Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Janji Dika...


__ADS_3

Dika membuka pintu rumahnya terkejut saat melihat Rissa yang memakai pakaian yang sangat minim ditambah kondisi nya yang terlihat mabuk berat.


" sa.. untuk apa kamu datang kesini malam malam ?" tanya Dika sedangkan Rekha hanya melihat sedikit dari balik tubuh Dika.


" ka.. aku sungguh sungguh mencintaimu " ucap Rissa berusaha meraih tubuh Dika tapi dengan sangat cepat Dika bisa menghindari Rissa yang malah memeluk Rekha.


" dasar kamu wanita perebut " ucap Rissa sambil mendorong Rekha tapi terselamatkan oleh Dika yang berhasil menahan Rekha yang hampir saja terjatuh.


" RISSA " bentak Dika sambil memberikan tatapan tajam pada Rissa.


" apa kurang nya aku ka.. " ucap Rissa sambil terus maju mendekati Dika.


Dika yang tidak ingin terjadi hal hal yang tidak di inginkan pun langsung menarik Rissa untuk keluar dari rumahnya.


" KA... DIKA... BUKA... " teriak Rissa yang semakin marah dengan perlakuan yang di berikan Dika padanya.


" pak.. apa tidak akan apa apa membiarkan mba Rissa di luar dalam keadaan seperti itu ?" tanya Rekha yang merasa iba.


" dia pasti bisa jaga diri, lebih baik kamu istirahat sudah malam " ucap Dika sambil berlalu meninggalkan Rekha yang masih melihat ke arah pintu utama.


Rekha berjalan mengikuti Dika meski arah mereka berbeda tapi baru saja sampai di ruang makan bi Lilis sudah menunggunya mungkin karena terusik dengan kegaduhan yang di ciptakan oleh Rissa.


" siapa ?" tanya bi Lilis sambil melihat ke arah belakan Rekha karena takut Dika ada di sekitar mereka.


" mba Rissa sepupu jauh almarhumah mba Nadira " ucap Rekha sambil berlalu meninggalkan bi Lilis.


" mau apa dia malam malam ?" tanya bi Lilis yang terlihat sangat ingin tau, Rekha hanya mengangkat bahu nya seolah enggan menjelaskan apa yang tadi terjadi.


" bi.. " Rekha yang baru saja terduduk di pinggir tempat tidur nya.


" apa Rekha bisa bahagia menikah dengan pak Dika ?" tanya Rekha yang masih belum menyiapkan berkas yang di minta Dika darinya.


" apa kamu menyukai pak Dika ?" tanya bi Lilis yang hanya memikirkan kebahagiaan keponakan nya saja.

__ADS_1


" entah lah bi.. yang Rekha pikirkan hanya Yasmin dan amanat yang pernah di berikan mba Nadira " ucap Rekha sambil menautkan jari jemarinya.


" yakinkan hatimu jika kamu pasti akan bisa meraih kebahagiaan dalam pernikahan kamu meski semuanya butuh proses " ucap bi lilis.


" dan jika kamu nanti sudah menikah dengan pak Dika mungkin bi Lilis akan resign dan kembali ke kampung menemani nin kamu yang semakin tua " ucap bi Lilis yang memang sudah memikirkan lah ini.


" bibi akan meninggalkan Rekha sendiri di sini?" tanya Rekha langsung menatap bibinya yang baru saja merebahkan tubuhnya.


" bibi akan selalu ada untuk kau dan juga Yasmin, dan meski bibi tidak ada di sini tapi bibi akan selalu siap kapanpun kamu membutuhkan bibi " ucap bi Lilis yang sudah memiringkan tubuhnya agar bisa melihat ponakannya.


" sudah malam tidur.. besok pagi kamu harus menyiapkan berkas pernikahan dan tidak menutup kemungkinan jika besok juga akan menjadi hari pernikahan kamu dan juga pak Dika " ucap bi Lilis sambil kembali merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya.


Rekha pun mengikuti apa yang di perintahkan bibinya ditambah matanya yang sudah lumayan berat membuatnya dengan mudah bisa tertidur pulas.


Lain halnya dengan Dika yang masih duduk dan memegangi Poto pernikahan dirinya dan juga Nadira yang masih tersimpan rapi di atas nakas samping tempat tidur nya.


" sayang.. besok mas akan menikahi Rekha seperti apa yang kamu inginkan " ucap Dika sambil membelai wajah cantik mendiang istrinya meski hanya lewat poto.


" tapi mas tidak berjanji akan bisa memperlakukan Rekha sebaik dan selembut mas memperlakukan kamu " ucapnya lagi yang masih dalam posisi yang sama.


" ayah ?" Rekha menatap Dika yang baru saja menghentikan mobilnya di parkiran kantor urusan agama.


" ya.. saya tidak akan bisa menikahi kamu jika ayah kamu sendiri tidak datang untuk menikah kan anaknya " ucap Dika dan tak lama dirinya langsung turun di ikuti Rekha meski dari pintu yang berbeda.


" ayah.. itu kakek Iwan kan ?" tanya Yasmin saat melihat ayah dari Rekha sudah menunggu mereka, sedangkan Dika hanya mengangguk.


" kang.. " sapa bi Lilis yang baru saja turun langsung menyalami kakak iparnya yang hayang datang sendiri.


" sehat Lis.. !!" tanya pak Iwan singkat.


" ayah sudah lama di sini ? kenapa ngga datang ke rumah aja ?" tanya Rekha yang baru saja menyalami ayahnya.


" ayo.. berkasnya sudah selesai dan kita bisa langsung Menikah " ucap Dika to the points.

__ADS_1


" nak Dika " suara pak Iwan menghentikan langkah Dika yang akan kembali masuk ke dalam kantor urusan agama.


" iya pak ?" tanya Dika sambil menatap pak Iwan yang akan menjadi besan nya sebentar lagi.


" bapak titip Rekha putri bapak yang baru saja beranjak dewasa " ucap pak Iwan yang entah kenapa bisa menjadi laki laki yang sedih memikirkan putrinya.


Dika hanya tersenyum ke arah calon ayah mertua nya sambil meraih pinggang Rekha untuk pertama kalinya.


" mungkin saya tidak bisa menjanjikan apapun, tapi saya akan berusaha menjadi suami dan teman yang baik untuk putri bapak Rekha " ucap Dika yang memang tidak menjanjikan apapun.


Rekha yang mendengar apa yang di katakan Dika di hadapan ayahnya terenyuh dan untuk pertama kalinya Rekha melihat Dika yang terlihat sebagai laki laki bukan lagi atasan nya di rumah.


" baik lah bapak percaya " ucap pak Iwan merasa lega melihat kedekatan Dika dan juga Rekha.


Kini setelah semua berkas dan syarat yang di siapkan Dika sudah memenuhi syarat, saatnya Dika dan juga Rekha mengikat janji pernikahan mereka dengan sebuah akad nikah di hadapan penghulu dan juga ayah Rekha sebagai wali.


" sahhh " ucap bi Lilis dan juga Yasmin karena hanya beberapa orang saja yang menghadiri pernikahan Rekha dan Dika, bahkan kedua orang tua Dika tidak ada yang mengetahui jika Dika sudah menikahi rekha yang mereka kenal sebagai asisten rumah tangga.


Jangan berharap adanya perayaan apapun dalam pernikahan Rekha dan juga Dika, bahkan pak Iwan saja langsung kembali ke rumahnya karena tak ingin menjadi beban untuk putrinya yang akan memulai suatu hubungan yang lebih sakral dan serius.


Dika dan semuanya kini baru saja sampai di rumah Dika tapi siapa sangka di teras rumahnya sudah berkumpul keluarga Dika yang baru saja tiba tanpa pemberitahuan pada Dika terlebih dahulu.


Dika langsung turun di ikuti Rekha Yasmin dan juga bi Lilis tapi tanpa Rekha duga seorang wanita berjalan mendekati Dika bahkan tanpa rasa malu mencium pipi Dika di hadapan Rekha.


" hai dik.. apa kamu masih ingat padaku ...


✍️✍️✍️ baru juga nikah.. tumbuh cinta aja belom sudah ada lalat 😒😒 Rissa aja belom beres eh udah muncul lalat yang lain 🤦🤦.


Bagaimana Rekha mempertahankan rumah tangganya tanpa pondasi apapun diantara dirinya dan juga Dika ??


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2