
setelah Melina menempati rumah kontrakan yang baru, saat ini dia sedang termenung di ruang tengah kontrakan nya.dia sedang berfikir untuk mencari penghasilan tambahan.selama ini dia sudah memiliki penghasilan dari usaha dia berjualan online.tapi sekarang dia harus mencari penghasilan tambahan karena dia sekarang bertanggung jawab sepenuhnya atas kebutuhan sehari-hari nya dan putrinya.
akhirnya dia menemukan ide untuk menyewa tempat untuk dia berjualan.dia berfikir selain berjualan online dia akan berjualan langsung .dia akan berjualan masakan seperti yang dia jual secara online selama ini.
dia beranjak untuk mencari putrinya dan bermaksud untuk mengajaknya belanja kepasar .
"Fa...ikut ibu yuk...!"ajak Melina.
"kemana Bu?"tanya Alifa.
"kita ke pasar Fa,ibu mau buka usaha warung makanan.kita belanja bahan-bahannya".kata Melina.
"ayok Bu,pasti nanti laris jualan ibu.masakan ibu kan selalu enak".puji Alifa.
"aamiin fa..."ucap Melina sambil tersenyum.
mereka pun berangkat kepasar untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk jualannya.
tak butuh waktu lama untuk sampai dipasar.karena memang letak pasarnya tidak terlalu jauh dari rumah kontrakan mereka.
waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang.mereka pun sudah sampai di rumah lagi.
"cape juga ya Bu belanja itu!"kata Alifa.
kini mereka sedang duduk diruang tengah sesampainya dari pasar.
"iya lahh ga, kita kan berapa kali putaran mengelilingi pasar".jawab ibunya.
"ya udah yuk fa kita makan dulu aja.laper nihh..".ucap Melina.
"ayok Bu".jawab Alifa
sebelumnya mereka sudah membeli nasi bungkus sewaktu dipasar tadi .
merekapun beranjak ke dapur bersama untuk makan.selesai makan ifa membereskan piring bekas mereka makan sedangkan Melina membuka belanjaan mereka tadi.
selesai mencuci piring ifa langsung menghampiri ibunya.
"Bu kapan kita akan mulai masaknya".tanya Alifa.
"nanti sore aja fa,itu juga kita duluin yang masakan kering.nanti untuk yang berkuah kita masaknya subuh aja fa".jawab Melina panjang lebar.
"ok Bu...".jawab ifa sambil tersenyum dan mengacungkan jempolnya kearah ibunya.melina hanya membalasnya dengan senyuman.
selesai membereskan belanjaannya Melina dan Alifa kini mulai menyiapkan bumbu yang akan digunakan.
tak terasa waktu sudah beranjak sore.setelah mereka selesai menyiapkan bumbu -bumbu mereka pun beristirahat dan memutuskan untuk memasak nanti sesudah sholat isya.
saat ini waktu menunjukkan pukul 18.00 .setelah mereka selesai melaksanakan sholat ifa masuk k kamarnya.entah apa yang dia lakukan.sedangkan Melina duduk diruang tengah sambil membuka ponselnya.
__ADS_1
"wah banyak banget yang ngechat aku".gumam Melina lirih.
mereka rata-rata memberikan suport kepada Melina atas keputusannya.karena sebelumnya dia menulis di story nya dengan caption "bismillah memulai yang baru berdua" .dia menambahkan fotonya bersama Alifa.otomatis yang melihat langsung berkomentar,karena orang -orang terdekatnya rata-sudah tau masalah dia dengan suaminya.
saat ini Melina dan Alifa sedang bersiap -siap memulai masak setelah sebelumnya mereka melaksanakan sholat isya.
mereka sibuk dengan bagiannya masing-masing.tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam dan mereka telah menyelesaikan pekerjaan mereka.
"fa udah beres, sebaiknya kita tidur karena besok kita harus bangun sebelum subuh".ajak Melina kepada ifa.
"ok Bu...ifa juga udah agak mengantuk nih". jawab ifa.
merekapun masuk ke kamar dan langsung tertidur.rasa kantuk langsung menyerang mereka yang sudah capek setelah masak tadi.
waktu menunjukkan pukul tiga dini hari alarm berbunyi dari ponsel Melina.perlahan dia bangun dan mengambil ponselnya untuk mematikan alarmnya.
"sudah jam tiga,aku harus mulai mempersiapkan bahan-bahan yang akan aku masak".ucap Melina pada dirinya sendiri.
Melina pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menyikat gigi.karena memang belum waktunya sholat subuh.
setelah keluar dari kamar mandi dia langsung menuju dapur untuk memulai aktifitasnya.
dengan cekatan dia mulai memasak menu-menu yang akan dia jual diwarungnya.sebenarnya belum bisa disebut warung sih, karena dia hanya menggunakan meja kecil yang diletakkan didepan kontrakannya untuk menyimpan hasil masakannya nanti.
orang-orang sudah banyak yang tau kalau dia akan berjualan masakan karena sewaktu dia belanja di pasar dia bertemu beberapa tetangga kontrakannya.mereka menanyakan buat apa Melina berbelanja banyak sekali.lalu Melina pun menceritakan niatnya berjualan masakan dan mereka pun banyak yang mendukung.
Adzan pun berkumandang tanda waktu sudah subuh.
"ibu...kenapa nggak bangunin ifa,kan ifa jadi nggak bantuan ibu masak".tanya ifa saat hendak ke kamar mandi dan melewati dapur dan melihat ibunya sedang berkutat dengan alat -alat masaknya.
"nggak apa-apa ifa, nanti ifa bantuin ibu menata hasil masakannya di depan".jawab Melina.
"tapi ibu kasian masaknya sendirian tadi pasti capek".sahut Alifa lagi.
"udah nggak apa-apa ifa.ya sudah sekarang Kamu sholat aja".titah ibunya.
"baiklah Bu".jawab ifa.
akhirnya ifa berlalu ke kamar mandi lalu melaksanakan sholat subuh.
waktu terus berputar tak terasa matahari pun sudah menampakkan sinarnya.waktu sudah menunjukkan pukul tujuh.Orang-orang mulai berdatangan untuk membeli masakan di warung Melina.
selain menjual masakan Melina juga menjual nasi kuning untuk sarapan.
dalam waktu satu jam dagangan Melina tinggal setengahnya lagi.
"Bu Alhamdulillah ya jualan kita laris".kata Alifa saat mereka sedang beristirahat.
sekolah Alifa memang masih libur jadi dia bisa membantu ibunya berjualan hari ini .
__ADS_1
"iya ifa Alhamdulillah".jawab ibunya.
"makasih ya fa udah bantuin ibu".ucap Melina.
"iya Bu sama-sama.kan udah kewajiban Ifa untuk bantu ibu".jawab Alifa.
merekapun berpelukan dengan perasaan terharu.
"masih ada nasi kuningnya Mel?"tanya teh Neli tetangga kontrakan Melina.
"nasi kuningnya udah habis teh".jawab Melina.
"yaahh telat deh aku".sahut teh Neli cemberut.
"teteh nya atuh siang amat kesininya".ucap Melina.
"iya nih aku kesiangan tadi".jawab teh Neli cengengesan.
"aduhh abis ngapain nih semalam sampe kesiangan gini".goda Melina
"biasa lah Mel ngelembur hehehe...".jawab teh Neli malu- malu.
"duhh yang ngelembur nih".sahut Melina sambil tertawa.
"ehh itu gimana mantan suami kamu Mel?".tanya teh Neli tiba-tiba.
"yaa gitu deh teh...".jawab Melina ogah-ogahan.karena jujur Dia sudah malas untuk membahas mantan suaminya itu.
"ya gitu gimana?".todong teh Neli.
"apa dia ngga merasa kesepian setelah semalam tidur sendiri?"canda teh Neli
"tau ahh teh orang aku ada di dekat nya aja kaya nggak kelihatan sama dia.padahal kan aku Segede gini.apalagi nggak di dekatnya ".jawab Melina
"aku mah udah nggak peduli teh dia mau ngapain juga".ucap Melina lagi
"ya udah lah ya Mel .orang kaya gitu emang pantesnya ditinggalin aja".kata teh Neli lagi.
"iya teh bener".sahut Melina lagi.
"ya udah kmu yang semangat ya mel.semoga cepet dapet gantinya yang lebih dari dia tentunya".kata teh Neli memberi semangat.
"aamiin teh".jawab Melina.
"ya udah deh Mel aku mau pulang dulu ya".pamit teh Neli.
"ok teh..."jawab Melina.
teh Neli pun berlalu meninggalkan warung melina.akhirnya dia membeli sayur untuk makan dia bersama suaminya.
__ADS_1
sampai siang hari akhirnya dagangan Melina pun habis terjual.tidak sulit baginya untuk menarik minat pembeli karena orang-orang sekitar sudah hafal dengan kelezatan masakannya.
Melina dan ifa pun membereskan tempat jualan mereka dan menyimpannya kembali kedalam rumah.