengingat peristiwa dua tahun silam.


flashback dua tahun saat Rekha kelas dua SMA


" kha.. " satria yang sudah mendekati Rekha selama lebih dari dua bulan pun mencoba menghentikan Rekha yang baru saja bersiap untuk pulang ke rumah.


" kenapa sat ?" tanya Rekha yang memang merasa jika Satri menyukai nya.


" kita makan bakso dulu ya di kantin sekolah " ucap satria sambil menarik tangan Rekha tapi Rekha berusaha menolak dengan halus ajakan satria.

__ADS_1


" maaf sat aku harus pulang, ibu dan ayah pasti sudah nungguin aku di rumah " ucap Rekha yang memang selalu pulang tepat waktu.


" kali ini saja kha " ucap satria sambil menggenggam tangan Rekha.


" jika memang ada yang ingin kamu sampaikan kita bicara di sana saja " ajak Rekha ke sebuah bangku taman yang tak jauh dari tempat mereka berdiri.


" aku suka sama kamu " ucap satria saat mereka sudah duduk di kursi taman sekolah.


" aku sudah lama suka sama kamu, aku ingin menjadi kekasihmu " ucap satria sambil menggenggam tangan Rekha, tapi dengan sangat sopan Rekha melepaskan genggaman tangan Satria.


" maaf.. tapi aku tidak ingin berpacaran saat ini " ucap Rekha yakin tanpa di pikirkan lebih dulu.


" aku ingin bisa mencapai semua cita cita ku " ucap Rekha memandang jauh ke depan.


" aku ingin kuliah, aku ingin bisa membahagiakan orang tua ku dan aku ingin memberikan kehidupan yang layak untuk mereka " ucap Rekha yakin.


Satria merasa bangga dengan apa yang ingin di capai oleh Rekha tapi tetap saja satria ingin bisa mendampingi Rekha saat mencapai semua tujuannya.


" jadi maaf aku tidak bisa menerima cinta kamu " ucap Rekha yang bersiap untuk pergi meninggalkan satria.


" tapi kha, aku bisa menemanimu, mewujudkan semua cita cita mu " ucap satria yang memang sangat mencintai Rekha.


" dan jika memang kita berjodoh, kita pasti bisa bersama dengan cara yang tidak kita duga " ucap Rekha


flashback off.


Rekha menatap suaminya yang masih serius mendengarkan apa yang baru saja iya ceritakan.


" terserah mas mau percaya atau tidak dengan apa yang baru saja Rekha ceritakan " ucap Rekha.


" tapi satu yang pasti Rekha tidak pernah memberikan harapan pada satria apalagi meminta satria untuk menunggu Rekha selam ini " ucap Rekha yang memilih bangkit dan meninggalkan Dika yang masih tak berkata apapun.


Dika bukan tidak percaya apa lagi cemburu Rekha di sukai laki laki lain, tapi Dika tidak ingin menghalangi kebahagiaan orang lain demi kebahagiaan nya sendiri.


" beri mas waktu untuk memikirkan apa yang harus mas putuskan " ucap Dika yang memutuskan tidur di kamarnya bersama Nadira malam ini.


Rekha yang masih belum tertidur pun menunggu kedatangan Dika, tapi hingga tengah malam Dika masih belum masuk ke dalam kamarnya.

__ADS_1


' Rekha tau jika pondasi pernikahan kita begitu rapuh, terlebih tipisnya kepercayaan yang kamu miliki untuk kha ' gumam Rekha yang tak terasa kini air matanya mulai menetes di sela sela matanya.


' tapi kha akan selalu setia di sini ' gumam Rekha dan tak lama Rekha pun tertidur dengan hati yang Kecewa.


Lain halnya dengan Dika yang sudah tertidur pulas tanpa memikirkan perasaan Rekha yang menunggunya.


Setelah malam itu Rekha dan Dika kembali merenggang meski sebenarnya Dika yang seperti nya menjaga jarak dari Rekha, meski begitu Rekha terus saja membantu menyiapkan semua keperluan Dika mulai dari pagi hari hingga saat menjelang tidur.


" dik.. nanti setelah pulang kerja ibu dan bapak mau bicara " ucap Bu suci yang memperhatikan apa yang terjadi pada Rekha dan juga Dika.


" iya Bu.. kalo begitu Dika pamit dulu " ucap Dika tanpa menunggu Rekha mengantar dirinya seperti biasa.


" Bu.. mas Dika kemana ?" tanya Rekha yang baru saja kembali dari dapur untuk mengambil sesuatu.


" baru saja berangkat kerja, mungkin masih ada di luar " ucap bu suci yang merasa kasihan dengan apa yang Rekha alami saat ini.


" Bu.. Rekha izin keluar sebentar ya " ucap Rekha yang memang hari ini jadwalnya kontrol bekas luka tusuk yang terasa nyeri akhir akhir ini.


" kemana ?" tanya Bu suci.


" ke rumah sakit Bu " ucap Rekha sambil memperlihatkan jika dirinya baik baik saja.


" oh apa ini sudah waktunya kamu kontrol bekas luka waktu itu ya " ucap Bu suci menebak dan Rekha pun hanya mengangguk kan wajahnya.


" mau ibu temani ?" tanya Bu suci yang tak tega Rekha pergi seorang diri.


" ngga papa Bu, Rekha bisa sendiri, lagian hanya ngecek saja apa luka nya sudah kering atau belum" ucap Rekha yang tak ingin ibu mertuanya khawatir pada dirinya.


" ibu telepon Dika ya biar Dika yang menemani kamu ke rumah sakit " ucap Bu suci tapi Rekha langsung menggeleng.


" ngga papa Bu, Rekha juga ngga akan lama "


" janji..


✍️✍️✍️ ada apa dengan Dika sebenarnya? dan apakah Rekha benar benar baik baik saja ??


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2