Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Teman Atau Teman...


__ADS_3

Tak ingin mematahkan harapan suaminya Rekha pun melihat ke arah Dika sambil tersenyum cerah secerah mentari pagi ini.


" apa mas ingin Rekha menemui dokter dan memeriksa kan kandungan Rekha apakah bermasalah atau tidak ?" tanya Rekha, jujur perih bagi Rekha mengatakan itu pada Dika.


" ngga usah " ucap Dika sambil menarik Rekha kedalam pelukannya.


" mas yakin jika memang tuhan sudah percaya pada kita, kamu pasti hamil " ucap Dika tak ingin membuat Rekha tersinggung.


" tapi apa yang di katakan Rekha benar dik " ucap Bu suci yang tiba tiba saja datang ke rumah Dika setelah lebih dari dua bulan tidak berkunjung ke sana.


" Bu... " Dika menatap tak percaya jika ibu yang terkesan memaksa pada Rekha untuk segera memiliki seorang anak.


" ngga papa mas, ibu benar " ucap Rekha sambil menggenggam tangan Dika dan berusaha menenangkan Dika.


" ayo kha ibu sudah buatkan janji untuk kamu sama anak teman ibu " ucap Bu suci yang langsung mengajak Rekha karena kebetulan Rekha sudah berpakaian rapih hanya tinggal mengambil tas dan handphone nya saja.


" kamu jug harus ikut dik agar kamu tau kondisi Rekha " ucap Bu suci sambil melihat ke arah Dika.


Dika melihat ke arah ayahnya yang tak jauh dari tempat ibunya berdiri, pak Bram hanya mengangguk menyetujui apa yang di ucapkan ibunya agar Dika mengikuti permintaan ibunya.


" ibu kenapa sih yah ?" tanya Dika yang merasa jika sikap ibunya sedikit berubah.


" nanti ayah cerita kalo kita di kantor " ucap pak Bram yang masih memikirkan perasaan Dika nantinya.


Semuanya pun menuju klinik dimana anak teman Bu suci berada yang kebetulan tak jauh dari kantor Dika sedangkan Yasmin sedang sekolah di temani bi Lilis.


Tidak ada yang tau apa yang di rasakan Bu suci dan Rekha dimana keduanya seperti saling menguatkan dengan pemikiran nya masing masing hingga tak terasa kini mereka telah tiba di depan klinik bersalin yang cukup besar.


" kha.. kamu yakin. ?' tanya Dika yang tak ingin Rekha merasa tertekan dengan apa yang di inginkan Bu suci.


" Rekha yakin dan meski apapun yang terjadi nanti Rekha siap " ucap Rekha meski sebenarnya hatinya bergemuruh.


" terima kasih sayang ... mas janji apapun yang terjadi kita akan selalu bersama " ucap Dika yang tau bagaimana inginnya Bu suci memiliki cucu kandung.


Dika dan Rekha pun berjalan beriringan masuk ke klinik dimana Bu suci dan pak Bram sudah lebih dulu masuk ke dalam sana.

__ADS_1


" ayo kha.. kita sudah boleh masuk " ucap Bu suci sambil menuntun Rekha menuju ruang pemeriksaan di ikuti Dika di belakang nya sedangkan pak Bram memilih menunggu di luar.


tok tok tok


" silahkan " ucap dokter yang berada di dalam ruangan.


" pagi dok " ucap Bu suci dan bil duduk di hadapan dokter Sedangkan Rekha duduk di samping Bu suci.


Semenjak Dika masuk ke ruangan pemeriksaan dokter tersebut pun menatap Dika seolah mengingat dimana pernah melihat Dika yang datang bersama dengan teman ibunya.


" ah iya maaf.. selamat pagi " ucap dokter tersebut.


" ada yang bisa saya bantu ?" tanya dokter tersebut yang ternyata bernama Inara.


" kami ingin dokter memeriksa kondisi kandungan menantu saya ini " ucap Bu suci sambil melihat ke arah Rekha yang kini hanya bisa menunduk kan wajahnya.


" memang sudah berapa lama pernikahan nya berlangsung " tanya dokter Inara sambil sesekali melihat ke arah Dika.


" tiga bulan lebih " ucap Bu suci.


" baiklah ayo kita periksa dulu " ucap Inara sambil bangkit dari duduknya untuk melakukan pemeriksaan secara langsung pada rahim Rekha melalui USG.


Rekha pun mulai berbaring dengan tangan menggeleng tangan Dika yang berdiri di samping nya.


" suami ibu begitu perhatian " ucap Inara yang melihat bagaimana Dika menggenggam tangan Rekha begitu erat.


" baiklah mari kita lihat apakah sudah ada junior di dalam sini atau tidak " ucap Inara sambil memegang alat untuk mengecek kondisi rahim Rekha dan benar saja apa yang iya cari ternyata sudah tumbuh di sana bahkan dua langsung.


" apa anda tidak merasakan mual muntah atau pusing ?" tanya Inara, Rekha hanya menggeleng meski tak mengerti maksud pertanyaan dokter tersebut.


" selamat ya.. ternyata anak anak kalian sangat baik dan tak ingin menyusahkan ibu nya " ucap Inara sambil melihat ke arah Rekha dan Dika yang masih belum merespon apa yang Inara sampaikan.


Lain halnya dengan Bu suci yang langsung berjalan mendekat ke arah Rekha yang masih belum paham dengan ucapan inara.


" nah kan.. untuk ibu ajak kamu ke dokter jadi kita tau kan kalo kamu sekarang sedang mengandung " ucap Bu suci yang membuat Rekha dan Dika saling tatap dan tak lama keduanya pun berkaca kaca saat mulai mencerna ucapan Bu suci dan dokter Inara.

__ADS_1


" Bu suci benar.. kalian akan memiliki dua anak sekaligus" ucap inara menjelaskan, Rekha pun langsung bangkit dan memeluk Dika yang tentu saja langsung menyambut pelukan Rekha dan tak memperdulikan orang orang di sekelilingnya.


" selamat ya sayang... akhirnya apa yang ibu harapkan selama ini terkabul juga " ucap Bu suci yang memeluk Rekha yang baru saja turun dari ranjang pemeriksaan.


" terima kasih Bu.. " ucap Rekha.


" terima kasih dokter " ucap Dika yang baru menyadari wajah dokter yang tak asing di matanya.


" Inara ??" Inara pun langsung mengangguk saat Dika kini sudah mengenali dirinya.


" iya kamu baru ingat padaku " ucap Inara yang merasa bahagia saat Dika sudah mengingat dirinya.


" sayang.. dia ini teman mas waktu SMA dulu" ucap Dika yang juga terlihat bahagia dan hal itu di tanggapi lain oleh Rekha.


Rekha yang tiba tiba saja merasa tak nyaman pun tak banyak bicara dan lebih memilih duduk di samping Bu suci.


" baik.. ini saya resep kan beberapa vitamin untuk ibu hamil dan kontrol lagi ke sini satu bulan lagi ya " ucap Inara bersikap profesional.


" baik dok, terima kasih " ucap Rekha bangkit di ikuti Bu suci sedangkan Dika di belakang setelah membukakan pintu untuk Rekha dan Bu suci.


" oh iya dik, boleh minta nomor kamu ngga ?" tanya Inara sebelum Dika keluar dari ruangannya.


Tanpa banyak bicara dan bertanya Dika pun memberikan nomornya pada Inara dn semua itu tak luput dari perhatian Rekha yang moodnya terjun bebas sampai ke dasar.


" ok.. nanti aku hubungi thanks " ucap Inara tanpa rasa bersalah kepada Rekha.


Dika pun langsung menyusul Rekha dan Bu suci yang sudah keluar lebih dulu dan kini sedang menunggu vitamin yang di resep kan Inara tadi.


" dokter tadi benar benar teman mas atau mantan mas dulu ??


✍️✍️✍️ inara.. siapakah dia ?🤔🤔 apa dia akan menjadi ulat bulu atau menjadi pemersatu Dika dan Rekha ?🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2