Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Gemas...


__ADS_3

" sarapan dulu ya, mas suapin " ucap Dika sambil memegang tempat makan yang sudah di sediakan rumah sakit untuk Rekha.


" kha makan sendiri saja " ucap Rekha sambil mengambil tempat makan yang masih di pegang Dika tapi dengan sigap Dika menjauhkan tempat makan itu dari Rekha.


" nurut sama suami " ucap Dika tegas yang tentu saja membuat Rekha menunduk dan patuh menerima suapan demi suapan yang di berikan Dika padanya.


" mas.. kha mau pulang.." ucap Rekha yang baru saja selesai sarapan.


" kha kangen sama Yasmin " ucap Rekha yang mendapat senyuman manis dari Dika.


" Yasmin ada bi Lilis, jadi kamu harus sehat dulu baru kita pulang " ucap Dika, Rekha memanyunkan bibirnya mendengar jawaban Dika.


" jangan seperti itu " ucap Dika sambil memalingkan wajahnya, karena bagaimana pun dirinya laki laki normal yang sudah sangat lama tidak merasakan ranumnya bi bir wanita.


Rekha yang paham maksud suaminya pun menutup mulutnya dengan kedua tangan tapi Dika yang semakin gemas dengan apa yang di lakukan Rekha pun malah menarik tangan Rekha dan mengecup sekilas bi bir Rekha untuk pertama kalinya.


Mata Rekha membola mendapat perlakuan seperti itu dari Dika suaminya, apalagi ucapan yang Dika lontarkan padanya.


" jangan membuat mas gemas sama kamu " ucap Dika yang langsung membuat Rekha semakin penasaran.


" kenapa ?" tanya Rekha yang tidak paham maksud Dika.


" yang ada kita akan benar benar melakukan itu sebelum cinta di antara kit tumbuh "


bluss.. wajah Rekha merah padam saat mendengar p yang di ucapkan Dika, meski sebenarnya tidak ad yang salah jika mereka melakukan itu.


" atau kamu memang rela melakukan itu sebelum cinta itu hadir " sontak saja membuat Rekha langsung menggeleng, karena bagaimana pun Rekha masih berharap bisa memberikan apa yang selama ini iya jaga pada laki laki yang iya cintai.


Jika di rumah sakit Dika dan Rekha semakin dekat, lain halnya di rumah Dika, dimana mereka kedatangan tamu yang memang sudah di perkirakan akan datang menemui mereka.


" dimana Sulis " ucap ibu Mira saat pintu rumah Dika di buka oleh bi Lilis.


" silahkan masuk Bu " ucap bi Lilis yang masih bersikap sopan meski sebenarnya bi Lilis ingin sekali memarahi Bu Mira yang tidak bisa mendidik anak nya.


Bu Mira dan pak Agam pun memasuki rumah Dika dimana Sulis ada di sana.

__ADS_1


" suci.. dimana Sulis ?" tanya Bu Mira saat sudah melihat suci yang sedang menyuapi yasmin.


" duduk dulu mir.." ucap Bu suci yang tak ingin terpancing emosi oleh sahabatnya, Bu Mira dan pak Agam pun langsung duduk di sofa yang tak jauh dari Bu suci.


" bi.. tolong buka pintu kamar tamu " ucap bi suci yang masih menyuapi Yasmin cucunya.


Bi Lilis pun langsung menuruti apa yang di perintahkan Bu suci lalu setelah itu membawa Yasmin yang baru saja selesai sarapan.


" oh.. ada tamu rupanya " ucap pak Bram yg baru saja keluar dari kamarnya dan duduk di samping istrinya tapati di hadapan Bu Mira dan pak Agam.


" Bu.. " Sulis langsung memeluk ibunya dan menangis dalam pelukan ibu nya, agar iya yakin jika iya mang mendapat perlakuan yang tidak baik di rumah ini.


" kalian apakan Sulis ? " tanya Bu Mira frontal.


" Bu.. kamu harus tenang " ucap pak Agam yang berusaha mengingatkan istrinya yang memang mudah terbawa emosi apalagi jika menyangkut Sulis putrinya.


" gimana bisa tenang pak, putri kita di sekap oleh mereka semalaman entah apa yang sudah Sulis lakukan hingga mereka bisa sekejam itu pada putri kit yang akan menjadi menantu mereka " ucap Bu Mira semakin menjadi.


" sudah..!!" tanya pak Bram


" maaf jika ucapan saya nanti akan menyinggung mas Agam dan mba Mira " ucap pak Bram yang masih menghormati orang tua Sulis yang memang usianya jauh di atas dirinya.


" sebetulnya saya tidak setuju dengan rencana istri saya dan juga istri mas Agam " ucap pak Bram sambil melihat istrinya Bu suci yang terlihat menundukkan wajahnya.


" apa lagi setelah kami tau jika Dika sudah menikahi wanita lain yang ternyata di pilih sendiri oleh mendiang istri Dika langsung " ucap pak Bram lagi.


" maksud kalian apa ?" tanya Bu Mira yang merasa apa yang di sampaikan pak Bram bertele tele.


" begini .." ucap Bu suci yang mungkin dengan dirinya yang menjelaskan bisa membuat keadaan menjadi lebih kondusif.


" saat kami baru saja tiba di rumah ini, Dika ternyata sudah menikahi seorang wanita di KUA pagi tadi " ucap Bu suci yang mencoba mencari kalimat yang menurutnya pas untuk di sampaikan.


" Sulis sudah mau mundur, tapi ibu suci terus mendorong Sulis untuk terus mendekat dan menggoda Dika " ucap Sulis yang langsung memotong ucapan Bu suci sebelum Bu suci memberitahu kan hal yang sebenarnya terjadi.


Pak Bram yang mendengar apa yang di sampaikan Sulis pun hanya mampu mengangkat satu kakinya ke atas kaki lainnya dan melipat kedua tangan di dadanya.

__ADS_1


" apa mas Agam percaya ?" tanya pak Bram, pak Agam pun hanya bisa melihat ke arah putri ya dan juga Bu suci sahabat istri nya.


" masih mau dengar yang sebenarnya terjadi ?" tanya pak Bram hanya ingin melihat sejauh mana orang tua Sulis membela anak mereka.


Pak Agam hanya mengangguk dan pak Bram pun kembali melanjutkan agar semuanya jelas.


" Sulis yang tidak terima terus menerus memohon pada Dika bahkan terlihat seperti seorang wanita yang mengemis cinta pada Dika bahkan tanpa rasa malu Sulis memakai pakaian yang menurut saya sangat tidak pantas di pakai di luar kamar " ucap pak Bram.


" cukup... Sulis tidak mungkin melakukan itu " ucap Bu Mira yang merasa jika yang di sampaikan pak Bram mengada ada.


" terserah mba mau percaya atau tidak, tapi ada yang lebih mengerikan dari itu " ucap pak Bram.


" Sulis dengan sengaja menusuk menantu saya, istri baru Dika hingga harus di larikan ke rumah sakit " ucap Bu suci yang gemas dengan sahabatnya yang terlalu membela putrinya Sulis


" sayang.. apa benar apa yang di sampaikan mba suci ?" tanya pak Agam sambil memegang pundak kanan Sulis.


Tapi Sulis hanya menunduk karena iya tau bagaimana sikap ayahnya jika dirinya berani membohongi pak agam.


" KATAKAN ... APA ITU BENAR ?? " tanya pak Agam yang sedikit mencengkram pundak putrinya.


" sakit yah.." ucap Sulis sambil meringis menahan sakit.


" ayah.. Sulis tidak mungkin melakukan itu !!" ucap Bu Mira.


" DIAM BU.. !!


✍️✍️✍️ Terkadang akibat rasa sayang kita terlalu besar kita seolah menutup mata dan telinga atas setiap kesalahan yang di perbuat olehnya..


Apa yang akan pak Agam lakukan setelah mengetahui jika Sulis benar benar melakukan nya ? dan tindakan apa yang akan di ambil pak Bram pada Sulis ?🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2