
Dua insan yang sedari tadi saling tenggelam dalam pikiran masing-masing tidak menyadari bahwa waktu telah beranjak siang.
"Mel...".panggil Irfan kemudian.Melina pun menoleh kearah Irfan.
"Dulu...,Irfan menjeda ucapannya."dulu...waktu kita masih sekolah sebenarnya aku punya perasaan padamu ".ucap Irfan sambil pikirannya menerawang ke masa sekolah dulu.
"apakah kamu pernah menyadari itu Mel?". tanpa Irfan kemudian.
Melina menggelengkan kepalanya "maaf...".ucapnya kemudian.
"maaf aku tidak peka".ucap Melina lagi.
"nggak apa-apa Mel,wajar kalau kamu tidak menyadarinya.karena dulu kamu terlalu aktif disegala kegiatan sekolah".kata Irfan sambil mengingat keseharian melina dulu.
"tapi asal kamu tau Mel... perasaan itu masih ada sampai sekarang".ucap Irfan.
Melina terkejut mendengar penjelasan irfan.tetapi dalam hati dia merasa sangat bahagia.
"kenapa bisa begitu?"tanya Melina
"yaa karena aku masih berharap bahwa aku bisa memilikimu". jelas Irfan.
"apa...dia nembak aku gitu".batin Melina
"tapi kamu tau sendiri status aku sekarang fan".ucap Melina
"aku tidak mempermasalahkan itu Mel,yang terpenting kamu dan anak Kamu mau menerima aku".kata Irfan
"dan kamu juga tau kan status aku juga gimana". sambung Irfan.
"tapi aku belum resmi berpisah secara hukum fan".jelas Melina
"aku tau...aku akan menunggu mu sampai Kamu benar-benar resmi berpisah dengan suami kamu".kata Irfan .
melina pun tersenyum.hatinya begitu bahagia karena ternyata masih ada yang mencintainya dengan tulus walaupun dengan statusnya yang sekarang.
"terima kasih fan".ucap Melina lagi.
"jangan berterima kasih Mel,aku kan belum ngasih apa-apa, atau kamu mau aku kasih...emmmh...".ucap Irfan dengan senyum jahilnya yang sukse membuat pipi Melina merona.
"apaan sihh..."balas Melina dengan mengerucutkan bibirnya.
"duuhh liat bibir kamu kaya gitu bikin aku jadi pengen ".goda Irfan.
"ihhh mesuum kamu".kata melina.
merekapun tertawa bersama.dalam hati Irfan sangat bahagia bisa melihat Melina tersenyum bahagia.
"ehh udah siang ini, kita cari makan yukk"!. ajak Irfan
"Ayuk aku juga udah laper nih".jawab Melina.
akhirnya mereka pun mencari tempat makan.disinilah mereka sekarang,menikmati bakso dipinggir jalan yang terletak tidak jauh dari taman tempat mereka mengobrol tadi.
"Mel...kalo suami Kamu sekarang tinggalnya dimana?".tanya Irfan disela -sela makan mereka.
"di dekat kontrakan aku juga kok.aku sengaja tidak mencari kontrakan yang jauh karena aku kasian sama alifa.aku takut dia belum terbiasa".jelas Melina
"tapi nanti kalau semua urusanku sama dia Udah beres aku akan pindah yang agak jauhan". sambung Melina.
__ADS_1
Irfan hanya menganggukkan kepalanya.
"Emm...kalau nanti aku pengen maen ke kontrakan kamu boleh ngga Mel?".tanya irfan.
"boleh aja kok"jawab Melina.
"makasih ya Mel "balas Irfan sambil tersenyum.hatinya sangat bahagia saat ini karena cinta yang lama dipendamnya kini sudah terbalaskan.
selesai makan mereka pun memutuskan untuk pulang.karena hari sudah semakin siang dan Melina pun teringat Alifa yang sudah terlalu lamu ditinggal.
Irfan mengantarkan Melina sampai kekontrakanya.tetapi dia langsung pulang karena dia tau Melina harus istirahat.
sejak hari itu setiap malam mereka sering berkirim pesan dan membicarakan apa saja.melina merasa sangat bahagia.hari-harinya sekarang terasa sangat indah.begitupun dengan Irfan.
"Mel besok hari Minggu ketemuan yukk".ajak Irfan di pesan WhatsApp nya.
"boleh aja".balas Melina singkat.
"oke ditempat biasa ya".tulis Irfan
"ok deh..."balas Melina lagi.
mereka pun mengobrol sampai larut malam.
"ya udah kamu istirahat gihh udah malam".titah Irfan.
"ok deh aku emang udah ngantuk nih.sampai jumpa besok ya".tulis Melina.
"pengen di cium dulu dongg biar kebawa sampe mimpi hehehe".tulis Irfan dengan emot senyuman.
"ganjen nya duhh..".balas Melina.
"cepet dong Mel pliisss".ucap Irfan memelas.
Irfan membalas dengan emot cium yang sangat banyak.
akhirnya mereka pun mengakhiri obrolan malam itu dan mereka pun tidur.
hari Minggu yang dijanjikan telah tiba.melina bersiap -siap berangkat ketempat yang sudah disepakati yaitu taman kota.
Melina berpamitan pada Alifa untuk pergi keluar.
"fa ibu pergi dulu ya...kamu nggak apa-apa kan ibu tinggal?". tanya Melina
"iya Bu nggak apa-apa.ifa sekalian mau ijin mau maen kerumah temen ifa".jawab Alifa.
"oh ya udah kalau gitu kamu hati-hati perginya.apa mau ibu anterin dulu kamunya?".tanya Melina.
"ngga usah Bu, rumahnya Deket kok aku mau jalan kaki aja.lagian aku juga belum siap.ibu kalau mau pergi,pergi aja".jawab Alifa.
"ya udah deh kalau gitu,ibu berangkat dulu ya fa.assalamualaikum".ucap Melina sambil berlalu keluar.
"waalaikumsalam ".jawab Alifa
akhirnya Melina pun berangkat ke taman untuk bertemu dengan irfan.dan ternyata Irfan sudah sampai duluan.
dia selalu datang lebih dulu disetiap pertemuan.karena dia tidak mau Melina orang yang dicintainya harus menunggu.
sampailah Melina ditempat tujuan.dia lalu memarkirkan motornya.dan langsung mencari keberadaan Irfan di dalam taman.dan akhirnya ketemu.senyum mengembang di bibir Irfan saat melihat perempuan yang dicintainya berjalan kearahnya.
__ADS_1
"hai fan...udah lama nunggunya?"tanya Melina saat sudah berada didekat Irfan.
"belum kok,baru juga lima belas menit.tapi nggak apa-apa kok jangankan lima belas menit, lima belas tahun aja aku sanggup nungguin kamo kok".jawab Irfan.
"kamu jago banget sih ngegombalnya".jawab Melina sambil duduk disamping Irfan.
Irfan langsung meraih tangan Melina untuk digenggamnya.lalu ia mengecup lembut tangan Melina.
ada rasa hangat yang menjalari hati Melina.dia merasa sangat berbunga-bunga diperlakukan romantis seperti itu.
"aku kangen banget sama kamu Mel ,sehari saja nggak ketemu rasanya seperti setahun"ucap Irfan sambil terus menggenggam tangan Melina.
"dihh ngegombal terus kamu". ucap Melina
"ngegombal sama pacar sendiri nggak apa-apa lahh".jawab Irfan.
merekapun tersenyum bahagia.melina terharu sekali dengan sikap romantis Irfan.
"fan...satu Minggu besok aku mungkin agak sibuk jadi mungkin nggak bisa ketemu dulu".jelas Melina.
"emang kamu mau kemana?".tanya Irfan
"aku mau mengurus perceraian aku.aku mau semua cepet selesai".jelas Melina.
"ohh gitu...ya udah nggak apa-apa."jawab Irfan.
"apa perlu aku antar?"tanya Irfan
"nggak usah lahh kamu kan harus kerja ".jawab Melina
"nggak apa-apa kalau kamu butuh bantuanku kamu bilang aja ya.masalah kerjaan kan aku bisa ijin".jelas Irfan.
"iya ntar aku bilang kalau aku butuh bantuanmu".jawab Melina
"semoga lancar dan cepat selesai ya urusan perceraian kamu supaya kita juga lebih tenang pacarannya hehehe".ucap Irfan cengengesan.
"kamu bisa aja".ucap Melina tersipu malu.
"iya dong biar aku juga bisa cepet melamar kamu".ucapnya sambil memandang wajah Melina.
mereka saling berpandangan yang cukup lama.dan perlahan Irfan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Melina.
wajah Melina merah merona mendapat tatapan yang sedekat itu.
"jantungku tidak aman ini".ucap Melina dalam hati.
Irfan semakin mendekatkan wajahnya dan diapun ******* bibir tipis Melina.
Melina membalas ******* Irfan dan mereka pun terlena,mereka baru berhenti setelah sama-sama kehabisan nafas.
merekapun saling diam dengan pikiran masing-masing.tetapi tidak dipungkiri terlihat binar bahagia di mata mereka berdua.
"apakah kamu bahagia bersamaku Mel?". tanya Irfan tiba-tiba.
"kenapa nanyanya gitu,ya aku pasti bahagia dong.kamu sangat baik padaku".jawab Melina.
"baik doang nih ganteng nya enggak gitu?"canda Irfan.
"iya deh ganteng juga".jawab Melina.
__ADS_1
Irfan mengembangkan senyumnya begitupun melina.mereka sama-sama merasakan kebahagiaan yang selama ini hampir sirna.
dalam hati Melina sangat bersyukur karena sudah dipertemukan dengan Irfan yang sangat baik dan mau menerima dia apa adanya.