Jodoh Setelah Perpisahan

Jodoh Setelah Perpisahan
bab.6.akhirnya resmi menjanda


__ADS_3

waktu terus berlalu tanpa permisi .tak terasa sudah dua bulan sejak sidang perceraiannya dengan suaminya.


saat ini dia sedang menunggu akta cerai dari pengadilan.sesuai pemberitahuan hari ini dia bisa mengambil akta cerai di pengadilan.


ada binar kebahagiaan dimata Melina karena sekarang statusnya sudah jelas.


"fa nanti ibu mau pergi ya".kata Melina memberi tahu putrinya


"mau kemana Bu?".tanya Alifa sambil membetulkan tali sepatunya karena saat ini dia sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.


"ibu mau ke pengadilan mau ngambil akta cerai".jawab Melina ibunya."takutnya ntar pas kamu pulang sekolah ibu belum ada dirumah".ucap Melina lagi.


"oh iya Bu nggak apa-apa kog.ibu pergi aja biar semuanya cepat selesai".ucap Alifa mendoakan.


"iya fa makasih ya"kata Melina


"sama-sama bu".ya udah ifa berangkat sekolah dulu ya Bu".pamit Alifa pada ibunya


"baiklah fa hati-hati dijalan kamu ya ". ucap Melina.


Alifa pun berangkat sekolah meninggalkan ibunya.tak lama berselang Melina pun berangkat menuju ke kantor pengadilan.


tin ..tiinn.... suara klakson motor terdengar dari luar rumah Melina."siapa ya yang bertamu". gumamnya.


Melina melangkah keluar untuk melihat siapa yang bertamu.


setelah sampai di luar rumah Melina terkejut melihat siapa yang datang.tapi dalam hati dia merasa bahagia melihatnya.


dia tidak menyangka orang yang dicintainya ada di depan matanya.


"hai sayang.,..".sapa Irfan sambil melepaskan helm nya .


Melina hanya mengangguk kan kepalanya."kamu mau kemana atau habis darimana fan?". tanya Melina kemudian.


"aku dari rumah mau kesini". jawab Irfan sambil tersenyum.


Melina pun mempersilahkan Irfan untuk duduk di teras.dia tidak mau menyuruh Irfan masuk karena takut timbul fitnah.


"emang kamu nggak kerja fan?jam segini kok malah kesini!?". tanya Melina panjang lebar."aku sengaja ijin dari tempat kerjaku karena aku ingin nganterin kamu". jawab Irfan panjang lebar juga.


Melina terkejut mendengar jawaban dari kekasihnya itu tapi tak di pungkiri dalam hati dia merasa sangat bahagia diperhatikan seperti ini oleh Irfan.


"Kamu kog gitu sih fan, aku jadi merasa nggak enak kalo kaya gini". jawab Melina bohong."Kamu harus bolos kerja hanya untuk menemuiku". ucap Melina lagi

__ADS_1


"sssst apa sih sayang.... aku nggak bolos kok aku dah ijin ". jawab Irfan."aku sengaja ijin kerja karena pengen nganterin kamu ke kantor pengadilan untuk mengambil akta cerai.kemaren-kemaren kan aku nggak pernah nganterin kamu pas kamu lagi berjuang". jawab Irfan dengan wajah sedih.


Melina merasa terharu dengan perhatian Irfan dan ia tersenyum mendengar penuturan Irfan."kamu nggak perlu merasa bersalah fan, walaupun kemarin -kemarin kamu nggak bisa nganterin aku, tapi kehadiran dan dukungan kamu sudah sangat membuat aku bahagia "jawab Melina panjang lebar.


"makasih ya sayang ". ucap Melina lagi."sama-sama ". jawab Irfan sambil tersenyum.


akhirnya mereka saling tersenyum merasakan kebahagiaan diantara mereka.


"ya udah yok kita berangkat sekarang ". tanya Irfan tiba-tiba.


"ayok aku juga udah siap kok "jawab Melina kemudian.


merekapun akhirnya berangkat menuju gedung pengadilan agama untuk mengambil akta cerai Melina.


saat ini Irfan sedang menunggu Melina diluar gedung itu.tadi sebenarnya dia ingin ikut masuk tapi Melina melarang nya jadilah kini ia hanya bisa menunggunya.


Irfan tersenyum saat melihat orang yang sangat dicintai nya keluar dari gedung itu dengan wajah berbinar.


Melina menghampiri Irfan yang sedari tadi setia menunggu nya.


"udah beres fan, akhirnya aku resmi menjanda sekarang"ucap Melina tersenyum kecut.dalam hati ada rasa nyeri yang dirasakan.


Irfan pun menyadari hal itu lalu dia pun menggenggam tangan Melina lalu berkata "udah jangan bersedih.kamu harus ikhlasin semuanya.kan masih ada aku". ucapnya sambil tersenyum dan mengelus tangan Melina.


Melina pun tersadar akan hal itu lalu dia pun tersenyum sambil memandang irfan."maaf ya fan aku terbawa suasana tadi". ucap Melina meminta maaf.


akhirnya mereka pun pergi dari tempat itu.diperjalanan Irfan mengajak Melina untuk mampir mencari makan dan Melina menyetujui nya.


merekapun mencari tempat makan terlebih dahulu sebelum pulang kerumah.


disinilah mereka saat ini, menikmati bakso dipinggir jalan.


"Mel sekarang kan masih siang, gimana kalo kita jalan -jalan dulu mumpung kita bisa pergi bareng ", ajak Irfan disela-sela makan mereka.


"boleh deh". jawab Melina menyetujui ajakan Irfan.


akhirnya setelah selesai dengan makan mereka pun pergi untuk mencari tempat wisata.dan disinilah mereka sekarang setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh,kini mereka sedang berada di pinggir sebuah danau yang berada di bagian selatan kota Bandung yaitu situ Patenggang.


hawa dingin menusuk tulang mereka.melina pun merapatkan jaket yang di pakai nya.


tiba-tiba Irfan melingkarkan tangannya di pinggang Melina.


"dingin ya Mel?". tanyanya sambil dia meletakkan dagunya di bahu Melina.

__ADS_1


"heem"jawab Melina singkat.


"gimana perasaan kamu sekarang Mel?". tanya Irfan kemudian.


"aku bahagia fan, bahagia karena semua nya sudah beres dan bahagia karena memiliki kamu". jawab Melina sambil mengusap tangan Irfan yang berada di pinggangnya.


"makasih ya Mel Kamu udah Nerima aku".ucap Irfan lagi.


"aku lagi yang seharusnya berterima kasih kepadamu fan".ucap Melina.


"aku sadar aku seperti apa tapi kamu tetap mau Nerima aku dan mau menunggu aku ".ucap Melina.


akhirnya merekapun saling mengeratkan pelukan mereka karena merasa saling melengkapi dan tentunya karena hawa dingin yang menusuk tulang.


"Mel ..". tiba-tiba Irfan membalikkan tubuh Melina untuk menghadap kepadanya.


"bulan depan aku akan melamar mu".ucap Irfan kemudian.


Melina seperti tak percaya mendengar apa yang diucapkan oleh irfan.dia merasa sangat bahagia hingga menitikkan air mata.


"heyy kok malah nangis"ucap Irfan sambil mengusap airmata dipipi Melina.


"aku menangis karena bahagia fan,aku tidak menyangka setelah perjuanganku menantikan suamiku berubah yang ternyata tidak pernah berubah.tapi setelah aku berpisah aku justru dipertemukan denganmu, terimakasih ya fan".ucap Melina panjang lebar masih dengan airmata yang terus mengalir membasahi pipinya.


"sssh iya iya udah jangan nangis lagi ya ".ucap Irfan sambil menyeka airmata Melina.


pandangan mereka beradu, Irfan menatap Melina dalam dan sayu lalu perlahan dia mendekatkan bibirnya lalu dia mencium bibir Melina yang telah menjadi candu baginya.


Melina pun membalas ciuman itu,lidah mereka pun menari-nari, mereka saling bertukar saliva.ciuman mereka semakin dalam hanya terdengar deru nafas mereka yang saling memburu.


Irfan semakin memperdalam ciumannya dan Melina pun semakin terlena dibuatnya.


ciuman mereka baru terhenti setelah keduanya sama-sama kehabisan nafas.


mereka menyatukan kening mereka dan saling memejamkan mata meresapi kebahagiaan yang menghampiri mereka berdua.


"fan makasih ya".ucap Melina lagi.


"heemm". jawab Irfan lalu mencium kening Melina lama lalu kembali mencium bibir Melina sekilas.


Kini mereka kembali menatap indahnya pemandangan alam danau tersebut.


Irfan kembali melingkarkan tangannya di pinggang Melina.

__ADS_1


"terima kasih Tuhan engkau telah pertemukan aku dengannya".batin Irfan bersyukur.


hari sudah memasuki waktu sore hari akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.


__ADS_2