Jodohku Dari Bangku SMA

Jodohku Dari Bangku SMA
BAB 10


__ADS_3

Author POV


***


Di hari minggu yang sangat cerah ,tepatnya pukul 06.00 pagi. Diandra sedang jogging di taman dengan sahabatnya, Nuril. Pagi itu taman kota yang cukup luas sudah di penuhi dengan orang-orang yang sedang jogging, foto-foto ,ataupun hanya sekedar bersantai menikmati weekend bersama keluarga tercinta.


Diandra pagi ini menggunakan legging hitam yang biasa ia gunakan untuk berolahraga serta memakai atasan kaos warna abu-abu. Handuk kecil di kalungkan di lehernya dan tak lupa memakai headset serta kuncir kuda andalannya. sangat simple namun tetap terlihat cantik dan manis. Diandra sering menggunakan minggu paginya untuk jogging, entah itu sendiri ataupun bersama Nuril.


Berbeda dengan sahabatnya itu, penampilan jogging dengan ke mall hampir sama. Make up tebal dan aksesoris branded nya di mana mana membuatnya menjadi cewek yang nggak mengerti fashion sama sekali pagi itu. Hmm...entah berapa pasang mata yang melihat Nuril pagi itu karena ia terlihat seperti akan mengikuti pentas dangdut. Bukan jogging.


"Ngapain sih tuh orang liatin gue mulu..baru tau ya gue cantik kek gini,," gerutu Nuril yang mulai risih dilihat banyak orang yang ada di taman.


Matahari sudah naik memancarkan sinar nya. Maka keringat yang bercucuran di wajahnya juga banyak sekali. Membuat Nuril yang ber make up tebal menjadi sangat aneh karena foundation, maskara dll, tidak stay di tempatnya alias mbeleberrr sesuka hatinya. Dan itu semakin mengundang gelak tawa orang-orang sekitar.


Sekarang pukul 08.00, berarti mereka menghabiskan kurang lebih 2 jam untuk jogging.


"Put, gue capek.. rehat yuk,," ajak Nuril ngos-ngosan.


Diandra cuma menoleh tanpa menjawab..


"Beli minum put,, aus bgt nihh..ke supermarket sana yuk,," ajak Nuril lagi..


"Iya iyaa... ayuk.. " jawab Diandra.


Diandra dan Nuril pun menuju supermarket di seberang jalan dekat taman dan membeli minum serta beberapa cemilan untuk mengisi perut serta mengganti ion tubuh yang hilang karena jogging lumayan lama.


Saat sedang dihalaman supermarket itu, tanpa sengaja Diandra melihat Ricky bersama seorang cewek duduk di dekat supermarket. Sepertinya habis jogging juga, karena bisa dilihat dari pakaian yang ia gunakan. Sebuah keberuntungan Diandra karena Ricky tidak menyadari keberadaanya. Begitupun Nuril, ia tidak tau akan hal itu sebab dia sibuk merapikan make up nya yang mbeleber kemana mana.


"Duh tau gitu gue ngga usah deh pakai nih make up.. untung gue bawa serepnya.. bisa touch up lagi" gumam Nuril pelan.


Setelah mengambil minuman dan roti, mereka pun membayar di kasir dan segera menuju tempat duduk yang di sediakan di depan supermarket. Setelah mendapat tempat duduk, mereka langsung meminum minuman isotonik itu dan memakan sandwichnya . Entah kemana perginya Ricky, sekarang tak terlihat di tempatnya lagi. Hal itu membuat Diandra sedikit lega dan bebas.


"Udah ah yuk pulang..lengket banget nih badan gue,," ajak Diandra.


"Gue kerumah loe ya, Put???." kata Nuril dan di jawab anggukan oleh Diandra.


Sesampainya di kediamannya, Diandra pun langsung masuk kekamar mandi. Sedangkan nuril memilih rebahan di kasur empuk Diandra.


"Kamar nih anak lucu banget sih ..Wangi lagii.. emmm.. nyaman ,bikin gue betah aja" gumam Nuril. dan tak butuh waktu lama dia pun tertidur dengan lelapnya, mungkin dia sangatlah kelelahan.


Ya memang kamar Diandra yang berukuran sedang itu, selalu di jaga kebersihannya. Dengan model yang kekinian membuat penghuninya betah berlama lama bahkan seharian dikamar untuk membaca Novel kesukaannya atau hanya sekedar bermalas-malasan.


.inilah spot favorit Diandra.


Penampakan kamar Dianndra


__ADS_1


Selesai mandi diandra pun menuju meja rias untuk mengeringkan rambut panjangnya. Setelah itu memakai skincare andalannya dan sedikit olesan lipbalm,memakai body serum untuk menjaga kelembaban kulitnya. Diandra memang gadis yang peduli akan penampilan tetapi tidak seheboh sahabatnya itu yang menggunakan full makeup untuk sekedar jogging pagi..hehehehe....


"Ehh malah tidur nih anak.. "ucap Diandra yang melihat Nuril tertidur di kasur empuknya.


Akhirnya, Diandra pun turun ke bawah menuju dapur untuk mengisi perutnya..


Terlihat sepii karena Kakak nya tengah sibuk bekerja dan istrinya mengurus usahanya yang baru di rintis dari nol di kota ini.. sehingga merekapun jarang berada di rumah. Sementara anak Kak Juna alias Zuneo di rawat baby sister di apartemen dengan alasan dekat dengan tempat kakak ipar.


Di dapur bibi yang terlihat memasak untuk makan siang.


"Masak apa bii??" tanya Diandra.


"ehh inii Non.. bibi masak ikan gurami bakar sama sayur daun kelor,," kata bibii.


"Wahhh.. seger nihh.. dian bantu ya bii,????" Diandra menawarkan bantuan.


"Sudahlah non..biar bibi saja ,5 menit lagi siap kok non.. kan ini tugas bibi..lagipula non banyak membantu bibi.. bibi jadi ngga enak non,," kata bibi dengan sopan...


"Ya udah deh bii.. dian mau bangunin temen dian dulu ya" kata diandra sembari mengambil potongan buah pepaya dalam kulkas.


"Rill nuril..!!!! woyy.. bangunn.. mandi sana ih bau dong kasur gue..keringat loe kek gituu main geletak aja,," Seru Diandra sambil mengguncangkan bahu sahabatnya.


"Emm apaan sih ganggu aja," kata Nuril dengan suara beratnya.


"Ihhhhh bangunnn...... ayo makan... bibi udah masakin buat kita. buruan loe mandi,," jelas Diandra.


"Hiiii.... KASUR GUEEE.... NURILLLLLLL LOE JOROK AMAT SIHHH... " seru Diandra dengan nada tinggi melihat air liur nuril membentuk sebuah pulau di tempat tidurnya.


"Hehee... maaf deh.. abis kamar loe nyaman banget. .kasurnya nih bikin gue langsung otw dunia mimpi" jelas Nuril cengengesan sambil menguap..


"Udah sana sana mandi..iiyyuuuhhhh.. bau banget jigong loe.." ujar Diandra sambil menutup hidung.


Nuril pun segera mandi.. 15 menit digunakan Nuril untuk mandi dan sedikit memakai make-up nya.


sementara itu Diandra sedang membaca pesan WA..


"*H*mmmm... ricky lagii.. ngapain sih dia.. mending gue block aja kontaknya.. gak penting" gumam Diandra.


----------------------------


Di ruang makan Nuril di buat takjub dengan makanan yang di hidangkan itu. Mungkin karena perutnya sangat lapar. Sehingga buat dia jadi kalap dan segera mengisi penuh piringnya dengan nasi, ikan bakar.. serta sambel matah yang menggiurkan... mereka pun makan dengan lahapnya sampai tak ada satupun butir nasi yang tersisa di piring.


"Put,, malem ini gue nginep sini boleh..?" tanya Nuril penuh harap.


"Ehhh.. besok hari senin.. dan besok waktunya ujian bahasa inggris.,emang loe gak belajar?" seru Diandra.


"Kan bisa belajar sama loe ,," jawab Nuril dengan entengnya..

__ADS_1


"Kalo gue sama loe.. yang ada nge ghibah.. bukannya belajar dankalo loe tidur sini.. gue tidur kamar tamu dong. Secara loe kan cinta banget sama kasur gue. Pastinya loe ngaa mau kan tidur kamar tamu.. dan gue gak mau tidur 1 kasur ama loe.." jelas Diandra..


"Hehehe.... iya deh iya.. gue pulang.. " jawab Nuril.


Setelah makan, mereka bersantai ria menonton film drakor di dalam kamar.. Diandra tidak sebegitu tertarik dengan drakor drakor apalah itu , dan menutuskan membaca novel kesayangannya sampai waktu menunjukkan pukul 4 sore. Entahh kenapa mereka jadi lupa waktu kalau sedang fokus dengan hobby nya masing-masing. Akhirnya nuril pun pulang karena diandra yang meminta.


***


Senin pagii pukul 07.00. Seperti biasa murid-murid berkumpul dilapangan basket untuk upacara bendera. Tapi hari ini yang ada apel pagi saja dikarenakan sedang berlangsungnya UKK di SMA 08. Tidak sampai setengah jam apel pagi selesai. Dan mereka bubar masuk ke kelas masing-masing.


Di kelas 10 IPA.


"Aduhh mamp*s gue.. gue ngga bisa bahasa inggris lagii,," kata Nuril panik saat melihat soal soal ujian.


"Udah kita samaan.. tenang aja,," jawab Diandra.


1 jam berlalu, mereka masih fokus dengan kertas ujian masing-masing.


"Waktu kurang 15mnit lagii..!!!" kata pak Budi.


Entah pesulap mana yang membuat lembar ujian mereka tiba-tiba penuh dengan jawaban di waktu yang kurang 15 menit, yang jelas waktu pak Budi meminta lembar itu,tidak satu pun soal yang terlewatkan. Hehehe... 1 kelas kompak contekan dengan cara halusssss..


Belll istrirahat berbunyi. Mereka semua berhamburan keluar kelas begitupun dengan Diandra dan Nuril. Mereka berjalan ke kantin untuk membeli cemilan..


Dikantin Diandra dan Nuril memilih bangku yang di pinggir agar mudah mengekspos pandangan. Nampak dari arah depan si Ricky berjalan dengan Sifa membuat mood Diandra jelek. Bukan karena diandra cemburu, melainkan Diandra muak dengan kelakuan Ricky dan Sifa.


Di bangku kantin lain ada sepasang mata tengah mengikuti arah pandangan Diandra. Lalu menggela nafas berat sambil menggelengkan kepala seolah mengerti apa yang Diandra rasakan saat ini.


"Udah yuk ke kelas.. pemandangannya bikin mood gue jelek,," kata Diandra sembari bangkit dari tempat duduk nya. Berjalan melewati bangku kantin yang penuh dengan teman-teman nya. dan tanpa sadar,suara berat di ujung bangku menghentikan langkahnya.


"Tenang aja Diandra..loe akan jadi pacar gue,," kata Yoga . A**pa Yoga**???????


Diandra pun menoleh kaget, rona merah terlihat di kedua pipinya. Kemudian dia berjalan cepat kekelas.


Entah ini perasaan apa??? gue kok seneg banget sih dia bicara kek gitu,


gumam diandra dalam hatii.


Yoga tersenyum kecil.


"Dia memang lain," Yoga pun merasakan getaran aneh di dadanya ketika sempat beberapa detik mata mereka bertemu.


ilustrasinya


PRAYOGA ZIDAN SYAHPUTRA


__ADS_1


__ADS_2