Jatuh Cinta Pada Mantan Kakak Ipar

Jatuh Cinta Pada Mantan Kakak Ipar
Omelan mamah


__ADS_3

sang Dewi malam telah berganti dengan sang Surya yang mulai menampakkan sinar ke-orenan di ufuk timur. begitupun semua orang akan memulai hari nya dengan urusannya masing-masing di awal Minggu ini. mungkin sebagian banyak orang tidak menyukai hari pertama di setiap pekannya, namun tidak untuk lelaki tampan yang kini terbangun dari tidurnya begitu mendengar bunyi alarm yang sengaja dia pasang di ponsel pintarnya. andra yang memiliki tanggungjawab begitu besar di perusahaan yang menjadi warisan turun temurun dari Kakek buyut nya membuat dia harus segera bersiap.


entah di jam berapa duda tampan itu tertidur, rasanya mata Andra masih sangat mengantuk. kepalanya terasa berputar-putar bahkan kini badannya terasa sedikit hangat. namun mengingat banyak yang harus ia kerjakan hari ini membuat Andra harus segera bangun dari tempat tidurnya. mungkin jika ini weekend dia enggan untuk beranjak dari ranjang besarnya itu.


selang beberapa menit dia keluar dari kamar mandi dan segera memakai pakaian khas orang kantoran. sebagai pemimpin perusahaan, Andra selalu memperhatikan penampilan saat bekerja mengingat dia akan bertemu dengan banyak orang dan dia juga kadang kala ada pertemuan dengan para pembisnis lainnya baik pertemuan biasa ataupun dalam hal kerjasama.


dirasa penampilannya sudah sempurna, andra segera turun ke bawah. dia ingin segera mengisi perutnya dengan makanan dan minuman hangat agar rasa pusing di kepalanya bisa berkurang.


di bawah sana mamah dan papahnya sudah duduk dengan manis di meja makan menunggu kedatangannya. papah dengan koran yang ada di tangannya dan mamah yang sedang mengoleskan selai di roti. entah untuk siapa itu, yang jelas dimeja makan kini sudah ada nasi goreng seafood menu sarapan favorit di keluarga ini.


" pagi pah...mah..." sapanya pada pasangan baya itu."


pasangan baya itu mengalihkan perhatiannya kearah asal suara itu." pagi sayang..." balas mereka. Andra duduk seperti biasa di sebrang mamahnya. kemudian menyambar pisang yang ada di meja makan yang sudah menjadi rutinitasnya sebelum sarapan dia kan memakan buah lebih dulu meskipun hanya sedikit.


" kamu mau sarapan apa sayang?" tanya mamah saat memberikan roti yang sudah dia olesi selai ke piring papah.


" nasi goreng saja, tapi jangan banyak-banyak mah, bibi....Andra minta tolong buatin teh lemon yah?" teriaknya pada bibi yang berada di dapur. alis Mama menjengit dengan permintaan anaknya Karena tak biasa anaknya meminta teh apalagi di kasih lemon. biasanya Andra akan meminta dibuatkan kopi pada pelayan di rumahnya.

__ADS_1


" kamu kenapa?? tumben...?" tanya mamah heran pada anaknya.


" kenapa apanya mah?" tanya ndra balik membuat wanita baya itu mencebik.


" kamu aneh... gak biasanya minta teh lemon. biasanya juga minta kopi, tapi sekarang malah teh gimana mamah gak heran coba." terang mamah menjelaskan. wanita itu kemudian menatap intens wajah anaknya yang saat ini terlihat sedikit pucat.


" kamu sakit?" tanya mamah kemudian beranjak dari duduknya mendekati anaknya yang ada di seberangnya.


mamah menempelkan punggung tangannya ke dahi Andra." panas.....kamu sakit ndra!" ucap mamah yang khawatir pada kondisi anaknya. papah yang masih setia dengan koran seketika mengalihkan perhatian kepada anak dan ibu itu.


" kamu sakit ndra...?" tanya papah balik yang juga mulai menghawatirkan kondisi anaknya saat ini.


" yasudah lebih baik kamu istirahat saja dirumah, biar asisten kamu dan aspri baru kamu yang menyelesaikan urusan kantor hari ini." ujar papah yang Langsung di angguki oleh sang istri, dia sangat setuju untuk ucapan suaminya saat ini.


" enggak perlu pah, mah... lagian cuma pusing sedikit nanti siang juga sembuh. hari ini tuh ada kerjaan yang mesti aku selesaiin secepatnya, kalo nunda-nunda lagi takutnya malah nambah numpuk kerjaan aku." jelasnya yang langsung membuat wanita baya yang masih tetap terlihat cantik itu mendengus sebal kearah anaknya.


sikap Andra yang begitu profesional dengan pekerjaan kadang membuat mamahnya tak habis pikir, jika anaknya sudah berucap seperti itu makan itulah yang akan terjadi. tidak ada yang bisa mencegah kemauannya. dalam hal menyangkut pekerjaan dia sama saja seperti suaminya. selalu ingin mengerjakan sesuatu dengan maksimal dan tepat waktu yang terkadang membuat mereka melupakan kondisi tubuhnya sendiri. bahkan tak jarang mereka sampai menunda jam makan siangnya.

__ADS_1


" selalu saja seperti itu, mamah sampai cape buat bilanginnya sama kamu. heh.... cepat-cepat lah kamu cari istri lagi supaya mamah gak terlalu capek sama sifat keras kepala kamu yang satu ini, setidaknya jika ada istri kalau kamu sakit ada yang mengurusnya." cerocos mama panjang kali lebar membuat dua lelaki yang berbeda generasi itu hanya mendengarkan saja


sudah biasa pikir mereka jika wanita yang memegang tahta tertinggi di keluarga Aditama mengomel, itu adalah normal. Mereka malah akan khawatir jika tidak mendengar omelan dari wanita ini dalam sehari.


" Andra berangkat yah...? Reno sudah sampai." katanya sebelum beranjak dari sana, Reno datang menghampiri bosnya yang masih duduk di meja makan.


" selamat pagi tuan... nyonya...." sapa reno kepada pasangan baya itu.


mamah mengangguk saja sebagai jawaban." pagi ren...kamu sudah sarapan. ayo gabung sarapan bersama kami jika belum sarapan.". jawab papah kepada asisten anaknya itu.


Reno terlihat menggeleng kan kepalanya." maaf tuan ...saya sudah sarapan di apartemen sebelum kesini, lagi pula ini sudah terlalu siang untuk sarapan ke dua kalinya." tolak Reno halus yang membuat pria baya itu terkekeh.


Andra yang sudah selesai dengan sarapan langsung bangkit dari duduknya dan langsung berpamitan kepada orangtuanya, tak lupa dia selalu mencium wanita yang menjadi surganya itu.


" lihat itu pah....? mirip sekali dengan mu. lebih mentingin pekerjaan dari pada tubuhnya sendiri." gerutunya lagi membuat suaminya itu mengulum senyum saja. wanita yang sangat ia cintai begitu menggemaskan jika sedang menggerutu seperti itu, baginya ini adalah mood booster buatnya.


" kan Andra memang putra ku mah... memang kamu mau anakku mirip yang jualan mie ayam langganan kamu?." wanita baya itu langsung melirik suaminya yang sedang berseloroh dengannya.

__ADS_1


" gak lucu...!!" tukas mamah membuat pria baya itu terkekeh kecil. bagi pria baya itu menggoda istrinya sangatlah membuatnya bahagia. meskipun terlihat seperti orang marahan namun yang sebenarnya bukanlah seperti itu. ini lah cara mereka saat menghabiskan waktu saat dirumah. berdebat dan kadang saling menggoda adalah kelakuan yang sangat sering mereka perlihatkan dirumah yang kadang membuat para pelayan yang bekerja di kediaman Aditama senyum-senyum sendiri saat melihat keduanya seperti tom and Jerry namun saling menyayangi.


__ADS_2