Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Sama sama belum siap...


__ADS_3

Dika yang baru saja selesai membersihkan diri kini bersiap untuk menuju kamar Rekha tapi baru saja Dika menuruni tangga dirinya berpapasan dengan Bu suci.


" dik.. kamu mau kemana malam malam ?" tanya Bu suci penuh kecurigaan.


" Dika mau ke kamar tamu dimana Rekha berada " ucap Dika yang melanjutkan langkahnya menuruni tangga.


" tunggu .. jadi mulai sekarang kalian akan tinggal satu kamar " tanya Bu suci penuh harap.


" jangan berharap terlalu jauh Bu " ucap Dika yang tau apa yang di pikirkan ibunya.


" kenapa tidak, kalian kan suami istri " ucap Bu suci.


" lagian wajar kan kalo ibu berharap pada Rekha, meski dulu ibu memaklumi keadaan Nadira jadi tidak terlalu berharap banyak " ucap Bu suci yang malah membuat Dika berbalik dan menatap ibunya sedikit kecewa.


" Bu.. jangan berbicara seperti itu " ucap Dika yang tak terima Nadira di jelek kan oleh ibunya sendiri.


" ibu hanya berkata apa adanya " ucap Bu suci sambil meninggalkan Dika yang terdiam.


Sedangkan di kamar tamu tanpa sengaja Rekha mendengar perdebatan ibu dan anak yang juga menyinggung tentang dirinya.


" memang apa yang terjadi pada mba Nadira dan mas Dika ?" tanya Rekha pada dirinya sendiri.


" kha .. " Rekha yang malah melamun di depan pintu kamarnya pun di kejutkan dengan kehadiran Dika di hadapannya.


" eh iya mas, Rekha mau ambil minum dulu di dapur " ucap Rekha yang memang membawa botol minum kosong.


" biar mas aja, kamu tunggu di kamar " ucap Dika yang langsung mengambil alih botol yang masih di pegang oleh rekha.


Tapi bukannya memasuki kamar Rekha malah mengikuti Dika menuju ruang makan, Dika yang tau Rekha mengikuti nya pun hanya bisa geleng geleng kepala karena sifat keras kepala Rekha.


" ayo.. " ucap Dika setelah mengisi botol minum sambil menggenggam tangan Rekha, yang tentunya membuat Rekha malu bahkan membuat Rekha tertawa.


" kenapa ?" tanya Dika yang melihat sekilas ke arah Rekha.


" kita seperti orang yang akan menyebrang jalan " ucap Rekha sambil menutup mulut nya dengan tangan satunya.

__ADS_1


" memang kita sedang menyebrang " ucap Dika yang malah mengeratkan genggaman tangannya pada tangan Rekha.


" nyebrang apa ?" tanya Rekha yang malah terjebak dengan ucapannya sendiri.


" menyebrangi perbedaan dan batasan yang kita miliki " ucapan Dika sukses membuat pipi Rekha bersemu merah tapi tidak dengan tangan rekha yang malah ikut mengeratkan genggaman tangannya pada Dika.


Dika pun menyimpan botol minum di atas


meja kecil dekat tempat tidur, lalu menatap Rekha yang malah berdiri di samping tempat tidur.


" kenapa ? ayo " ucap Dika yang menuntun Rekha untuk menaiki tempat tidur di susul Dika di samping Rekha.


" tenang saja, dan mulai malam ini kamu harus terbiasa dengan kehadiran mas di samping kamu " ucap Dika dan tak lama dirinya pun tertidur.


Melihat Dika yang sudah tertidur, Rekha pun mulai memejamkan matanya dan tak butuh waktu lama Rekha pun tertidur pulas.


' maaf, bukan hanya kerena kamu yang masih belum siap dengan keadaan ini, tapi mas juga masih belum bisa menyalurkan apa yang mas rasa sama kamu ' gumam Dika


Akhirnya Dika pun mulai memejamkan matanya, dan tanpa Dika sadari satu tetes air mata menetes di sudut mata Rekha yang masih belum tertidur pulas dn tak sengaja mendengar gumaman Dika.


Malam pun berlalu dengan cepat hingga tak terasa jam alarm di handphone Rekha pun berbunyi.


" kha.. sedang apa ? " tanya bi Lilis yang kaget saat melihat Rekha yang sudah berdiri di depan lemari pendingin.


" Rekha mau menyiapkan sarapan untuk semua " ucap Rekha yang tak melihat ke arah bi Lilis.


" bukannya kamu harus istirahat ?" tanya bi Lilis yang tidak tega melihat Rekha yang masih melakukan pekerjaan asisten rumah tangga.


" hanya buat sarapan saja bi " ucap Rekha yang masih memilah Milah makanan apa yang akan iya olah.


" ya sudah, tapi kamu jangan terlalu capek ya ?" ucap bi Lilis yang kembali melanjutkan kegiatan nya setiap pagi.


" bi.. bibi jadi pulang kampung ?" tanya Rekha yang masih berharap jika Bibinya mau berubah pikiran.


" bibi akan pulang setelah kamu benar benar sehat " ucap bi Lilis tanpa melihat ke arah Rekha.

__ADS_1


Lain halnya di sebuah apartemen dimana suara era ngan pun terdengar saling bersahutan di sudut kamar, dimana Sulis dan Alex sedang mengarungi lautan naf su yang membara.


" Lex terus.. lebih cepat lagi " ucap Sulis yang kini berada di bawah kung kungan Alex sahabat sekaligus partner benefit dalam kepuasan.


" sesuai permintaan mu baby " ucap alex yang kini merasa tak masalah Sulis tidak mencintainya tapi iya bisa memiliki tubuhnya terlebih Sulis sendiri yang menyerahkan tubuhnya dengan suka rela.


Akhirnya pelepasan pun berhasil keduanya dapatkan,


" terima kasih Lex, aku sangat puas dengan mu " ucap Sulis yang kini sudah memejamkan matanya tanpa memperdulikan tubuh polosnya yang terpampang jelas dimata alex.


" aku pun sangat puas apalagi jika kita melakukannya dengan penuh cinta " Alex yang tak lelah menunjukan rasa cinta nya pun masih berharap jika Sulis bisa menerima dirinya.


Rekha baru saja menyelesaikan membuat sarapan nya pun langsung bersiap memanggil Dika, tapi baru saja akan memasuki kamarnya, terdengar derap langkah dari tangga yang membuat Rekha melihat ke arah tangga.


" mas sudah bangun, Yasmin juga baru selesai di mandikan bi lilis " ucap Dika yang tau jika Rekha akan membangunkan dirinya.


" ya sudah mas duluan ke sana, Rekha ganti baju dulu, kan mau makan " ucap Rekha yang mulai insecure terlebih setelah melihat Dika yang memang terlihat lebih gagah.


" jangan terlalu lama, mas tunggu kamu " ucap Dika yang membiarkan Rekha melakukan apa yang dia mau.


Rekha pun memasuki kamar tamu tapi saat melihat isi lemari pakaian nya pun tidak ada yang terasa pantas untuk mendampingi Dika Meski hanya di meja makan.


" kha ... ayo.. "ucap Bu suci yang melihat Rekha yang hanya memandangi lemari pakaian nya.


" Rekha belum selesai Bu, ibu duluan saja " ucap Rekha yang buru buru menutup pintu lemari nya agar Bu suci tidak melihat isi lemarinya.


Bu suci pun berbalik menuju meja makan dimana sudah tersedia sarapan yang sangat menggugah selera.


" dik... ajak Rekha untuk berbelanja Pakaian atau jika kamu sibuk beri dia uang untuk membeli kebutuhan yang iya butuhkan sendiri" ucap Bu suci, mendengar itu Dika langsung menatap ibunya penuh keseriusan.


" meski kalian belum saling mencintai tapi kamu wajib memberikan nafkah padanya, agar Rekha bisa mencocokan dirinya di samping mu ...


✍️✍️✍️ apa yang akan Dika lakukan setelah mendengar apa yang di sampaikan ibunya ??


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2