
hari yang tunggu bagi para alumni universitas wiguna pun tiba. ballroom hotel Shangrila sudah di sulap cantik menjadi tempat dijadikannya acara hari ini. kursi-kursi sudah tersusun rapi memenuhi ballroom dan di sudut sana kue-kue cantik beserta makanan-makanan lainnya sudah disiapkan begitu cantik. tak ketinggalan pula di atas panggung ada satu set alat musik yang akan memeriahkan acara malam ini dengan penampilan dari band kampus Wiguna.
beberapa dosen dan alumni dari universitas wiguna sudah banyak yang berdatangan dengan membawa pasangan masing-masing. termasuk sahabat Andra, Ramon dan Rendi. mereka sejak tadi sudah menunggu kedatangan Andra dengan menggandeng istri mereka masing-masing.
di pintu masuk terdengar keriuhan para alumni saat kedatangan salah satu alumni yang sekarang berprofesi sebagai model terkenal baik di indo maupun di luar negeri.
namanya sedang melambung tinggi, karena telah membintangi beberapa iklan produk kecantikan dan fashion terkenal buatan luar negeri. dia juga saat ini sudah di akui oleh negara lain karena kepiawaiannya dalam berlenggak-lenggok di atas catwalk.
selain cantik, Arumi juga ramah terhadap para fansnya, karena itu dia memiliki banyak fans baik di dalam maupun luar negeri. tak jarang dia juga suka mendapatkan hadiah dari para fansnya.
usai berfoto dan beramah tamah dengan para fansnya yang banyak juga dari peserta alumni, Arumi masuk kedalam ballroom untuk beramah tamah dengan teman-teman alumni lainnya dan juga beberapa dosen yang pernah mengajarnya dulu.
meskipun sejak dulu dia tidak terlalu dekat dengan teman-teman kampusnya selain dengan Andra dan sahabat-sahabat Andra, dia tidak ingin terlihat buruk jika tidak menyapa mereka.
sebagai ajang ramah tamah, dia juga memiliki niat lain apalagi selain pencitraan, karena sebentar lagi film yang baru di bintanginya akan tayang sebentar lagi di bioskop.
dari kejauhan Reno dan Rendi dapat melihat jelas bagaimana Arumi sangat ramah dengan para alumni lain, berbeda jauh dengan arumi yang dulu. Arumi yang dulu orangnya sangat cuek dengan keadaan sekitar, dia sangat tidak suka dengan keramaian. tapi lihat !!! sekarang bibirnya hampir tak pernah berhenti untuk tersenyum pada orang lain.
" shutttt....ren! noh mantan bininya Andra!" Rendi menoleh ke arah yang di maksud Ramon.
" cih...cantik sih, tapi murahan." gumamnya sarkas.
" he''em.... gak nyangka gue ketenaran bisa merubah seseorang jadi murahan macam arumi."balasnya lagi tak kalah sarkas.
__ADS_1
mereka berdua terus mengumpat Arumi dari kejauhan, namun mereka tak menyadari bahwa istri mereka saat ini sudah tidak berada di samping mereka, istri-istri mereka saat ini malah ikut meminta foto bersama arumi bergantian dengan yang lain.
Rendi yang belum menyadari kalau istrinya sudah tak ada di sampingnya hanya biasa saja, namun tidak dengan Ramon. dari kejauhan dia melihat istrinya dan istri sahabat sedang berusaha mengantri untuk meminta foto bersama arumi.
" ren....bini kita noh!! ikutan pada gila sama kaya mereka." tunjuk Ramon ke arah Arumi.
Rendi langsung tepuk jidat, saat istrinya ikut-ikutan dengan tingkah konyol teman-teman mereka yang sedang berebut foto bersama arumi.
" wah parah nih Mon kita kecolongan, samperin yuk!" ajaknya namun Ramon langsung menggeleng.
"gak usah, kita pantau aja dari sini. kalau kita larang pasti bini kita langsung ngambek langsung pada minta pulang, loe mau acara belum kelar udah pulang? lagian si andra kutu kupret juga belum dateng." jawabnya membuat Rendi menghela nafas kasarnya kemudian mengangguk.
dari arah pintu masuk, yang di tunggu Rendi dan Ramon sejak tadi akhirnya muncul juga. Andra datang dengan begitu tampan malam ini. namun ada yang berbeda dari penglihatan Rendi dan Ramon.
tunggu....! ada sosok gadis cantik dan yang jelas masih muda dari mereka dalam gandengan tangan Andra. siapakah gadis itu yang mau-maunya di bawa oleh duda karatan ke acara malam ini??? membuat jiwa kepo Rendi dan Ramon meronta-ronta seketika.
mereka berdua langsung menghampiri Andra Karena tak tenang rasanya untuk tidak bertanya langsung pada sahabat dudanya.
" hai bro ...dateng juga loe! gue hampir lumutan nungguin loe yang gak dateng-dateng ." sapanya membuat clarissa tak kuat untuk mengulum senyumnya dengan tingkah lucu sahabat andra.
mereka yang ada di situ langsung terpesona dengan senyum Clarissa yang begitu menyejukkan hati, padahal senyum Clarissa begitu tipis, namun dapat menghipnotis mereka.
namun Andra langsung tersadar dengan tingkah konyol mereka, langsung mengalihkan perhatiannya dari situasi macam ini. dia tidak ingin mereka berlama-lama terpesona dengan senyum yang Clarissa miliki.
__ADS_1
" CK...ngapain nungguin gue segala sih? gue bukan orang yang suka ingkar janji." katanya seraya mengandeng tangan Clarissa menuju kedalam ballroom yang sudah sangat ramai dengan para alumni dan dosen-dosen universitas wiguna. tak ketinggalan pula sahabat dia R nya mengekor di belakang mereka.
" inget yah! harus tampil se natural mungkin jangan sampai mereka curiga kalo kita sebenarnya tak sedekat ini, kalau gak!!! mas akan laporin kamu ke Daddy untuk kejadian yang tadi" bisik Andra di telinga Clarissa membuat gadis itu langsung cemberut seketika.
entah kesialan apa dia bisa terjebak dalam situasi seperti ini bersama mantan kakak iparnya ini, rasanya ingin sekali Clarissa menendang Andra namun pasti akan berujung masalah yang lebih panjang lagi untuk dirinya. untuk saat ini dia hanya bisa mengikuti skenario dari mantan Kakak iparnya.
" jangan pasang muka kaya gitu, nanti ada yang curiga." lanjutnya lagi mau tak mau Clarissa memasang wajah tersenyum terpaksa membuat Andra tak tahan untuk tak tertawa, namun masih berusaha ia tahan karena tidak ingin menjadi pusat perhatian di tengah acara.
" ndra loe kok lama sih? abis dari mana dulu sih? kita udah nungguin loe dari tadi loh, sampai bini kita udah pada kabur karena kelamaan nungguin loe di depan macam patung selamat datang." gerutunya pada Andra saat mereka sudah duduk di kursi yang sesuai dengan nomor undangan mereka.
Rendi sengaja memesan nomor kursi yang satu meja dengan para sahabatnya agar mereka bisa bebas untuk mengobrol dengan leluasa.
diatas panggung acara sudah di mulai sejak tadi, beberapa sambutan dari dosen pun sudah mereka dengar, dan sekarang yang sedang memberikan sambutan adalah ketua dari penyelenggara acara reuni.
di sudut meja sana seorang janda cantik yang sejak tadi sibuk dengan permintaan foto dari para fansnya sedang memandangi kearah meja Andra, dia belum menyadari bahwa ada seseorang yang sangat dia kenali juga yang sedang menjadi pasangan mantan suaminya malam ini.
hingga tepukan tangan dari audiens membuat dia kaget saat ketua penyelenggara acara ini memanggil namanya untuk naik ke atas panggung.
Arumi yang biasanya tak pernah gugup jika harus berhadapan dengan orang banyak, menjadi segugup ini, karena akan melihat mantan suaminya lagi dari atas panggung secara jelas.
entah apa yang Arumi rasakan saat ini, namun jika di katakan rindu? Ya dia sangat merindukan sosok mantan suaminya yang sangat mencintainya dulu dimasa mereka masih sebagai suami istri.
namun untuk sekedar menyapa saja rasanya Arumi tak memiliki keberanian, dia sadar sudah menorehkan luka yang teramat dalam di hati mantan suaminya itu. bukan hanya perselingkuhan saja yang dia lakukan pada Andra tapi dia juga sudah banyak membohongi Andra selama dirinya masih menjadi istri Andra.
__ADS_1
Andra yang selalu percaya dan memberi kebebasan pada istri untuk meniti karirnya hanya selalu memberikan dukungan penuh untuk Arumi, agar Arumi bahagia dan tak merasa terkekang selama menjadi istrinya.
namun selama menjadi istri Andra Arumi sudah banyak melakukan kebohongan dan berani berselingkuh dengan fotografernya selama ini demi sebuah karir.