Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Meyakinkan Bumil..


__ADS_3

Untuk pertama kalinya Dika bisa melihat kecemburuan di wajah Rekha selama pernikahan mereka, bahkan saat Sulis dan Risa masuk dalam rumah tangga nya tidak membuat Rekha seperti itu.


Dika yang ingin melihat sejauh apa Rekha menunjukkan rasa cemburunya seolah tak mendengar apa yang di tanyakan Rekha padanya tapi langsung merangkul pinggang Rekha menuju mobil mereka.


" selamat ya sayang dan terima kasih karena sudah mengabulkan harapan kami yang ingin memiliki cucu " ucap Bu suci yang tak bisa membendung apa yang iya rasakan.


" sama sama Bu, Rekha juga bersyukur ibu membawa Rekha untuk memeriksa kandungan Rekha " ucap Rekha yang kini sudah duduk di dalam mobil sedangkan Dika kembali membawa mobil menuju rumah.


" andai ibu tidak membawa Rekha periksa mungkin Rekha tidak akan sadar jika Rekha tengah mengandung " ucap Rekha yang memang tidak merasakan gejala apapun pada kehamilan nya.


Dan tak butuh waktu lama mobil yang membawa Dika dan keluarga nya pun sudah sampai di rumah, tapi Rekha langsung menghindar saat Dika ingin berjalan beriringan dengan nya.


" ada apa dengan dengan Rekha ?" tanya pak Bram pada Dika yang di tinggal pergi oleh rekha.


" Rekha tadi bertanya Inara itu teman atau teman, tapi Dika tidak menjawab apapun karena untuk pertama kalinya Dika melihat Rekha cemburu " ucap Dika bicara apa adanya.


plakk


Pak Bram memukul kepala belakang Dika lumayan kencang karena keusilan Dika yang tidak pada tempatnya.


" Bodoh ..." ucap pak Bram sambil duduk di ruang keluarga sedangkan Dika ikut duduk di depan ayahnya meski terhalang meja.


" jangan bermain api dengan wanita hamil jika tidak ingin menanggung akibatnya ? ucap pak Bram mengingatkan Dika.


" wanita hamil itu sangat sensitif terlebih jika menyangkut wanita dari masa lalu suaminya " ucap pak Bram, Dika yang menyadari kesalahannya pun kini bangkit dari duduknya untuk mencari Rekha.


" jaga Rekha sebaik mungkin, karena mungkin nanti kamu tidak akan bisa menemukan wanita sebaik dan setulus Rekha yang menerima kamu dan yasmin apa adanya " ucap pak Bram sebelum Dika jauh.


Dika pun langsung memasuki kamar Rekha tapi Rekha tidak ada di dalam sana, tak pantang menyerah Dika pun mencari Rekha di dapur dan berharap Rekha ada di sana tapi teta saja Dika tidak menemukan Rekha di sana.


" Bu.. Rekha dimana ?" tanya Dika pada Bu suci yang baru saja dari kamar Yasmin.


" loh bukannya rekha ada di kamarnya ?" ucap Bu suci yang memang melihat Rekha memasuki kamarnya, tai dik menggeleng sambil menyisir kira kira dimana Rekha berada.

__ADS_1


" memang ada apa ?" tanya Bu suci sambil menatap ke arah Dika tau Dika menggeleng sambil terus mencari Rekha.


" kha.. sayang... " Dika memanggil Rekha dan berharap Rekha mau menjawab panggilannya.


" pak Dika cari Rekha ?" tanya bi Lilis yang baru saja keluar dari kamarnya setelah mendengar teriakkan Dika yang menggema di dalam rumahnya.


" iya bi.. apa bibi lihat Rekha ?" tanya Dika penuh harap.


" Rekha sedang tidur di kamar bibi " ucap bi Lilis tanpa curiga jika sedang ada malah Dika dengan keponakan nya.


Tanpa meminta izin Dika pun memasuki kamar bi Lilis untuk melihat dan benar saja jika di sana Rekha sedang tertidur pulas meski dengan wajah yang terlihat sembab.


" maafkan mas sayang.. mas tadi terlalu senang melihat kamu yang cemburu tapi mas tidak pernah berpikir jika kamu akan sampai seperti ini " ucap Dika sambil membelai kening Rekha yang tertutup rambut, dan hal itu malah mengusik Rekha yang tengah tertidur.


" mas.. " Rekha langsung memanggil Dika yang masih duduk di sampingnya bahkan TK mengalihkan pandangan nya dari nya.


" maafkan mas jika kamu jadi berpikir macam macam tentang mas " ucap Dika yang menyesal telah membuat Rekha berpikir buruk tentang dirinya.


" inara hanya teman mas " ucap Dika menjeda ucapannya karena membantu Rekha yang berusaha bangun dari tidurnya.


" meski sebenarnya dulu Inara pernah menyatakan cintanya sama mas, tapi mas tidak pernah menanggapi perasaan nya " ucap Dika berkata apa adanya.


" mas yakin ?" tanya Rekha memastikan jika Dika memang tidak ada hal yang belum selesai di masa lalunya dengan inara.


" mas yakin, karena cinta pertama mas hanya Nadira " ucap Dika, Rekha yang mendengar penjelasan Dika pun sedikit merasa lega untuk saat ini karena dari apa yang iya lihat jika dokter Inara seperti menaruh hati pada suaminya.


" baiklah kha percaya, tapi jika sampai kha tau mas memiliki hubungan dengan siapapun selain kha izinkan kha untuk pergi jauh dari mas "


Dika yang mendengar apa yang di katakan Rekha pun langsung menarik Rekha kedalam pelukannya seolah itu adalah keputusan final yang akan Rekha ambil jika hal itu terjadi.


" mas janji dan mas akan berusaha untuk menjaga dan mempertahankan rumah tangga kita " ucap Dika yang masih memeluk Rekha dan di akhiri kecupan di kening Rekha.


" ayo kita ke kamar, di sana kamu bisa melanjutkan tidur nya atau kamu mau sesuatu ?" tanya Dika yang mengingat jika wanita hamil sering meminta sesuatu.

__ADS_1


Tapi Rekha menggeleng karena dirinya memang tak menginginkan sesuatu.


" kha mau bobo aja tapi mas temani ya " ucap Rekha dengan wajah tertunduk malu saat mengatakan hal itu.


" baik ibu ratu perintah mu akan hamba laksanakan " ucap Dika sambil menggandeng Rekha keluar dari kamar bi Lilis menuju kamarnya yang ada di dekat ruang tamu.


" sudah baikan ?" tanya Bu suci menggoda Dika, Rekha hanya bisa menunduk malu karena sikapnya yang mendadak sensitif seperti ini.


" udah dong.. sekarang mau temenin Bumil bobo siang dulu " ucap Dika yang sambil merangkul pinggang Rekha dan meninggalkan kedua orang tuanya.


" anak mu Bu.. " ucap pak Bram sambil merangkul Bu suci yang meras bahagia melihat Dika yang sudah bisa meluluhkan Rekha lagi.


" anak ayah juga " ucap Bu suci.


" ibu bahagia akhirnya bisa memiliki cucu dari Dika " ucap Bu suci yang tak bisa menutupi rasa bahagia nya saat tau Rekha tengah hamil anak Dika.


Lain halnya setelah kepergian Dika dan keluarga nya dari klinik Inara terlihat sepasang mata yang menatap Rekha penuh amarah, siapa lagi kalo bukan Sulis yang juga sedang mengunjungi dokter kandungan atas ajakan Alex.


" kapan kita akan menjauhkan Dika dari Rekha ?" tanya Sulis pada Alex yang dari tadi ada di samping nya.


" apa kamu masih tetap ingin memisahkan mereka berdua ?" tanya Alex yang sudah berusaha keras membuat Sulis melupakan dendamnya pada Rekha.


" tentu saja, aku tidak ingin membiarkan mereka bahagia begitu saja " ucap Sulis menggebu.


" jadi jika kamu masih belum memiliki ide biar aku yang bertindak sendiri "


✍️✍️✍️ apa Sulis juga hamil sama seperti Rekha ? dan apa yang akan Sulis lakukan pada Rekha ? dan siapkan sebenarnya Alex ? apa dia benar benar musuh bagi Rekha dan Dika atau malah sebaliknya??🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2