Jadi Aku Dipanggil Ke Dunia Lain, Untuk Apa?

Jadi Aku Dipanggil Ke Dunia Lain, Untuk Apa?
Pillar 3rd Bab 7


__ADS_3

Para pasukan iblis datang ke kerajaan Elikira, pasukan itu dipimpin dengan oleh 3 iblis yang terlihat kuat. mereka bertiga bernama Amuinus, Hauhen, dan Kaukaro.


Disaat para pasukan iblis menyerang, para kesatria kesulitan melawan para pasukan iblis karena perbedaan kekuatan.


Karena dari itu, banyak pasukan kesatria manusia yang mati terbunuh.


Para pelajar sekolah Elikira membantu dari belakang, mereka menggunakan sihir yang sudah dipelajari. namun, sebagian sihir yang mereka keluarkan tidak mempan untuk melawan para iblis.


Ketiga iblis yang berada di atas tembok melihat keadaan kerajaan Elikira.


"Hahaha, lihatlah mereka!" kata Kaukaro.


"Mereka kewalahan melawan para iblis, betapa memalukan nya." ucap Hauhen.


"Mereka tidak lebih dari semut kecil yang mencoba melawan seorang gajah!" sindir Amuinus.


Ketiga iblis itu tertawa di atas dinding kerajaan, mereka bertiga belum melakukan pergerakan apapun.


Lalu, salah satu dari mereka yang bernama Amuinus merasakan aura kekuatan yang sebanding dengan nya. aura kekuatan ras iblis yang sama kuatnya dengan ketiga iblis itu.


"Tunggu sebentar, aku ingin pergi dahulu."


"Hati-hati."


Amuinus pergi melesat ke arah asal nya aura itu.


Rain masih mencoba meredamkan aura nya, namun sayang sekali ia pun sudah mulai pasrah karena ia merasakan ada aura ras iblis yang mendekat ke arahnya.


Narumu yang sedari tadi melihatnya, bertanya kepada Rain.


"Ada apa, Rain?"

__ADS_1


"Tuan, Tidak ada apa apa."


"Jangan berbohong!"


Amuinus yang menemukan aura itu langsung melesat dan menghantam di hadapan mereka berdua.


Amuinus pun mencekik kepala Narumu, ia mengira kalau Narumu lah yang mengeluarkan aura itu.


Narumu mencoba membuka cengkraman tangan Amuinus, namun cengkraman itu sangatlah kuat bahkan hampir membuat Narumu kehilangan Nafasnya.


Sebelum itu terjadi, Rain menghentikan nya dengan cara memukul Amuinus hingga terpental.


Cengkraman Amuinus pun terbuka dan melepaskan Narumu.


Nafas Narumu kembali seperti semula, ia pun langsung terbatuk batuk ketika cengkraman itu sudah terbuka.


"Anda tidak apa apa, Tuan?"


Amuinus pun kembali bangkit dan mencoba melawan, namun berhasil di hadang oleh Rain.


"Ah sepertinya kamu lah yang mengeluarkan aura itu."


"Lalu?"


"Aura itu, aura yang sangat terkenal di ras iblis!"


Amuinus pun bertarung melawan Rain, kekuatannya sungguh besar, namun Rain berhasil mengimbanginya.


Disaat Rain sedang bertarung, Narumu pun berlari meninggalkan nya. ia tidak ingin berurusan dengan ras iblis.


Pada saat berlari, Ia bertemu dengan perempuan yang sebelumnya menatap diri nya. perempuan itu bersama dengan para murid, mereka semua sedang membantu para penduduk.

__ADS_1


Bukannya membantu, Narumu malah kembali berlari tanpa tujuan. ia berlari melewati bangunan yang terbakar.


Rain dapat mengimbangi seluruh serangan Amuinus, dan itu membuat diri Amuinus terkejut sekaligus takjub.


"Ternyata benar, aura ini sangatlah kuat sama sepertiku."


"Amuinus, sang iblis rasi bulan kedua."


"Sang Pengkhianat Ras Iblis, Rain si Biru Api."


"Matilah!"


Mereka berdua pun langsung saling menghantam satu sama lain dan menghasilkan sebuah ledakan yang besar, ledakan itu membuat kedua iblis rasi bintang kedua menjadi penasaran.


"Ledakan apa itu?"


"Entahlah."


Lalu, muncul sebuah suara ramai dari kejauhan. terdengar suara hentakan kaki kuda yang terdengar banyak, suara itu perlahan mendekat ke arah kerajaan Elikira.


"Kemenangan untuk kerajaan Euphmion!"


Ternyata, suara itu berasal dari pasukan kerajaan Euphmion. mereka datang untuk menyerbu para pasukan kerajaan Elikira, namun mereka sama sekali tidak mengetahui kalau Elikira tengah diserang dengan ras iblis.


Mereka mulai meluncurkan hujan panah dan menghantam para pasukan iblis dan para pasukan kerajaan Elikira.


Melihat para pasukan iblis tewas akibat hujan panah yang di hasilkan, Salah satu iblis rasi bintang kedua yang bernama Kaukaro menerjang para pasukan kerajaan Euphmion.


Ia berhenti tepat di depan para pasukan kerajaan Euphmion.


"Bisa bisanya kalian menganggu."

__ADS_1


__ADS_2