
Hari ini adalah hari dimana Bu suci, pak Bram, bi lilis dan Yasmin pergi berlibur ke Bali, dimana Rekha dan Dika hanya bisa mengantar mereka hingga bandara.
" sayang hati hati di sana, jangan nakal, jagain kakek sama nenek ya " ucap Dika yang sebenarnya berat melepas kepergian keluarga nya.
" iya .. ayah juga harus jagain ibu dan jangan buat ibu nangis ok " ucap Yasmin sambil melihat ke arah Rekha yang berdiri di belakang Dika.
Dika pun merangkul Rekha di hadapan orang tuanya dan juga Yasmin tentunya agar mereka yakin meninggalkan Rekha bersamanya.
" kalo Dika macam macam kabarin ibu ya " ucap Bu suci yang masih terdengar oleh Dika.
" sudah Bu.. Dika sama Rekha sudah besar dan ayah yakin Dika tidak akan mengecewakan kita kali ini " ucap pak Bram yang memang sudah menasehati Dika tadi malam.
Flashback on
" dik.. ayah mau bicara sama kamu " ucap pak Bram saat mereka berdua sedang berada di teras rumah setelah makan malam.
" tentang apa yah ?" tanya Dika penasaran sambil meminum minuman yang sudah di bawakan Rekha untuk mereka berdua.
" tentang kamu dan Rekha " ucap pak Bram setelah Rekha sudah tak terlihat lagi.
" kamu ingat tujuan awal kamu menikahi Rekha saat itu ? bahkan kamu menikahi Rekha tanpa izin dari kami selaku orang tua kamu " ucap pak Bram yang tentu saja membuat Dika kembali merasa bersalah atas apa yang sudah iya lakukan.
" tapi ayah dan ibu lega karena menurut kami kamu menikahi seorang wanita yang sangat tepat untuk menjadi istri dan ibu untuk kamu dan juga Yasmin " ucap pak Bram yang memang terlihat jelas rasa bangga nya pada pilihan Dika.
" jadi ayah harap kamu tidak akan menyia nyiakan wanita sebaik dan setulus Rekha " ucap pak Bram.
" dika tau jika dika sudah berbuat tidak baik pada Rekha akhir akhir ini " ucap Dika.
" mungkin ayah tidak akan mengerti rasanya di tinggalkan oleh orang yang kita cintai dan sayangi " ucap Dika saat mengingat Nadira mendiang istrinya.
" Dika hanya perlu waktu untuk bisa menerima Rekha baik sebagai seorang istri dan teman hidup Dika " ucap Dika.
" sampai kapan ?" tanya pak Bram serius.
" apa sampai Rekha pergi dari hidup kamu ? atau sampai Rekha menemukan kenyamanan dari laki laki yang bisa menerima dirinya dan memperlakukan dirinya lebih baik dari kamu ? iya ?" tanya pak Bram yang hanya ingin membuka pikiran Dika.
__ADS_1
" ayah, ibu bahkan Rekha tidak ada yang meminta kamu untuk melupakan nadira " ucap pak Bram.
" kami hanya meminta kamu untuk memperlakukan Rekha selayaknya seorang istri "
" jangan jadikan Rekha orang asing dalam hidup mu " ucap pak Bram lagi.
" ayah dan ibu sudah sepakat, jika setelah kami pulang berlibur perlakuan kamu pada Rekha masih belum berubah lebih baik kalian berpisah " ucap pak Bram tegas.
" tapi yah .. waktu satu Minggu itu hanya sebentar ? dan kenapa kamu harus berpisah ?" tanya Dika yang tidak setuju dengan apa yang ayah dan ibu nya putuskan tanpa meminta pertimbangan dari nya.
" apa kamu masih menganggap Yasmin anak mu ?" tanya pak Bram yang tentu saja membuat Dika mengangguk tanpa banyak berpikir.
" apa kamu rela jika setelah Yasmin menikah nanti dia di perlakukan sama seperti yang kamu lakukan pada Rekha sekarang " tanya pak Bram yang mengibaratkan Yasmin sebagai Rekha.
" Tidak... Dika tidak akan membiarkan Yasmin di perlakukan seperti itu " ucap Dika yang tiba tiba saja terbawa emosi dengan pertanyaan yang ayahnya ajukan.
" mungkin jika ayah Rekha tau putrinya di perlakukan seperti itu ayahnya juga tidak akan terima " ucap pak Bram.
" karena seburuk buruknya orang tua tidak akan ada yang rela putrinya di sia siakan oleh suaminya sendiri " ucap pak Bram.
" Dika tau yah.. Dika janji akan mencoba berdamai dengan keadaan dan akan menerima Rekha mulai malam ini " ucap Dika yang kini mulai berjanji pada dirinya sendiri.
" ya sudah sana masuk biasakan mulai malam ini tidur satu kamar dengan Rekha " ucap pak Bram yang langsung di turuti oleh Dika.
flashback off.
" ayo pulang " ajak Dika sambil menggandeng tangan Rekha menuju mobil Dika.
Rekha yang mendapat perlakuan yang lumayan manis dari Dika sebenarnya merasa sangat penasaran dengan perubahan yang Dika tunjukkan sejak semalam.
" mas.. kalo boleh Rekha tau kenapa sejak semalam mas jad berubah manis seperti ini " tanya rekha setelah mereka berdua berada di dalam mobil dan bersiap melajukan mobilnya menuju ke rumah mereka.
" ngga ada apa apa " ucap Dika sambil melihat ke arah Rekha tapi tak lama kembali fokus mengemudikan mobilnya.
Rekha pun memilih diam dan mulai memainkan handphone nya untuk mengurangi kejenuhan menuju rumah nya yang lumayan jauh.
__ADS_1
Rela langsung turun dari mobil saat mereka sudah sampai di halaman rumah mereka.
" tolong buatkan teh, setelah itu ada yang ingin mas sampaikan sama kamu " ucap Dika yang juga baru turun dari mobil.
Keduanya pun memasuki rumah tapi dengan tujuan yang berbeda, dimana Dika langsung duduk di ruang keluarga sedangkan Rekha melakukan apa yang di pinta oleh suaminya.
" ini mas " ucap Rekha sambil menyimpan dua gelas teh hangat untuk mereka berdua.
" duduk sini " ucap Dika sambil menepuk sofa yang ada di samping nya, Rekha yang ingin tau apa yang akan di sampaikan Dika pun langsung mengikuti apa yang di ucapkan Dika padanya.
" mas minta maaf " ucap Dika sambil melihat kearah Rekha yang memilih menundukkan wajahnya.
" mas tau jika mas sudah berbuat tidak adil padaku belakangan ini " ucap Dika sambil menggenggam tangan Rekha yang berada di pangkuan nya.
" Rekha paham.. Rekha mencoba mengerti jika mas mungkin butuh waktu untuk menerima Rekha sebagai istri mas " ucap Rekha yang memang sangat paham dengan apa yang di rasakan oleh Dika.
"mulai saat ini mas janji akan merubah sikap mas sama kamu, meski mungkin untuk mencintai kamu akan butuh waktu " ucap Dika.
" terima kasih mas " ucap Rekha yang merasa punya peluang untuk benar benar membina rumah tangganya.
" ya sudah Rekha mau menyiapkan makan siang untuk kita " ucap Rekha bangkit dari duduknya tapi langsung di tarik oleh Dika yang membuat tubuh Rekha oleng dan kini terduduk di atas pangkuan Dika.
" kita pesan online saja untuk makan siang " ucap Dika yang masih menahan tubuh Rekha di pangkuan nya, sedangkan Rekha yang masih terduduk kini mulai merasa malu karena ini kali kedua dirinya berada d pangkuan Dika.
" kita harus belajar mendekat kan diri " ucap Dika sambil mengesampingkan rambut Rekha yang tergerai ke sisi kiri pundak Rekha.
" dan mungkin untuk membuat hubungan kita semakin erat, ijinkan mas benar benar memperlakukan kamu sebagai seorang istri dari Dika Dewangga
✍️✍️✍️ apa yang akan Dika lakukan sama Rekha ya 🤔🤔 apa mungkin mau belah duren ?🤭🤭
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1