Jadi Aku Dipanggil Ke Dunia Lain, Untuk Apa?

Jadi Aku Dipanggil Ke Dunia Lain, Untuk Apa?
If First Bab 5


__ADS_3

Blue membuka jubahnya dan memperlihatkan wajah cantiknya, pandangan ku membeku melihatnya.


"Jadi, kamu ini adalah seorang demi human. lalu, apa aku boleh bertanya?"


"Apa yang ingin kamu tanyakan?"


"Kota ini nama nya apa?"


"Begitu saja kamu tidak tahu, kamu berasal dari mana sih? kota ini adalah kerajaan Euphmion."


"Oh begitu ya, kalau kamu tinggal dimana?"


"Aku tinggal di kerajaan ini, oh iya aku lupa!"


Blue terkejut secara mendadak, membuat Narumu ikut terkejut.


"Ada apa?"


"Aku lupa dengan tujuanku, sampai jumpa!"


Blue langsung berlari meninggalkan Narumu sendirian, Narumu kembali sendiri. ia duduk santai dan bersandar di tembok, sambil menatap langit biru.


"Sudah biasa, aku memang selalu di tinggal seperti ini oleh seorang wanita."


"Apa memang aku serendah ini?"


Narumu kembali berdiri dan berjalan kembali mengitari kota, perutnya sudah terisi jadi ia sudah dapat berjalan dengan leluasa.

__ADS_1


"Wah!"


Narumu berhenti berjalan, ia melihat sebuah mobil yang bergerak di hadapan nya. mobil itu juga tidak hanya ada satu melainkan banyak dan beragam, banyak sekali mobil yang berjalan di hadapan Narumu.


"Wah, ternyata sudah ada mobil disini. ternyata, teknologi disini sudah maju."


"Biasanya ketika sebuah cerita yang bergenre fantasi berlatar di sebuah kerajaan yang masih memakai kuda dan sistem kerajaan, namun aku berbeda."


"Aku ------ Narumu adalah seorang karakter utama di kerajaan ini! eh tunggu..."


Narumu merenung setelah berpose.


"Walaupun teknologi sudah maju disini, mengapa masih memakai sebutan kerajaan? bukannya negara? tak apalah, buat apa aku pikirkan."


Narumu berjalan ke arah jalan dan melihat banyak sekali mobil yang lewat, mobil mobil ini berbentuk seperti mobil pada zaman dahulu.


Ternyata, Narumu di hipnotis oleh seseorang dari belakang.


"Hahaha! ternyata dia mudah untuk dikalahkan!"


Terdapat 2 lelaki dan 2 perempuan yang mengelilingi Narumu, mereka semua terlihat seperti seorang penjahat.


"Sial, Sial, Sial!"


Lalu, salah satu lelaki menusuk satu bilah pisau ke punggung Narumu dan membuat dirinya berteriak kesakitan.


"Hahahaha!"

__ADS_1


Mereka semua saling menancapkan pisau ke arah Narumu, Ia hanya bisa berteriak kesakitan, karena ia tidak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya.


Bilah pisau terakhir meluncur dan menancap ke arah kepala Narumu dan membuat dia seketika terbaring lemas seperti sudah mati.


Setelah itu, para pencuri (sebut saja mereka pencuri) mulai merogoh seluruh kantung di jaket serta celana Narumu.


Secara tiba-tiba, Salah satu pencuri terkejut ketika tangan nya di pegang oleh Narumu. para pencuri lain sontak ikut terkejut, mereka mengambil langkah mundur menjauhi temannya.


"Lepaskan sialan!"


Salah satu pencuri itu mengambil pisau dari punggung Narumu dan menusuk tangan nya hingga cengkeraman nya terlepas, pencuri itu langsung menusuk nusuk tangan Narumu yang terkapar lemas. lalu, berjalan mundur bersama dengan yang lainnya.


Namun, Tangan Narumu kembali bergerak. secara perlahan, Narumu bangkit kembali dengan tubuh penuh luka dan darah. Pisau yang berada di tubuhnya terlepas semua dengan sendirinya, membuat nyali para pencuri menjadi menciut.


Luka bekas tusukannya perlahan menghilang, di kepalanya serta tangannya mulai menghilang.


"Siapa kamu sebenarnya!?"


"Aku juga tidak tahu, namun kalian akan menerima balasannya karena sudah membuat aku merasakan rasa sakit yang luar biasa parah!"


Narumu berlari ke arah mereka dan memukul satu pencuri, para pencuri lain mulai bergerak ke arah sisi dan menyerang di bagian titik buta Narumu.


Narumu kembali di tusuk, namun luka nya langsung tertutup rapat.


Melihat hal itu, para pencuri mulai kabur menjauhi Narumu.


Narumu kelelahan, nafasnya tak teratur. ia pun tergeletak lemas di tanah.

__ADS_1


__ADS_2