
Senja adalah kakak tiri Nadira bahkan Bu Tiara juga kurang menerima kehadirannya, sehingga saat tau jika senja hamil dan kekasihnya tidak mau bertanggung jawab membuat senja tidak punya pilihan lain selain menyerahkan Yasmin pada Nadira yang baru saja menikah dengan Dika saat itu.
" apa memang aku tidak akan bisa memeluk putriku sendiri " ucap senja yang baru saja pulang beberapa hari setelah empat tahun menghilang.
Ya senja langsung menutup sambungan telepon dari wanita yang sudah menyuruhnya kembali setelah empat tahun menghilang,dengan dalih Yasmin membutuhkan sosok seorang ibu.
" ternyata dia hanya wanita licik yang hanya ingin membuat Dika dan istrinya berpisah " ucap senja yang baru sadar jika dirinya sengaja di peralat oleh Sulis.
" tapi aku ingin melihat apa Dika dan istrinya begitu menyayangi Yasmin atau tidak " ucap senja yang sebenarnya wanita baik tapi hanya karena keadaan membuatnya harus meninggalkan Yasmin saat baru saja di lahirkan.
Lelah dengan pemikiran nya membuat senja tertidur masih dengan pakaian yang sama saat datang ke rumah Dika.
waktu berlalu begitu cepat dimana kini waktu bagi Dika menjawab syarat yang di ajukan senja padanya.
" mas, apa mba senja akan menerima apa yang mas putuskan ?" tanya Rekha yang khawatir jika senja masih dengan keinginan nya untuk bisa membawa Yasmin bersamanya jika Dika menolong menikah dengannya.
" percayalah " ucap Dika sambil mencium kening Rekha yang terlihat khawatir.
" yang mesti kamu pikirkan hanya mas dan anak anak kita, tidak perlu yang lain ok " ucap Dika sambil memeluk Rekha yang kini sudah benar benar menguasai hati dan pikiran nya tanpa ingin melihat ke arah wanita lain.
Rekha pun membalas erat pelukan Dika sebelum keluar dari kamar mereka untuk menemui senja yang sudah datang dari tadi.
" Tante dimana Yasmin ?" tanya senja yang memang sangat merindukan putrinya.
" Yasmin sedang ke taman bersama bi Lilis " ucap Bu suci yang tak akan rela jika Yasmin di bawa oleh senja.
" kenapa Tante ? apa Tante sengaja menjauhkan Yasmin ?" tanya senja menebak jalan pikiran Bu suci.
" saya yang meminta Bi Lilis untuk membawa Yasmin jalan jalan " ucap Dika yang baru saja datang sambil merangkul pinggang Reina.
" jadi secara tidak langsung kamu setuju menikah dengan ku agar Yasmin tidak aku bawa pergi !" tebak senja.
" tidak " ucap Dika yang kini sudah duduk di hadapan senja bersama dengan Rekha.
__ADS_1
" lalu apa kamu juga tidak akan membiarkan saya untuk membawa Yasmin pergi ?" tanya senja kembali menebak.
" ya.. saya tidak akan membiarkan kamu membawa Yasmin begitu saja dan aku juga tidak akan mau menikahi mu " ucap Dika sambil menggenggam tangan Rekha.
Tapi tanpa di duga senja malah tersenyum melihat Dika yang mengucapkan semuanya tanpa ada keraguan di dalam nya.
" baiklah saya hargai keputusan yang kalian berikan, tapi saya juga berharap jika kalian akan menghargai apa yang saya putuskan " ucap senja sambil melihat ke arah Rekha.
" katakan ?" tanya Rekha penasaran.
" saya tidak akan meminta Dika menikahiku, tapi saya ingin Yasmin pun mengenal saya sebagai ibu kandungnya bukan hanya wanita asing yang tiba tiba masuk dalam kehidupan nya " ucap senja.
" maksud nya, Yasmin harus memanggil kamu dengan sebutan ibu ?" tanya Rekha.
" ya.. karena bagaimana pun Yasmin tetaplah darah daging saya " ucap senja sambil melihat ke arah pintu berharap Yasmin datang.
" tapi tidak akan semudah itu menjelaskan pada Yasmin tentang semua nya " ucap Rekha yang memikirkan kondisi kejiwaan Yasmin saat tau jika dirinya pernah di buang oleh ibu kandung nya sendiri.
" aku tau, maka itu tugas kamu sebagai seorang ibu untuk menjelaskan pada Yasmin tanpa harus membuat Yasmin membenci saya " ucap senja.
" kamu sudah tau siapa yang sudah menyuruh kan datang dan mengganggu Dika" ucap pak Bram menyela.
" Sulis ? benar bukan ?" tanya pak Bram memastikan tebakannya selama ini, senja pikir Dika tak akan berpikir jika Sulis yang mengirim dirinya pun hanya bisa mengangguk karena memang benar Sulis yang memerintahkan dirinya.
" saya minta maaf karena sudah terhasut dengan ucapan Sulis, tapi jujur saya ingin sekali hidup bersama dengan Yasmin " ucap senja yang menyadari semua kesalahannya dulu.
" saya tau saya salah pernah meninggalkan Yasmin dulu, tapi kini saya sudah menyadari kesalahan saya dulu " ucap senja yang terlihat jujur dari hatinya.
" dan mba akan membawa Yasmin dari kami ?" tanya Rekha sambil menggenggam tangan Dika seolah tak ingin membiarkan senja membawa Yasmin putri mereka.
" apa ayah kandung Yasmin sudah mau bertanggung jawab ?" tanya Dika mencari cela agar senja tidak jadi membawa Yasmin, tapi senja langsung menggeleng jangankan untuk bertanggung jawab mengetahui keberadaan nya pun tidak.
" maaf senja tapi menurut saya Yasmin lebih baik tinggal bersama kami, dan kami janji jika kami akan menjelaskan pada Yasmin siapa kmu sebenarnya tapi beri kami waktu " ucap Dika.
__ADS_1
" dan saya janji, jika kelak kamu sudah menikah baik itu dengan ayah kandung Yasmin atau dengan laki laki manapun dan iya menerima kehadiran Yasmin "
" saya dan keluarga saya tidak akan pernah melarang atau menghalangi kamu membawa Yasmin " ucap Dika
" apa aku bisa mempercayai kalian " ucap senja masih ada keraguan atas semua yang di ucapkan Dika.
" apa harus kita buat surat perjanjian " ucap Dika hanya agar semuanya cepat selesai.
" tidak perlu, saya percaya dan saya harap kalian bisa hati hati terhadap Sulis " ucap senja mengingatkan Dika dan keluarga nya.
" kami tau dan kami akan lebih hati hati lagi " ucap Dika yang merasa lega saat senja bisa melunak tanpa harus berusaha payah.
Senja pun pamit karena Yasmin yang tak kunjung datang, meski sebenarnya senja sangat berharap di pertemuan keduanya iya bisa memeluk Yasmin putrinya tapi mungkin masih perlu waktu untuk nya bisa mendapatkan apa yang iya inginkan.
Sedangkan di apartemen Alex, Sulis hanya bisa menggerutu kesal karena senja yang malah mengalah begitu saja saat Dika tetap ingin mengurus Yasmin.
" dasar wanita bodoh, wanita yang tidak punya ambisi " ucap Sulis sambil menghempaskan handphone nya ke atas tempat tidur nya bersama Alex.
" seperti nya harus aku sendiri yang turun tangan untuk membuat Dika dan Rekha berpisah " ucap Sulis penuh amarah.
" jika perlu untuk selamanya " ucap Sulis dengan senyum devil yang terlihat di sudut bibirnya.
" apa yang kamu katakan ? kamu akan melenyapkan Rekha untuk selamanya ?" tanya Alex yang tak sengaja mendengar apa yang di ucapkan Sulis.
" ya .. karena kamu tidak pernah tau rasanya di tolak saat sudah di berikan harapan yang tinggi "
" kamu ngga tau bagaimana perasaan ku selama ini setelah Bu suci sendiri yang akan menjodohkan ku tapi hanya dalam hitungan jam Bu suci malah langsung merestui Dika dengan wanita itu " ucap Sulis semakin tak terkendali.
" dan aku hanya ingin wanita itu merasakan rasa sakit ku
✍️✍️✍️ tingkat tertinggi dari sebuah kebencian yaitu kedengkian yang menutupi mata hati tentang salah dan benar.
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Love you moreeeee 😍😍🌹