
Dua minggu sudah berlalu semenjak meninggalnya Nadira tapi hubungan Dika dan Rekha semakin dingin dan berjarak, Dika seolah menutup diri dari orang orang di sekitar nya dan iya hanya mau bicara dengan Yasmin.
" ayah.. " Yasmin sengaja duduk di samping ayahnya yang baru saja pulang berkerja.
" apa sayang ?" tanya Dika yang berubah jadi pribadi yang hangat jika sedang bersama Yasmin.
" apa ayah lupa sama keinginan bunda ?" tanya Yasmin sambil menunduk.
Dika menatap wajah putrinya yang terlihat lebih kurus dari sebelumnya, Dika pun merubah posisi duduknya jadi mengarah pada Yasmin.
" cerita .." ucap Dika sambil menatap Yasmin.
" semalem Yasmin mimpi.. " ucap Yasmin melihat ke arah ayahnya.
" bunda datang ketemu Yasmin, tapi bunda terlihat sedih tidak secantik saat bunda pergi dulu " ucap Yasmin sambil menangis.
Dika meraih Yasmin dan mendudukkan di pangkuan nya dan menghapus air mata Yasmin yang masih mengalir.
" bunda sedih liat ayah yang masih sendiri " ucap Yasmin sesegukan.
" bunda sedih karena ayah lupa sama janji ayah " ucap Yasmin saat mengingat mimpi nya semalam.
deggg
Dika baru tersadar akan janjinya pada Nadira bahwa dirinya akan menikahi Rekha setelah Nadira tiada.
" teh nya pak " ucap Rekha yang selalu membawakan teh hangat untuk Dika setiap Dika pulang bekerja.
" hemm " hanya itu jawaban yang selalu keluar dari mulut Dika setiap kali Rekha berbicara.
Rekha yang sudah terbiasa dengan hal itu langsung berbalik untuk menyiapkan makan malam untuk orang yang tidak pernah menganggap ada kehadiran nya.
" Persiapkan berkas berkas mu kita akan menikah besok " ucap Dika sambil meninggalkan Rekha yang diam mematung.
" saya tunggu berkasnya di meja kamar saya besok pagi " ucap Dika seolah yang iya minta adalah berkas lamaran pekerjaan.
" saya pikir pernikahan ini tidak perlu terjadi " ucapan Rekha berhasil menghentikan langkan Dika yang akan menaiki tangga menuju kamarnya.
" bapak dan Yasmin bisa hidup dengan baik tanpa harus menikah dengan saya " ucap Rekha.
" jika bapak mengkhawatirkan tentang Yasmin yang akan kekurangan kasih sayang " Rekha menatap ke arah Yasmin yang masih menetes kan air mata nya.
__ADS_1
" saya dan bi Lilis akan selalu menjaga dan menyayangi Yasmin " ucap Rekha
" sedangkan untuk bapak, saya rasa bapak tidak memerlukan orang lain dalam hidup bapak "
Jlebb
Ucapan Rekha yang terakhir berhasil menusuk ke hati Dika dan merasa tersindir dengan apa yang di katakan Rekha.
" bapak sudah asik dengan diri bapak sendiri dan kenangan yang bapak miliki " ucap Rekha semakin berani.
" jadi untuk apa kita menikah jika kehadiran saya tidak pernah bapak anggap " ucap Rekha yang sudah memikirkan semuanya.
" lalu bagaimana dengan mahar yang sudah saya kasih pada ibumu yang serakah itu " ucap Dika yang kini sudah berada di hadapan Rekha.
" sayang.. Yasmin ke bi Lilis dulu ya " ucap Rekha yang tidak ingin Yasmin mendengar hal yang lebih buruk dari tadi.
Bi lili yang dari tadi mendengar perdebatan diantara Dika dan Rekha pun berjalan untuk bisa meraih Yasmin dan mengajaknya ke kamarnya karena malam semakin larut.
" bicara baik baik kha " ucap bi Lilis sambil menepuk pundak Rekha.
" apa kamu bisa menggantinya ?" tanya Dika.
" bahkan tiga tahun kamu kerja di sini pun belum tentu bisa mengganti yang yang sudah saya berikan untuk ibu kamu " ucap Dika.
Rekha memejamkan matanya karena merasa terjebak oleh mahar yang sudah di berikan lebih dulu oleh Dika pada ibunya, Rekha pun meninggalkan ruangan itu menuju meja makan.
" dan kamu ingat syarat yang sudah ibu kamu sanggupi saat akan menerima mahar itu ?" ucap Dika agar Rekha mengingat syarat yang di ajukan Dika yang langsung di setujui oleh Bu Sukma.
" makanan sudah saya siapkan " ucap Rekha yang masih mengingat jika Dika belum makan malam tapi Dika tetap melanjutkan langkahnya tanpa menjawab Rekha.
" katanya mau nikah, tapi sikapnya msih aja kayak gitu " gerutu Rekha yang kini mulai kesal dengan Dika yang tidak mau merubah sikap padanya.
Dika langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dimana Nadira menghembuskan nafas terakhir nya.
" apa mas bisa menikahi Rekha dan menganggap nya sebaik istri mas, seperti mas memperlakukan kamu sayang " ucap Dika sambil melihat Poto pernikahan nya bersama Nadira dulu.
krukk krukk
Bunyi cacing cacing kelaparan menyadarkan Dika jika iya sudah melewatkan makan malam karena jam yang sudah menunjukan pukul sembilan malam.
Dengan malas Dika membersihkan diri baru setelah itu dirinya turun menuju ruang makan tapi tanpa di duga Dika melihat Rekha yang sedang menelungkup kan wajahnya di atas meja makan.
__ADS_1
" ini meja makan bukan tempat untuk tidur " ucap Dika sambil meletakan gelas bekas air minumnya tepat di hadapan Rekha.
Rekha yang ter kaget pun langsung menegakan tubuhnya meski masih dalam keadaan terduduk.
" bapak mau makan ? lauknya saya hangatkan dulu ya " ucap Rekha sambil mengambil lauk yang memang sudah tidak panas lagi.
" tidak usah, lebih baik kamu tidur dan siapkan berkas yang saya minta " ucap Dika yang langsung mengambil alih piring yang baru di pegang Rekha.
Rekha melihat Dika yang sudah menyiapkan makannya sendiri tanpa ingin di bantu olahnya pun hanya bisa menghela nafas tanpa ingin meninggalkan Dika yang masih menikmati makan malam nya.
Dika menyadari jika Rekha dari tadi terus memperhatikannya mencoba bersikap cuek seolah Rekha tidak ada di sana.
Drrrtt drrrtt...
Handphone Dika pun bergetar dimana ada nomor yang tidak di kenal yang mencoba menghubunginya.
" ka.. ini aku Rissa " ucap seseorang dari sebrang telepon.
" kenapa ?" tanya Dika singkat dan terkesan malas.
" apa kamu harus menikah dengan wanita itu ?" tanya Rissa seperti seorang wanita yang sedang mabuk.
" kamu mabuk ?" tanya Dika sambil melihat ke arah Rekha yang masih diam mematung tak jauh dari nya.
" aku mabuk karena kamu " ucap Rissa dan tak lama terdengar ketukan yang begitu kencang di pintu utama.
Rekha dan Dika saling tatap tapi tak lama Dika melangkah ke depan di ikuti Rekha yang ingin melihat siapa yang mengetuk pintu dengan tidak sopan
" pak.. " Rekha menggeleng saat melihat Dika yang hendak membuka pintu utama tapi tanpa di duga Dika menarik tangan Rekha untuk berdiri di belakangnya agar terhindar hari hal yang tidak terduga.
dugg duggg duggg
" ka... buka... ini aku... Rissa... " ucap orang yang mengetuk pintu rumah Dika.
" Rissa, untuk apa dia datang ke sini malam malam ...
✍️✍️✍️ kira kira apa tujuan Rissa datang ke rumah Dika ???
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹