
Kadang rasa tertarik itu timbul kerna adanya rasa penasaran, yang selalu mendorong kita untuk mencari tahu segalanya
-Raka Yudhistira
————————————————
"Assalammualaikum, Ma? Iya, ini abang baru kelar kelasnya."
"..."
"Jadi, Ma, ini juga lagi di parkiran bentar lagi abang OTW."
"..."
"Oke Mamaku cantik. Waalaikumsalam" ucap Raka memutuskan sambungan telfon.
"Siapa yang nelfon, Ka? Bunda?" Tanya Gio pada Raka sudah memasukkan ponselnya kedalam kantong celananya.
"Kepo banget sih, Gi, udah kayak emak-emak ae" celetuk Noval mentoyor kepala Gio.
"Woi elah, kepala ni. Main toyor-toyor aja lu tomcat" ucap Gio tak terima kepalanya di toyor. Noval ni hobby banget toyor pala Gio, tapi Gio enggak pernah marah yang serius gitu. Katanya asal jangan mukanya yang super duper cakep itu aja yang di sentuh.
"Lah gue kira itu sarang lebah" sambung Raka dan diterima kekehan dari Noval karena merasa dibela oleh sahabatnya itu.
Raka, Gio dan Noval merupakan teman semasa SMA, dan kemudian berlanjut hingga saat ini. Mereka pernah janjian ingin melanjutkan pendidikkannya di sebuah Universitas yang sama di Jakarta.
Tetapi keinginan mereka untuk bersama tidak semulus yang mereka bayangkan. Mereka terpisah dengan jurusan Gio yang berbeda. Raka Yudhistira dan Noval Alkatiri dengan jurusan Arsitekture semester 7. Sementara Gio Novando jurusan Teknik Sipil semester 7.
Walaupun mereka beda jurusan bisa dibilang mereka selalu menghabiskan jam kosong kelas atau waktu free buat ngumpul bersama-sama.
"Mama nelfon, ngingatin buat jemput adek" jawab Raka atas pertanyaan Gio yang sebelumnya.
"Masih aja adek minta di jemput, Ka? Udah SMP gitu juga"
"Wajar kali, Gi, adik minta jemput sama abangnya, emangnya lo" sambar Noval
"Kok gue?"
__ADS_1
"Lo kan enggak tau rasanya bagaimana dijadiin abang, dijadiin role model sama adik, lo"
"Namanya juga enggak punya adik" ucap Gio memelas menggarut kepalanya yang gak gatal.
Diantara Raka, Noval dan Gio. Hanya Gio yang tidak punya adik atau Kakak, Noval punya Abang bernama Novan Alkatiri dan adik perempuan yang bernama Beyoncé Alkatiri.
Tapi walaupun Gio tidak punya adik atau abang kandung seperti Raka dan Noval, tapi dia sudah menganggap Arka dan bang Novan sebagai adik atau abangnya sendiri, beda lagi dengan Beyonce, Gio tidak pernah mau mengangap kalau Beyonce adiknya atau sebaliknya Beyonce tidak mau punya abang seperti Gio.
Gio dan Beyoncé, selalu berantem. Gio yang selalu menggoda Bee, Bee yang selalu emosi jika digoda oleh Gio. Intinya mereka tidak pernah akur.
Buuukh
"Ssstt" ringis Raka kesakitan pada bahunya yang ditabrak cewek tersebut. 10 detik si cewek ngelihat Raka dengan tampang datar, dan kemudian berlalu meninggalkan Raka CS
"Buset dah tu cewek main pergi aja, minta maaf juga enggak" celetuk Gio dengan gelengan kepalanya takjub.
"Siapa tu cewek?" Tanya Raka mengikuti punggung cewek tersebut menjauh.
"Itu Yuki Marcellia anak arsitekture semester 5, Ka, lo masa enggak kenal sama adik tingkat, sih" sambung Noval.
"Dan lo kenapa bisa kenal, Val? Ngeri lo adik tingkat masih juga di pepet. Tapi enggak apa-apa sih, cantik gitu, kan."
"Lo tu ya, mulutnya kadang suka enggak bisa direm, lo lupa gue pernah ngulang MK semester 4? Nah itu gue pernah sekelas bahkan satu tim project sama doi" jawab Noval nyolot disertai toyoran di kepala Gio.
Lagi, toyoooor teroooos Masval (panggilan Noval dirumah)
Raka yang melihat kelakuan kedua sahabatnya itu cuma bisa geleng-geleng kepala. Dia tidak habis pikir, mereka yang sudah mahasiswa seperti ini masih bisa berkelakuan seperti anak kecil.
"Berantem mulu, lama-lama gue kawinin lo berdua"
"Idih amit-amit gue masih normal." ucap Noval mandang Gio jijik "btw, lo beneran enggak kenal, Ka, sama tu cewek?" Tanyanya kembali.
Raka menggeleng kepalanya "enggak, gue enggak kenal."
"Ya, gue shock masa lo enggak kenal dia, Yuki tu adik tingkat paling cantik, tapi ya itu galaknya enggak ketulungan" jelas Noval.
"Iya sih, cantik" puji Raka "Galak? gue tadi lihat matanya merah gitu kaya habis nangis, yakali cengeng gitu galak"
__ADS_1
"Ati-ati lo lihat matanya, biasanya dari mata turun ke hati loh. Terus saling suka deh" goda Gio pada Raka yang sudah duduk diatas motor kesayangannya
"Kalau doi nya mau kenapa nggak, yah gak Val" jawab Raka enteng
"Iyahin biar cepet" jawab Noval santai
"Gini ni kalau kelamaan jomblo. Semuanya di iyain" celetuk Gio, yang diterima Raka dengan tendangan pada pantatnya Gio
"Btw namanya tadi Yuki ya Val?" Di jawab anggukan kepala dari Noval "ini gak sih motornya? Ini ni ada tulisan Yuki Marcellia" tunjuk Gio di body motor Tracker warna hijau-hitam tersebut.
"Gila yah anak tracker juga sih doi" sambung Gio gak percaya
"Yang Gue tau sih emang anak tracker, tapi gak masuk geng-geng gitu" ucapnya melihat motor Yuki
"Terus soal jatuh cinta lo mesti hati-hati Ka, gue udah bilang kan dia galak, dan dia makin galak kalau ada cowok yang deketin dia bawa-bawa perasaan gitu" lanjutnya serius "Yah bisa dibilang dia antilah sama yang namanya cinta-cintaan apa lagi yang covernya temen tapi berubah jadi PDKT" jelas Noval panjang lebar dan diterima anggukan kepala dari kedua temennya
"Biasa aja kampret itu muka lo berdua"
"Gue gak nyangka lo tau betul gimana sih Yuki Yuki itu Val" ucap Gio geleng-geleng kepala serta tepukan tangan "atau jangan-jangan lo pernah suka yah sama dia" goda Gio kembali mencolek dagu Noval
Noval menyingkirkan tangan Gio dari dagunya "Asal lo berdua tau aja yah, gue masih setia sama pacar gue yang lagi berjuang di Negeri orang sana, gue gak kaya lo Gi yang mata keranjang" ucapnya sinis melirik Gio "Dan soal lo bilang gue suka sama Yuki? Iyah gue suka, dia pintar, dan menurut gue jarang aja cewek cantik yang pinter kaya dia"
Di antara pertemanan mereka bertiga, cuma Noval yang memiliki pacar, dan sekarang lagi LDR kerna pacarnya lagi study di UK. Sementara Gio sibuk mencari-cari yang gak pasti. Sedangkan Raka tidak terlalu memikirkan hal begituan, baginya cewek merupakan makhluk tuhan yang harus di jaga hatinya, jadi kalau dia belum niat serius dia tidak akan mencari wanita, dia gak mau buat mereka patah hati begitu juga untuk dirinya.
"Duh iye-iye nyolot banget sih Val, udah kaya cewek lagi PMS aje lo. Atau lo gak dapat jatah yah sama pacar lo makanya sensi gini"
Sekali lagi, tangan Noval mendarat di kepala Gio yang mulus "ngomong lo udah kaya bon cabe, pedes banget"
Raka cuma geleng-geleng kepala ngelihat kelakuan kedua sahabatnya, terutama Gio yang lebih cerewet di antara mereka bertiga, yang kadang tingkat kecerewetan Gio bisa melebihi emak-emak yang sudah berada di akhir bulan
"Duh pusing gue liat lo berdua berantem. Udah ah gue cabut duluan" ucap Raka yang sudah menaiki trackernya. Sebelum dia menaiki trackernya sekilas dia melirik tracker milik Yuki dan menghafal plat motornya B 25 KI
"Yaudah deh sono lo cabut, dari tadi kek" usir Gio memasang helmnya juga.
"Gue dukung lo Ka sama Yuki, kadang orang kaya Yuki perlu seseorang kaya lo buat takhlukan hatinya yang beku" dukung Noval menepuk pundak Raka
Next 🐝
__ADS_1