ISTRI UNTUK TUAN MUDA PSYCHOPATH

ISTRI UNTUK TUAN MUDA PSYCHOPATH
47. Membawa Polisi


__ADS_3

VOTE, LIKE DAN KOMEN JANGAN LUPA🌹🤧


"Bagaimana kalau kita pakai ADZ Beauty Glow, gimana pendapat Tuan?"


Pak Bowo akhirnya bicara berusaha mencari solusi yang tepat, karena melihat Darel juga Kenzo tidak ada yang mau mengalah satu sama lain.


'Tidak boleh ada nama Zizi di dalam produk ini, aku harus bisa menggantinya.'


Kenzo membatin.


"Menurut saya DZ Glow sudah bagus, gimana Bapak-bapak, ada yang setuju?"


Darel masih tetap bersikukuh, tanpa tahu Kenzo saat ini ingin memakannya secara mentah-mentah.


"Produk ini memang sangat bagus Tuan Al, saya sudah melihat seluruh tubuh istri saya benar-benar bersinar." Darel tersenyum melihat wajah Kenzo berubah.


'Brengsek, jadi dia sudah melihat dan menyentuh tubuh istri ku. **** … .'


Kenzo berdiri sambil mendobrak meja, ia tidak tahan. Mendengar kalimat Darel yang begitu keterlaluan.


"Bisa kita tunda dulu meeting ini. Kepala saya rasanya pusing." Kenzo membuat alasan yang masuk akal.


"Tuan Al, waktu kita tinggal sedikit jadi tolong Anda mempertimbangkan ini semua." Darel benar-benar tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.


"Saya akan batalkan, bekerja sama dengan Anda Tuan Darel yang terhormat. Saya tidak peduli berapa denda yang harus saya keluarkan. Permisi."


Darel membiarkan Kenzo pergi begitu saja, dia sekarang semakin mencurigai Kenzo. Dari tatapannya Anton mengerti lalu dia diam-diam mengikuti Kenzo.


"Bagaimana ini Tuan Darel?"


"Tetap luncurkan produk itu, kita tidak akan kekurangan dana meski Tuan Al mengundurkan diri."


Mereka masih berbincang-bincang membahas nama yang cocok, karena Kenzo sudah angkat tangan jadi Darel lah pemenangnya untuk memakai nama DZ Glow.


•••••


Si kembar berlari setelah melihat mobil Kenzo terparkir di halaman rumah yang bernuansa modern. Tanpa Kenzo sadari seseorang memotret itu semua dari dalam mobil.


"Daddy sudah pulang, yey … yey … ."


Si kembar kegirangan karena Kenzo tadi sempat membelikan mereka mainan robot-robotan. "Mommy mana?"


"Mommy lagi mandi Ded, ayo Kak Erlan kita kasih lihat Opa."

__ADS_1


Kenzo seperti sedang melihat dirinya sendiri waktu kecil, karena dulu dia sangat suka dengan hadiah-hadiah yang selalu Tuan Hercules bawakan untuk dirinya.


"Bakar, pabrik itu Reza jangan biarkan produk itu berhasil diluncurkan."


"Nanti malam Tuan saya akan melakukan tugas dengan baik."


"Apa bom yang kamu tanam sudah selesai?"


"Sudah Tuan, remote nya saya simpan di dalam mobil."


"Kerja Bagus, sebelum aku akan meledakkan rumah itu, pastikan semua pelayan berada di dalam."


Kenzo sudah tidak sabar ingin melenyapkan Darel, sudah cukup baginya memberikan Darel menghirup udara segar.


Kenzo berjalan ingin menemui Zizi, Dia ingin menanyakan apakah benar Darel pernah menyentuh nya. Sungguh Kenzo sedang terbakar api cemburu.


Zizi yang baru saja selesai mandi kaget, karena menemukan Kenzo yang sudah berdiri di depan pintu kamar mandi.


"Mas mau mandi? ayo kebetulan aku sudah selesai."


Kenzo malah berbisik di telinga Zizi, membuat Zizi mundur.


"Apa benar brengsek itu sudah berhasil menodai mu?"


"Ma-maksud Mas Kenzo apa? a-aku sama se-sekali tidak pernah disentuh olehnya."


Zizi dengan cepat meraih tangan Kenzo dia tahu saat ini Kenzo sedang mencurigai nya karena tadi sebelum pergi Kenzo mengatakan akan bertemu dengan Darel.


'Darel sepertinya sudah membohongi Mas Kenzo.'


"Katakan!" Kenzo membentak Zizi.


"Mas, aku berkata jujur. Kenapa kamu mudah terpancing dengan semua omongan Darel?"


Kenzo memeluk Zizi ia merasa bersalah, Benar kata Zizi, Darel sudah memancing dirinya.


"Maaf sayang, karena aku terlalu mencintaimu. Sehingga aku tidak rela siapa saja menyentuh apa yang sudah menjadi milikku."


"Lain kali Mas jangan begini, aku jadi merasa takut."


***


Hari semakin sore keluarga yang terlihat bahagia itu tertawa bersama. Bersenda gurau, kalau seperti ini tidak akan ada yang menyangka bahwa Kenzo adalah seorang psikopat.

__ADS_1


Reza datang dengan wajah yang panik, karena melihat polisi di depan rumah datang bersama Darel. Reza berlari semua yang ada di sana keheranan.


"Ada apa Reza?" tanya Tuan Hercules


"Tuan besar, ada polisi di depan."


"Polisi, apa Mas Kenzo sudah membuat kasus lagi?" Zizi bertanya karena melihat wajah semua orang menegang.


"Biar Papa sama Mama yang keluar, kamu jaga Zizi dan si kembar di sini Kenzo."


"Benar kata Papa kamu Nak, ayo Pa." Daniar mengajak Tuan Hercules untuk menemui polisi itu.


•••••


Darel tanpa menunggu lama langsung datang ke rumah Tuan Hercules setelah mendapat kiriman foto beserta alamat lengkap dari Anton. Darel tidak sendiri melainkan membawa polisi karena dia sudah membuat laporan bahwa Kenzo sudah menculik istrinya.


Darel juga sudah tahu Altan itu adalah Kenzo, ia merasa dibodohi selama ini. Para polisi menerima laporan Darel karena Darel memiliki bukti yang akurat.


"Om apa kabar?" Darel hanya berbasa basi kepada Tuan Hercules.


"Baik, kamu ngapain bawa polisi segala untuk datang ke sini?"


"Saya mungkin tidak perlu menjelaskan nya Om," sambil memberi surat laporan kepada Tuan Hercules. "Serahkan istri Darel sekarang juga atau Kak Kenzo akan ditahan atas tuduhan membawa kabur istri saya."


Darel terlihat santai mengatakan itu, Tuan Hercules hanya melihat surat itu sekilas. Daniar juga tidak menyangka Darel senekat ini, Daniar merasa Darel sedang menggali lobang untuk dirinya sendiri.


"Apa laporan ini tidak salah saran?" tanya Taun Hercules. "Bukankah kamu yang sudah mengambil menantu saya dan memaksa nya untuk menikah dengan mu, di saat masih sah menjadi istri putra saya?"


"Tidak benar, saya menikah dengan Zizi karena dia sudah resmi menjadi janda." Darel berdalih.


Para polisi hanya bisa mendengar, mereka masih bingung mana yang benar dan mana yang salah.


Kenzo datang sambil bertepuk tangan, membawa Zizi dan si kembar. Dia tertawa keras mendengar kalimat mengada-ngada Darel. Sungguh Darel benar-benar mengantarkan diri ke dalam kandang macan.


"Berhenti menipu semua orang Darel dengan tampang lugu mu itu, kamu akui saja perbuatan keji mu."


Kenzo bukan orang bodoh yang bisa Darel jebloskan ke dalam penjara. Kenzo justru jauh lebih cerdas dibandingkan dengan Darel. Sebelumnya Kenzo juga sudah mempersiapkan barang bukti berupa flashdisk disana ada beberapa rekaman bagaimana perbuatan Darel.


"Saya menuntut Anda balik Tuan Darel, atas tuduhan percobaan melakukan pembunuhan secara berencana."


Kenzo langsung memutar di laptop nya gimana dia terbaring lemah waktu di mansion yang terbakar. Zizi bersembunyi dibalik tubuh kekar Kenzo bersama si kembar karena dia tidak ingin mengingat kejadian yang hampir membuatnya putus asa dan ingin nekat mengakhiri hidupnya.


"Sekarang biarkan Bapak Polisi yang akan menilainya sendiri, siapa yang akan membusuk di penjara."

__ADS_1


"Ini semua editan Pak Polisi, mana mungkin saya tega melakukan itu semua. Saya difitnah." Darel bicara lantang tidak mau mengakui kesalahannya.


Polisi memutuskan untuk menyelidiki dulu dalam kasus ini. Dan membawa Darel ikut serta."Kami akan membawa Saudara Darel, mari Tuan Anda bisa jelaskan sendiri di kantor."


__ADS_2