
Dika yang berhasil membujuk Rekha untuk pergi baby moon pun kini baru saja tiba di pulau Bali, pulau impiannya dengan mendiang istrinya Nadira tapi belum juga impian itu tercapai Nadira sudah lebih dulu menghadap sang pencipta.
Tapi siapa sangka kepergian Dika dan Rekha juga di barengi dengan seseorang yang menaruh dendam begitu besar pada Rekha karena merasa telah merebut Dika darinya.
" aku yakin kali ini akan berhasil membuat kamu berpisah dari Dika untuk selamanya " ucap wanita itu yang tak lain adalah Rissa wanita yang mencintai Dika bahkan saat Dika masih bersama dengan Nadira.
Dika yang sangat bersemangat pun langsung menggiring Rekha menuju pantai yang terkenal di pulau Bali menikmati senja di pantai Sanur.
" sayang, kamu tau mas pernah berharap bisa datang ke sini bersama Nadira " ucap Dika sambil memeluk Rekha dari belakang bukan untuk membuat Rekha cemburu, Dika mengatakan hal itu pada Rekha hanya ingin Rekha tau darinya bukan dari orang lain.
" tapi mas merasa bersyukur bisa datang kesini bersama kamu dan juga anak anak kita meski mereka masih ada di dalam kandungan" ucap Dika lagi.
Rekha hanya menyandarkan kepalanya di dada Dika menikmati momen yang entah kapan bisa terulang lagi, entah lah apa yang di rasakan Rekha yang pasti iya merasa jika ini adalah saat saat terakhir nya bersama dengan Dika suaminya.
" sayang kenapa diam saja ?" tanya Dika yang langsung memutar tubuh Rekha agar menghadap padanya.
" Rekha hanya sedang menyimpan setiap momen yang kita habiskan di sini berdua " ucap Rekha sambil membelai pipi Dika suaminya yang terlihat semakin gagah dan dewasa.
" makan yu Rekha lapar " ucap Rekha karena perutnya sudah mulai berdendang minta di isi begitu pun di kembar dalam perutnya.
Dika pun langsung menuntun Rekha menuju restoran yang tak jauh dari pantai yang masih satu tempat dengan resort yang Dika booking.
" apa ini juga makanan yang ingin mas makan bersama mba Nadira ?" tanya Rekha tiba tiba yang tentu saja membuat Dika terdiam dan langsung menatap ke arah Rekha mencari tau apa Rekha sedang cemburu atau hanya bertanya.
" Rekha hanya ingin tau, Rekha ngga cemburu toh yang akhirnya datang kesini bersama mas itu Rekha " ucap Rekha sambil menggenggam tangan Dika agar Dika yakin jika dirinya baik baik saja.
" ngga, kamu tau kenapa mas pesan ini ?" tanya Dika sambil balas menggenggam tangan Rekha, sedangkan Rekha hanya menggeleng karena memang dirinya masih belum tau banyak tentang masakan kesukaan Dika.
" mas ngidam makan sate lilit dari dua bulan lalu tapi mas maunya makan langsung di Bali" ucap Dika yang sebenarnya merasa malu mengakui hal itu, tapi saat mendengar itu membuat Rekha lega.
Tak jauh dari tempat duduk dika dan Rekha ada sepasang mata yang terus mengawasi tanpa di sadari oleh Dika dn Rekha, iya hanya bisa melampiaskan kekesalannya pada makanan yang ada di hadapannya.
" nikmati saja saat saat ini karena esok semuanya akan berbeda " ucap Rissa dengan sorot mata yang terlihat mengerikan.
__ADS_1
" mas Rekha ke toilet sebentar ya " ucap Rekha yang baru saja meletakan gelas minum nya.
" mas antar ?" tanya Dika yang ingin menemani Rekha, tapi Rekha menggeleng dan langsung pergi meninggalkan Dika di sana.
" dia sudah menuju ke arah mu " ucap Rissa sambil memberitahu pada orang yang sedang membantunya.
" siap " tanpa banyak bicara orang itu langsung bergerak cepat sebelum ada yang menyadari pergerakan mereka.
Sedangkan di rumah Yasmin terlihat gelisah dan rewel bahkan selalu menanyakan Rekha pada Bu suci meski baru saja sebelumnya Yasmin sudah menanyakan Rekha.
" nek telepon ayah " rengek Yasmin saat mereka baru saja mau tertidur di kamar Yasmin.
" sayang.. Ini sudah malam, besok pagi saja ya kita telepon ayah sama ibunya " ucap Bu suci merayu Yasmin, tapi Yasmin menggeleng sambil menitikkan air mata.
Tak tega melihat Yasmin yang sudah menangis akhirnya Bu suci pun mencoba menghubungi Dika dan berharap Dika mengangkat sambungan telepon nya.
" halo dik, kamu sedang dimana ? Apa Rekha ada bersama mu ?" tanya Bu suci yang langsung memberondong pertanyaan saat sambungan teleponnya tersambung dan langsung di angkat oleh Dika.
" halo Bu, banyak sekali yang ibu tanya " ucap Dika saat mendengar ucapan ibunya di sebrang sana.
" Yasmin menanyakan Rekha, bahkan Yasmin terlihat sangat gelisah " jelas Bu suci yang sengaja merubah panggilan nya menjadi video agar Yasmin bisa melihat Dika.
" ayah.. Ibu mana ?" tanya yasmin dengan tersedu sedu.
" ibu lagi pergi ke toilet tapi belum kembali "
Degg
Dika baru menyadari jika Rekha sudah pergi mungkin ada dua puluh menit Rekha ke toilet.
" Bu Dika tutup dulu ya, Dika mau cek Rekha dulu " ucap Dika sambil menutup sambungan teleponnya.
Dika langsung berjalan ke arah Rekha tadi pergi tapi sampai di depan toilet Dika kebingungan saat akan memasuki toilet wanita.
__ADS_1
" bagaimana ngecek Rekha ada di dalam atau tidak ?" tanya Dika pada dirinya sendiri, dan sepertinya keberuntungan sedang berpihak pada Dika dimana ada pegawai resto perempuan yang akan memasuki toilet tersebut.
" mba bisa minta tolong cek di dalam apa ada istri saya atau tidak ?" ucap Dika, pegawai itu pun langsung mengangguk sambil memasuki toilet untuk mengecek keberadaan Rekha, tapi tak lama pegawai itu pun keluar sambil menggeleng.
" maaf pak di dalam tidak ada siapapun " ucap pegawai itu sambil pergi meninggalkan Dika yang masih tak percaya jika Rekha tidak ada di dalam sana.
" kamu kemana sayang ?' tanya dika pada dirinya sendiri tapi sambil berjalan ke arah meja berharap Rekha sudah kembali dan duduk di mejanya lagi.
Tapi harapan Dika langsung pupus saat tidak menemukan Rekha di sana,
" kamu kemana sayang " Dika sudah mulai merasa tidak nyaman karena tidak menemukan keberadaan Rekha dimana pun bahkan Dika sudah menyisir setiap sudut di resto itu.
" cctv ya cctv aku harus mengecek cctv yang mengarah ke toilet " gumam Dika karena merasa jantungnya semakin berdebar kencang.
" pak, bisa bantu saya " ucap Dika yang sudah berada di hadapan security resort yang tak jauh darinya.
" ya.. " ucap security itu singkat.
" istri saya tidak kembali padahal hanya pamit ke toilet resto saja " ucap Dika mencoba tenang meski hatinya tidak baik baik saja.
" apa anda sudah mencoba menghubungi istri anda ? Siapa tau istri anda sedang pergi ke suatu tempat tanpa sempat menghubungi anda " ucap security yang harus bersikap tenang menghadapi setiap situasi yang terjadi.
" telpon ? Ya handphone " Dika langsung menghubungi Rekha tepat di hadapan security karena jika memang ada apapun iya bisa mengatasinya.
" tidak aktif.. "
" kamu kemana sayang.. "
✍️✍️✍️ kemana ya ?? apa mungkin di bawa oleh orang suruhan rissa ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹