ISTRI UNTUK TUAN MUDA PSYCHOPATH

ISTRI UNTUK TUAN MUDA PSYCHOPATH
51. Di Jodokan


__ADS_3

VOTE, LIKE DAN KOMEN JANGAN LUPA SEBELUM DIBACA🌹😊 SUPAYA AYUZA RAJIN UNTUK UP.


Dua hari berlalu Briana tidak pernah melihat Erlon di rumah itu karena Kenzo menyuruh Erlon untuk tinggal di penthouse yang dulu sempat Zizi beli, hanya untuk sementara waktu akibat perbuatanya tempo hari yang lalu.


"Mas, apa tidak sebaiknya kita menjodohkan Erlon dengan Briana?" Zizi bicara saat masih di dalam bathtub ia sekarang sedang mandi bersama Kenzo. Meski keduanya sudah tidak muda lagi tapi jangan salah mereka malah semakin lengket seperti perangko.


"Menjodohkan Erlon dengan anak musuh bebuyutan ku, jangan mengada-ngada sayang."


"Dia tidak tahu apa-apa Mas, aku lihat dia gadis yang baik. Apa salahnya coba?" tanya Zizi sambil memainkan busa.


"Tidak sayang, masih banyak gadis yang akan aku pilihkan untuk Erlon."


"Tapi Mas, Erlon sudah melakukan hal yang tidak senonoh pada Briana … coba deh Mas pikirkan itu."


Kenzo malah adu mekanik di dalam bathtub, Zizi mana bisa menolak karena setiap sentuhan Kenzo selalu membuatnya seperti terbang ke atas awan.


"Kenapa sih Mas, semakin tua malah powernya makin nambah," kesal Zizi karena Kenzo menyerangnya tanpa permisi.


"Supaya istri Mas yang cantik ini selalu puas." Kenzo terkekeh karena melihat raut wajah Zizi yang terlihat kesal dibuatnya.


"Sudah Mas, aku gak bisa lama-lama capek tau."


"Ganti posisi mau?"


Terjadilah pertempuran kedua insan itu hingga ronde ketiga, kalau saja Zizi tidak terus menerus merengek minta berhenti mungkin Kenzo akan terus melakukan itu sampai ronde ke lima. Zizi sampai heran kenapa Kenzo tidak ada rasa lelahnya sedikitpun meski tenaganya sudah terkuras.


•••••


"Dad Erlon janji gak mabuk lagi … ." kata Erlon yang berharap Kenzo mau memberikannya untuk pulang ke rumah.


Jujur ia tidak bisa jauh-jauh dari sang mommy.


"Dengan satu syarat, kamu harus menikah." Kenzo rupanya menyetujui permintaan Zizi untuk menjodohkan Erlon dengan Briana, karena Kenzo punya alasan tersendiri.


"Menikah … apa hubungannya coba?" Erlon terlihat bingung karena Kenzo baru kali ini menyuruhnya untuk menikah.


"Iya menikah, Daddy akan jodohkan kamu dengan Briana." Tegas Kenzo ia tidak ingin Erlon menjadi laki-laki yang tidak bertanggung jawab.


"Apa … ini bukan jaman siti nurbaya Dad, lalu kenapa harus dengan gadis itu?"


"Karena hasil visum, kamu sudah melecehkannya," ucap Kenzo.

__ADS_1


Erlon dengan susah payah menelan ludahnya karena mendengar, ucapan Kenzo. Seumur hidup Erlon tidak pernah menyentuh wanita atau sekedar berpacaran, lalu kenapa ia melakukan itu kepada Briana?


"Jika kamu menolak, maka Daddy tidak akan membiarkan kamu pulang ke rumah."


"Dad, kenapa harus Erlon. Kak Erlan saja yang menggantikan aku."


"Erlon, ini karena perbuatanmu jika kakak mu yang melakukan itu pasti Daddy akan melakukan hal yang sama."


Ternyata malam itu Erlon sempat melakukan pelecehan terhadap Briana sebelum Erlan datang.


**Flashback**


"Tuan tolong jangan lakukan ini, saya mohon … ." Briana berusaha menahan tangan Erlon yang memaksa bermain di bawah sana.


Tapi Erlon dengan mudah melakukan itu, karena mungkin feeling laki-laki normal seperti Erlon jadi ia terbawa imajinasi kotornya. Meski ia tidak pernah melakukan itu sama sekali.


"Tuan hentikan!" bentak Briana tapi Erlon yang mabuk berat tidak menghiraukannya. Elon dengan buas menjelajahi tengkuk leher Briana hingga ia meninggalkan banyak bekas di sana.


Briana yang hanya gadis lugu hanya bisa menangis karena tidak bisa berbuat apa-apa. Pukulannya pada lengan kekar Elron tidak sama sekali tidak mempan.


Erlon yang merasa ada sesuatu dibawah sana sudah basah, kemudian ia ingin membuka resletingnya tapi sebelum itu terjadi Erlan datang


**Flashback**


Sambil minum kopi Kenzo bertanya kepada Erlon yang masih diam seribu bahasa.


"Pikirkan baik-baik, jika kamu laki-laki sejati maka akuilah kesalahanmu … dan bertanggung jawab atas apa yang telah kamu perbuat."


"Dad, Erlon belum mau meni–"


"Daddy tidak pernah mengajarkan kamu menjadi laki-laki pengecut," potong Kenzo. Karena ia tahu Erlon memang keras kepala. "Jika kamu sudah siap, pintu rumah terbuka lebar untukmu," sambung Kenzo sebelum ia berangkat ke kantor.


***


Erlan yang sedang melihat Briana duduk lalu ia menghampirinya, dengan membawa dua gelas jus alpukat.


"Siang-siang gini enak nya minum ini," ucap Erlan yang baru datang membuat Briana menunduk malu.


"Tu-tuan, maaf saya sudah lancang duduk di sini." Briana akan beranjak dari bangku yang ada di bawah pohon itu. Namun, Erlan memegang tangannya.


"Duduk saja tidak apa, saya tidak akan marah." Sambil tersenyum Erlan memberikan jus alpukat itu kepada Briana.

__ADS_1


Briana bisa membedakan Erlan dan Erlon dari tutur katanya, kalau Erlan terkesan ramah sedangkan Erlon sebaliknya. Meski Erlon tidak ada di rumah itu tapi Briana tahu itu juga dari Zizi. Yang sempat menceritakan bahwa Erlon memang sifatnya seperti Kenzo.


"Terimakasih Tuan, tapi saya tidak haus." Tolak Briana karena ia tidak suka dengan jus alpukat.


"Padahal ini enak lho, ya sudah saya yang akan meminumnya," suara Erlan terdengar sampai menusuk jantung Briana, yang saat ini ia diam-diam memperhatikan Erlan.


Sejak pertama kali bertemu Briana sudah menaruh rasa kepada Erlan, karena Erlan sudah menyelamatkannya dari preman itu. Entahlah kalau ia ketemu dengan Erlon saja mungkin saat ini Briana sudah menjadi wanita pemuas nafsu.


"Bisa Ana pangggil saya Abang saja?"


Elan bicara di saat mulutnya masih penuh dengan air jus itu.


"Tidak bisa Tuan, saya di sini hanya numpang untuk sementara waktu. Jadi saya rasa itu kedengarannya tidak pantas," kata Briana yang tidak ingin membuat dirinya sendiri semakin berharap lebih.


"Siapa bilang, Ana akan menjadi menantu tante secepatnya," cetus Zizi tersenyum lebar.


Erlan sampai menyemburkan jus alpukat yang tadi belum ia telan. Mendengar Zizi menyebut Briana sebagai menantunya.


"Mommy bercanda?" Erlan merasa pendengarnya sedang bermasalah.


"Tidak, Briana akan menjadi bagian keluarga kita. Karena adik kamu Erlon akan menikah dengannya," tutur Zizi dengan wajah yang ceria.


Tanpa Zizi tahu Erlan menaruh rasa kepada Briana. Kenapa harus Erlon, aku yang lebih dulu menaruh rasa pada Ana. Erlan membatin sambil melihat reaksi Briana apakah dia akan senang atau sebaliknya.


Briana tak kalah kagetnya dengan Erlan ketika Zizi mengatakan dirinya akan menikah dengan Erlon.


"Ma-maksud … ta-tante?" tanya Briana.


"Nanti malam Ana akan tahu, tante harap kamu bisa menerima Erlon sebagai calon suamimu."


•••••


Erlon pulang karena ia sudah memiliki rencana untuk menyingkirkan Briana dari kehidupannya. Ia hanya pura-pura menuruti permintaan Kenzo.


"Ternyata satu minggu tidak bertemu anak Mommy semakin ganteng saja." Zizi menyambut Erlon dengan sangat gembira.


"Udah ganteng dari dulu Mom," jawab Erlon. Yang melihat senyum Zizi merekah indah menghiasi wajahnya.


"Mommy harap, Elron bisa menerima Briana dengan baik. Jangan sampai Erlon mengecewakan Daddy dan Mommy."


Erlon hanya mengiyakan karena tidak mungkin ia mengatakan niat jahatnya, bisa-bisa Kenzo akan menguliti nya hari ini juga karena ia tahu bagaimana sifat Kenzo.

__ADS_1


(Tolong kakak, tinggalkan jejak kalian supaya author tidak down. Disaat diri ini rela untuk begadang kalian malah baca tanpa meninggalkan like dan komen nyesek😭🤧 )


__ADS_2