Kamar Kosong

Kamar Kosong
Batal.


__ADS_3

"Hari ini kita batalin dulu acara pergi kecurung,kasian Meri dan Dewi mereka berdua lagi sakit gak bisa pergi,kalau kita pergi nya cuman bertiga doang ga seru" ujar Agis.


"Iya,hari ini kita batalin aja dulu,besok kita lihat perkembangan mereka,jika sudah mendingan kita pergi,jalan pelan-pelan saja lagi pula aku dengar curung nya tidak jauh dari sini" sahut Jacky.


"Baik lah,sekarang kita kembali ke kamar yuk,bukan apa gak enak disini terus, kita udah ngerepotin nek Gani mullu" sahut Agis.


......................


"Kemudian Heri menghampiri Meri yang sedang terbaring itu,pemuda tersebut berniat membawa Meri kembali ke lantai 2 agar gadis itu istirahat dengan nyaman disana.


Namun Meri tidak mau,ia menolak ajakan teman nya tersebut,saat ditanya kenapa, ia hanya beralasan jika diri nya nyaman berada dilantai bawah tersebut.


Melihat tingkah aneh Meri,Heri curiga telah terjadi sesuatu kepada gadis tersebut,kemudian ia membujuk nya untuk menceritakan apa yang telah terjadi sebenar nya.

__ADS_1


"Mer..tolong jujur,sebenar nya apa yang kau lihat diatas sehingga kau terjatuh seperti tadi,?"


"A'aku tadi ingin mengambil ponsel ku,karena aku mau menghubungi kedua orang tua ku,namun saat aku sampai dikamar,disana sudah ada beberapa orang tidak kukenal,mereka memenuhi kamar itu,saat aku permisi ijin masuk kedalam,salah satu diantara mereka menyuruh ku pergi,aku tidak mengerti,seperti nya mereka menyuruh kita keluar dari rumah ini"


"Orang tidak dikenal,?apakah mereka tamu,? Perasaan hanya kita saja yang menyewa kamar diatas selebih nya tidak ada tamu lain lagi" tukas Heri,pemuda itu pun merasa aneh,ia berniat menanyakan hal tersebut kepada Irem apakah ada tamu lain lagi selain mereka saat ini.


"Baik lah,tunggu disini aku akan menemui Irem,ujar Heri kemudian pemuda itu bergegas masuk kedalam ruangan dimana biasa nya Irem dan nenek nya keluar melewati ruangan tersebut.


Saat masuk kedalam ruangan itu bulu kuduk Heri merinding,ia tidak mengerti dengan dirinya tiba-tiba menjadi takut seperti itu.


"Oh,ini mba saya mau menemui teman ku Irem" sahut nya.


"Irem nya tidak ada,apa ada yang bisa aku bantu,?ujar wanita itu.

__ADS_1


"Mmm...ga ada sih mba,cuma mau bertanya apakah tadi malam atau sore kemarin ada tamu yang datang dirumah ini,?"


Terlihat wanita itu tersenyum lalu menjawab pertanyaan Heri tersebut," kalau masalah tamu mah banyak datang kemari mas,tapi ....


"Tapi apa ya mba,? tanya Heri penasaran,


"Mereka kadang kala pergi tidak menetap disini,namun ada juga yang menetap seperti aku" ujar nya.


"Maksud mba apa ya,? Saya gak paham mba maaf" tukas pemuda itu.


"Begini,banyak tamu yang datang kemari,namun mereka tidak menginap hanya singgah sementara,masalah nya disini hanya ada tiga buah kamar saja,semua nya sudah penuh,lihat aku,aku tidur disini karena tidak kebagian kamar" ujar wanita itu.


Bulu kuduk Heri merinding saat melihat kaki wanita itu tidak menapak lantai rumah tersebut,pemuda itu ingin pergi namun ia tidak bisa bergerak dari tempat nya berdiri.

__ADS_1


"Jangan takut'! Aku tidak akan menyakiti kalian,aku hanya ingin kalian pergi dari rumah ini" ujar nya,namun tiba-tiba wanita itu terhempas lantas menjerit kesakitan seperti ada yang tengah menyiksa diri nya.


__ADS_2