Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Titik Kesabaran Alex


__ADS_3

Terobsesi mungkin kata itu pas untuk di sematkan pada Sulis yang masih berpikir untuk merubah hubungan Dika dan Rekha, meski dirinya sudah bersama dengan Alex laki laki yang begitu mencintainya.


" memang apa yang akan kamu lakukan pada Rekha ?" tanya Alex yang ingin tau rencana yang akan di lakukan Sulis.


" kita lihat saja nanti " ucap Sulis tanpa ingin memberi tahu pada Alex semua rencana yang sudah iya susun sendiri.


" baiklah, tapi kamu harus ingat jika kamu saat ini sedang mengandung buah cinta kita " ucap Alex sambil mengusap perut Sulis yang masih terlihat sedikit membuncit.


" ya.. dan aku harap sembilan bulan akan berlalu dengan cepat agar aku bisa lepas darinya " ucap Sulis yang sebenarnya terpaksa menerima kehamilan nya sedangkan Alex sangat bersyukur dengan kehamilan Sulis.


Keduanya pun memilih kembali ke apartemen Alex, Alex sadar jika Sulis masih belum bisa sepenuhnya menerima dirinya terlebih kandungannya saat ini, tapi Alex masih sangat berharap dan optimis bisa membuat Sulis menerima pernikahan ini.


" aku akan melahirkan anak ini, dan setelah anak ini lahir tolong cerai kan aku " ucap Sulis setelah sampai di dalam apartemen Alex.


" apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan itu ?" tanya Alex yang harus bisa menahan emosinya pada Sulis yang bicara tanpa berpikir jauh.


" tentu saja, karena kamu pun tidak menepati apa yang kamu ucapkan " ucap Sulis yakin.


" dulu kamu berjanji akan membantu ku menghancurkan rumah tangga Dika dan Rekha, tapi mana hingga saat ini rumah tangga mereka baik baik saja " ucap sulis penuh amarah.


" memang apa hebatnya Dika dibandingkan aku ?" Alex yang sudah tidak bisa menahan emosinya lagi kini sudah mencengkram dagu Sulis dengan sorot mata yang sangat tajam.


" aku bahkan lebih segalanya di banding Dika" ucap Alex masih dengan posisi yang sama.


" apa setelah Dika dan Rekha berpisah Dika akan mau bersama kamu " ucap Alex sambil menghempaskan dagu Sulis dengan kasar dan membuat Sulis tersungkur di atas tempat tidur.


" baik lah jika kamu sudah memutuskan seperti itu " ucap Alex yang memilih berbalik meninggalkan Sulis yang terdiam karena baru melihat Alex yang berlaku kasar padanya.


" tapi ingat sekali kamu memilih pergi meninggalkan anak kita nanti, jangan pernah berharap akan bisa melihatnya lagi " ucap Alex sambil membanting pintu kamarnya.


Sulis hanya diam terpaku melihat Alex yang terlihat sangat marah dengan apa yang iya putuskan tapi demi mengobati rasa kecewanya Sulis tetap ingin Dika dan Rekha berpisah.


" bukan salah aku jika aku mengambil keputusan ini, kamu yang sudah ingkar dengan apa yang kamu janjikan padaku " ucap Sulis mencari pembenaran diri.

__ADS_1


Alex memilih keluar dari apartemen untuk menenangkan diri dari pada terus berada di ruangan yang sama dengan Sulis yang mungkin saja dirinya bisa lepas kendali karena terpancing semua yang di ucapkan Sulis.


Alex pun mengeluarkan handphone nya dan mencoba menghubungi seseorang untuk mencari solusi dari masalah yang sedang di hadapan nya.


" halo om.. bisa kita ketemu sekarang ?" tanya Alex saat teleponnya tersambung, setelah masuk kedalam mobilnya.


" baiklah temui saya di tempat biasa " ucap orang tersebut yang tau jika ada hal penting yang akan di sampaikan.


" baik om saya segera ke sana " ucap Alex sambil menutup sambungan telepon nya dan mulai memajukan mobilnya menuju tempat pertemuan.


Sedangkan di rumah Dika, Dika baru saja keluar dari kamarnya setelah yakin jika Rekha sudah tertidur pulas.


" yah.. ayah mau kemana ?" tanya Dika saat melihat ayahnya yang sudah rapih.


" ayah ada urusan sebentar " ucap pak Bram yang sudah menghentikan langkahnya di hadapan Dika.


" nanti kalo ayah sudah pulang, ada yang akan ayah sampai kan sama kamu " ucap pak Bram, Dika hanya mengangguk sambil melihat ayahnya.


Dua jam sudah Rekha tidur siang dimana kini Rekha baru saja membuka matanya tapi dirinya tidak menemukan suaminya yang tadi menemani nya.


" baru bangun ?" tanya Dika sambil berjalan ke arah Rekha yang kini duduk di tepi tempat tidur nya.


" maaf kha tertidur pulas " ucap Rekha yang baru kali ini dirinya tertidur di siang hari.


" ngga papa sayang, mungkin kemauan si kembar yang ingin quality time sama ibunya " ucap Dika sambil membelai perut Rekha yang sedikit membuncit.


" mas pernah bertemu dengan mba Sulis ?" tanya Rekha yang tiba tiba saja teringat tentang Sulis.


" ngga, dan mas ngga perduli dengan apa yang akan dia lakukan selama dia tidak mengusik kamu dan anak anak kita " ucap Dika santai.


" tapi kha khawatir " ucap Rekha yang Sulit menjelaskan apa yang iya khawatir pada Dika.


" sayang tenang saja selama mas ada, mas janji akan selalu menjaga dan melindungi kamu dan anak anak kita " ucap Dika sambil menyelipkan rambut Rekha yang terlihat berantakan.

__ADS_1


" mas janji " ucap Dika sambil mengapit kedua pipi Rekha agar menghadap padanya.


" dik.. Dika lihat siapa yang datang " ucap Bu suci memanggil Dika dengan terburu buru.


Dika dan Rekha pun segera keluar untuk melihat siapa yang datang, yang membuat Bu suci memanggilnya dengan terburu buru.


" senja " ucap Dika dengan raut wajah yang sulit di artikan,


" mas.. dia siapa ?' tanya Rekha yang memang baru melihat wanita itu di rumah Dika.


" dia ... " tanpa melanjutkan ucapannya Dika langsung menarik senja keluar dari rumahnya menjauh dari Rekha.


Rekha yang melihat suaminya menarik seorang wanita keluar dari rumahnya pun kembali curiga karena memang Rekha tidak mengetahui apapun tentang Dika dan masa lalunya.


" tenang ya, jangan berpikir macam macam tentang Dika dan wanita itu " ucap Bu suci yang tak ingin Rekha salah paham dengan Dika dan senja.


" terus kenapa mas Dika menarik wanita itu keluar dari rumah ini ?" tanya Rekha dengan mata berkaca kaca.


" ibu tidak bisa menjelaskan, biar Dika sendiri yang menjelaskan padamu " ucap Bu suci tapi malah membuat Rekha semakin curiga, dengan tergesa dan tak tertahan oleh Bu suci, Rekha pun berjalan keluar rumah untuk melihat Dika dan wanita itu.


" mas.. " Rekha tidak percaya dengan apa yang iya lihat dengan mata kepala nya sendiri, dimana Dika tengah di peluk oleh wanita yang Rekha tau bernama senja.


" sayang... " Dika langsung melepaskan pelukan senja di tubuhnya saat mendengar suara Rekha yang memanggil dirinya.


" sayang.. mas bisa jelaskan " ucap Dika yang berjalan ke arah Rekha yang sudah berlinang air mata meski tatapannya tak teralihkan masih menatap Dika dan senja.


" aku ibu kandung Yasmin...


✍️✍️✍️ siapa lagi ini 🤔🤔 Sulis aja belum selesai kini datang lagi wanita lain 🤦🤦 bagaimana Dika menyakinkan Rekha yang melihat dirinya di peluk wanita lain 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2