
" ok saya akan memaafkan Sulis tapi dengan satu syarat " ucap Dika yang memang terdengar sangat tegas.
" baik Sulis akan melakukan apapun syarat yang kamu berikan " ucap pak Agam tanpa pikir panjang karena yang iya pikirkan hanyalah masa depan Sulis.
" saya tidak ingin melihat Sulis berkeliaran di sekitar saya dan keluarga saya bahkan jika perlu Sulis harus keluar dari kota ini " ucap Dika tapi Rekha yang mendengar itu Lang menggeleng tak setuju dengan apa yang di sampaikan suaminya.
" mas.. " Rekha yang merasa jika syarat yang di pinta suaminya itu terlalu berlebihan pun mencoba menghentikan nya.
" jika kamu tidak setuju lebih baik mas lanjutkan laporan kasus ini " ucap Dika yang tau jika Rekha orang yang tidak tegaan.
" baik... kami setuju " ucap pak Agam tanpa menanyakan pada Sulis.
" yah .. Sulis ngga mau " ucap Sulis sambil menggenggam lengan ayahnya.
" apa kamu lebih memilih masuk penjara dari pad pindah ke luar kota ?" tanya Bu Mira yang setuju dengan apa yang di putuskan suaminya.
" tapi Bu " Sulis akhirnya setuju setelah melihat tatapan tajam dari ayahnya.
" baik lah nak Dika dan Rekha, saya selaku ayah dari Sulis ingin meminta maaf atas apa yang sudah Rekha lakukan sama kalian semua terutama nak Rekha " ucap pak Agam.
" dan semoga nak Rekha bisa segera sehat kembali " ucap pak Agam yang langsung beralih pada pak Bram dan Bu suci.
" mas.. mba.., saya minta maaf atas apa yang sudah terjadi " ucap pak Agam.
" dan saya jug minta maaf atas kesalahan anak dan istri saya " ucap pak Agam yang sambil menjabat tangan pak Bram.
" didik sulis agar menjadi wanita yang lebih baik lagi mas " ucap pak Bram mengingatkan.
Setelah mengucapkan itu semua keluarga pak Agam pun berpamitan, sedangkan pak Bram dan Bu suci mendudukkan dirinya di sofa yang ada di sudut ruangan.
" Bu.. Yasmin ngga ikut " ucap Rekha yang merindukan Yasmin dan merasa tidak nyaman di rumah sakit.
" nanti sore Yasmin sama bi lilis baru ke sini " ucap Bu suci yang merasa jika Rekha memang sangat menyayangi cucunya.
" Yasmin jangan ke sini " ucap Rekha tiba tiba yang langsung mendapat perhatian dari semuanya.
__ADS_1
" Rekha aja yang pulang " ucap Rekha yang masih berharap bisa pulang hari ini juga.
Semuanya pun menghembuskan nafas merasa lega mendengar alasan Rekha melarang Yasmin ke rumah sakit.
" tapi kha ?" dika yang tau jika Rekha ingin sekali pulang pun akhirnya menyetujui apa yang di inginkan Rekha.
" ok.. mas akan menanyakan pada dokter dulu, jika memang di perbolehkan maka kit akan pulang " Rekha pun tersenyum cerah mendengar Dika mau membawanya pulang.
" tapi sayang.. " Bu suci pun bangkit dan berjalan mendekat pada rekha yang masih duduk bersandar.
" apa kamu benar benar sudah sehat ?" tanya bu suci yang masih khawatir pada luka yang Rekha alami.
" masih sakit tapi sedikit " ucap Rekha jujur.
Lain halnya di dalam mobil pak Agam dimana Sulis yang masih menggerutu karena ayahnya yang begitu mudah memenuhi syarat yang di ajukan Dika.
" yah..Sulis tidak mau keluar kota, Sulis mau di sini " ucap Sulis yang masih berusaha merubah pikiran ayahnya.
" sebaiknya kamu pergi dulu ke luar kota satu atau dua Minggu kedepan " ucap pak Agam yang masih mengemudikan mobilnya.
" setidaknya sampai semuanya tenang, baru setelah itu kamu bisa balik lagi ke kota ini " ucap pak Agam yang sebenarnya mengkhawatirkan putrinya di luar kota seorang diri.
Sulis pun mencoba berdamai dengan apa yang di putuskan ayahnya,Karen itu lebih baik dari pada dirinya masuk penjara.
Kembali ke Rekha yang kini sedang bersiap pulang setelah berhasil meyakinkan dokter jika dirinya akan benar benar istirahat total di rumah sampai lukanya benar benar sembuh dan kering.
" mas jangan kasih tau bi lili sama Yasmin ya kalo Rekha mau pulang " ucap Rekha yang kini sudah duduk di kursi roda dimana Dika sedang mendorong kursi roda di belakangnya.
" iya tapi kamu harus benar benar istirahat total di rumah " ucap Dika.
Bu suci dan pak Bram merasa lega karena Dika sudah kembali seperti dulu tidak seperti dua minggu setelah kepergian Nadira.
" dik.. sebaiknya kamu pindah dulu kamarnya di lantai bawah agar Rekha tidak harus bolak balik naik tangga jika kamar kalian masih di kamar yang lama " ucap Bu suci yang ingat jika kamar Dika ada di lantai dua.
" ngga papa Bu mas Dika di lantai dua saja " ucap Rekha yang kini sudah berada di dalam mobil menuju rumah Dika.
__ADS_1
" maksud kamu apa sayang ?" tanya Bu suci yang tidak mengerti dengan maksud kata kata Rekha.
" saya akan tidur di kamar tamu saja, biar mas Dika tidur di kamarnya mendiang mba Nadira" ucap Rekha.
Dika hanya diam tak ingin berdebat terlebih di hadapan orang tuanya, dan tak terasa mereka pun sudah sampai di rumah Dika dimana Yasmin dengan berada di teras rumah bersama bi Lilis.
" ayah... " Yasmin langsung berlari memeluk ayahnya yang baru saja turun dari mobil bersama kakek dan neneknya.
" kha.. kamu sudah pulang ?" tanya bi Lilis yang langsung berjalan menghampiri Rekha yang baru saja turun dari mobil Dika.
" iya bi, ngga enak di rumah sakit " ucap Rekha sambil berjalan memasuki rumah Dika di gandeng bi Lilis.
" kha kamu sebaiknya langsung ke kamar saja istirahat " ucap Bu suci yang langsung di turuti oleh Rekha yang tiba tiba saja kepalanya berputar.
" dik.. ayah dan ibu mau bicara " ucap Bu suci yang langsung menarik Dika ke kamar mereka yang tak jauh dari kamar tamu dimana Rekha bi Lilis dan Yasmin berada.
" ada apa yah ?" tanya Dika setelah masuk ke dalam kamar orang tuanya.
" apa kamu yang melarang Rekha tidur di kamar kamu ?" tanya pak Bram yang sudah duduk di pinggir tempat tidurnya.
" tidak Dika tidak pernah melarang Rekha tidur di kamar Dika " ucap Dika yang memang merasa tidak pernah melarang Rekha.
" tapi Rekha sendiri yang tidak ingin tidur di kamar Dika yang lama " ucap Dika menyampaikan apa yang di ucapkan rekha sebelum peristiwa penusukan itu terjadi.
" maksud kamu ?" tanya Bu suci yang kini sudah duduk disamping suaminya.
" Rekha tidak ingin merusak kenangan Nadira di kamar itu, terlebih untuk Yasmin " ucap Dika.
" lalu kalian akan tidur terpisah selamanya begitu !!! " tanya Bu suci yang tidak mengerti arah tujuan pernikahan putranya, sedangkan Dika hanya diam karena dirinya pun belum siap untuk membuka hati
" Dika hanya tidak ingin memanfaatkan Rekha...
✍️✍️✍️ apa Dika akan terus menjaga jarak dari Rekha ? dan apakah Sulis akan benar benar melepaskan Dika ??
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Love you moreeeee 😍😍🌹