Istri Pengganti Pilihan Istriku

Istri Pengganti Pilihan Istriku
Permintaan Nadira..


__ADS_3

Semenjak tau jika Nadira mencalonkan Rekha sebagai istrinya kelak, Dika semakin tidak menyukai Rekha ditambah sikap Rekha yang menurut Dika sangat tidak sopan membuat Rekha semakin minus dimata Dika.


" mas.. kamu kenapa ?" tanya Nadira yang melihat raut wajah kesal di mata suaminya.


" ngga papa, sudah tidur sana sudah malam " ucap Dika sambil merebahkan tubuhnya membelakangi Nadira, Nadira yang mendapat perlakuan seperti itu dari Dika hanya bisa mengusap lembut punggung Suaminya.


" Dira tau jika mas masih kesal dengan keputusan Nadira " ucap Nadira yang sudah melingkarkan tangannya di perut suaminya, sedangkan Yasmin sudah tertidur d kamarnya sendiri.


" tapi Dira memutuskan itu semata mata agar Dira tenang saat harus meninggalkan mas dan Yasmin untuk selamanya " Dika memejamkan matanya karena merasa jadi suami yang tidak berguna melihat kerapuhan yang Dira tunjukkan.


" tapi sayang.. kita tidak akan pernah tau kapan ajal itu tiba, bisa saja mas yang lebih dulu pergi dari pada kamu " ucap Dika yang sudah berbalik badan agar bisa memeluk Nadira.


" Dira yakin mas pasti akan selalu sehat untuk selamanya dan kelak mas akan bisa melihat Yasmin di pelaminan " ucap Nadira sambil tersenyum meski rasa sakit itu kini sudah kembali datang.


" mas harus ingat jika Dira akan selalu ada di sini " ucap Nadira sambil menunjuk dada suaminya.


" meski raga ini sudah tak ada dan tak bisa lagi di sentuh tapi percayalah cinta Nadira akan selalu ada untuk mas dan juga Yasmin " ucap Nadira yang sudah mulai pucat dengan keringat dingin yang membasahi sekujur tubuhnya.


Dika yang sadar akan perubahan suhu tubuh istrinya pun mengambil jarak antara dirinya dan juga Nadira agar terlihat jelas.


" sayang.. kenapa ngga bilang kalo kamu merasa sakit lagi " ucap Dika yang langsung bangkit dari tidurnya dan mengambil pakaian yang sempat iya lempar sebelum tidur.


" kita kerumah sakit ' ucap Dika sambil menggendong Nadira ala bridal style, Nadira hanya pasrah saat suaminya akan membawa dirinya ke rumah sakit karena memang sakit yang iya alami sangat luar biasa.


Dika melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh karena jalanan yang lumayan lenggang jadi Dika bisa lebih cepat sampai di rumah sakit.


" mi.. pak Dika mau bawa Bu Dira kemana ?" tanya Rekha yang tak sengaja melihat Dika yang menggendong Dira saat turun dari lantai dua hingga keluar rumah menuju mobilnya.


" ke rumah sakit " ucap bi Lilis yang sebenarnya merasa kasihan dengan apa yang sedang di alami majikannya.

__ADS_1


" Bu Nadira sakit keras tapi Mimi sendiri tidak tau sakit apa yang sebenarnya di alami Bu Dira " ucap mi Lilis yang sudah membuka matanya karena pertanyaan yang terus saja di lontarkan Rekha padanya.


" sakit ? bukannya kalo orang kaya itu sakit bisa berobat sampai ke luar negeri agar bisa segera sembuh ?" tanya Rekha yang terlalu banyak nonton ikan terbang.


" Mimi ngga tau, sudah lah ayo tidur sudah malam " ucap mi Lilis yang kini sudah kembali memejamkan matanya di ikuti Rekha.


Dika yang baru saja sampai di rumah sakit langsung menggendong Rekha menuju ruang pemeriksaan setelah tadi di jalan menghubungi dokter yang biasa menangani Nadira selama ini.


" dok tolong periksa keadaan istri saya dok " ucap Dika yang sudah sangat khawatir dengan kondisi Nadira sambil meletakan Nadira di atas tempat tidur rumah sakit.


" pak Dika sebaiknya menunggu di luar saja " ucap dokter willa yang sudah menjadi dokter Nadira semenjak Nadira tau jika dirinya mengidap kanker hati hingga saat ini sudah sampai di stadium akhir.


Dika langsung menuruti perintah dokter Willi agar Nadira segera mendapatkan penanganan yang terbaik, hampir satu jam Dika menunggu Nadira yang masih di periksa oleh dokter Willi hingga akhir nya dokter Willi pun keluar dari ruang pemeriksaan Nadira dengan wajah yang nampak sangat sedih.


" sudah sering saya bilang jaga kondisi emosi istri anda, karena stres pun bisa mempercepat reaksi tubuh terhadap kanker yang Nadira alami " ucap dokter Willi kembali mengingatkan dika.


Dika yang sadar jika dirinya salah pun hanya bisa menundukkan wajahnya,


" apa sekarang Nadira sudah siuman ?" tanya Dika yang masih mencemaskan istrinya.


" tunggu dia sadar baru setelah itu kalian bisa Langsung pulang "


Dokter willi pun berlalu meninggalkan Dika yang masih menatap sedih pada istrinya walau hanya dari balik kaca jendela.


" mas.. " ucap Nadira dengan suara lemahnya sedangkan Dika yang melihat Nadira seperti memanggil dirinya pun Langsung bergegas menuju Nadira.


" mas mau kan nikah lagi ? ucap Nadira meski nafas nya masih tersendat sendat.


" mas akan menuruti semua keinginan kamu tapi kamu harus janji akan berusaha untuk sembuh " ucap Dika yang mencoba berdamai dengan keadaan Nadira.

__ADS_1


Nadira pun memaksakan diri untuk tersenyum karena rasa sakit itu kini kembali hadir.


" Dira ngga bisa janji, tapi Dira akan berusaha untuk sembuh " ucap Nadira dan tak lama mata Nadira pun terpejam karena pengaruh obat yang dokter Willi berikan padanya.


Dika yang melihat itu pun menghela nafasnya begitu dalam, jika boleh iya menyalahkan takdir ingin sekali rasanya Dika menyalahkan takdir yang tuhan berikan untuk istrinya.


Tapi Dika sadar jika sebagai manusia yang beriman harus bisa menerima takdir sepahit dan seburuk apapun takdir yang di gariskan tuhan.


" mas bisa saja mengikuti keinginan kamu untuk menikah kembali, tapi apa kamu sanggup membagi semua yang bisa kamu rasakan selama ini sendiri ?" gumam Dika sambil membelai lembut pipi istrinya yang sudah kembali memerah tidak seperti tadi pucat pasi.


" tapi apapun itu mas akan melakukan nya semata mata hanya untuk membahagiakan kamu saja " ucap Dika yang sudah mengambil keputusan untuk menyetujui permintaan Nadira agar dirinya menikah dengan Rekha.


Semenjak saat itu Nadira semakin mendekati Rekha agar diri nya benar benar yakin jika Rekha lah yang pantas menjadi istri dan ibu untuk suami dan anaknya.


" kha apa kamu mau menikah dengan suami saya Dika ?" tanya Nadira setelah mengamati Rekha lebih dari satu bulan setengah.


" maksud ibu apa ?" tanya Rekha yang tak percaya jika Bu Nadira meminta dirinya untuk menjadi istri kedua untuk suaminya sendiri.


" ibu meminta saya untuk menjadi istri dari suami ibu sendiri yang secara tidak langsung menjadi madu untuk ibu ?" tanya Rekha memastikan ulang akan apa yang di pinta majikan bibinya.


" saya yakin, saya meminta kamu untuk menikah dengan suami saya dan menjadi ibu sambung untuk yasmin " ucap Nadira sedangkan Dika yang baru pulang dari kantor tak jadi melanjutkan langkahnya hanya ingin tau apa jawaban yang di berikan Rekha pada istrinya.


" saya bisa memberikan mahar berapapun yang kamu minta ...


✍️✍️✍️ apa rekha mau menerima Dika karena mahar ? tau karena ada alasan lain yang membuat Rekha mau menerima Dika ?🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2