
Sementara diperjalanan, para polisi itu terus melaju dengan mobil mereka,rombongan tersebut ingin segera sampai dilokasi yang mereka tuju, karena mereka mengkhawatirkan keadaan Jacky.
Bersama rombongan tersebut ada kedua orang tua dari Jacky dan Heri,mereka ikut bersama dengan para polisi tersebut demi memastikan apakah anak mereka baik-baik saja atau tidak.
Begitu juga orang tua nya Meri,Agis dan Dewi,mereka juga pergi bersama rombongan tersebut dengan mengendarai mobil masing-masing.
Selama perjalanan dari kota rombongan itu masih baik-baik saja,namun setelah sampai didaerah perkampungan mereka melewati jalanan yang sedikit menurun,
tiba-tiba mobil yang ditumpangi oleh keluarga Heri dan Jacky mengalami rem blong,mobil tersebut tidak bisa dikendalikan akhir nya terjun bebas kedalam jurang.
Orang tua dari Jacky dan Heri mengalami kecelakaan tersebut, tragedi itu merenggut nyawa mereka, nyawa mereka tidak dapat diselamat kan lagi saat itu.
Jacky merasakan sebuah firasat buruk,namun ia tidak tau apa itu,ia hanya pokus mencari keberadaan teman-teman nya.
Begitu juga dengan Heri,pemuda itu sudah tersadar dari pingsan nya,ia menangis sedih saat melihat Meri dan Agis belum juga sadar
__ADS_1
Pemuda tersebut merasakan sedih yang sangat luar biasa, ia sendiri tidak tau apa arti dari semua itu.
Sementara itu para polisi tidak jadi pergi mencari keberadaan teman nya Jacky,mereka sibuk menarik mobil keluarga Jacky dan Heri keluar dari dalam jurang tersebut,
Jenasah keluarga Jacky dan Heri langsung dibawa ke rumah sakit dikota terdekat.
Tragedi yang meninpa keluarga Jacky dan Heri tersebut membuat keluarga dari Meri dan Dewi merasa sangat kehilangan,mereka tidak menyangka jika rekan mereka tersebut akan berpulang hari itu.
Sementara keluarga dari Agis,khusus nya ayah Agis,pria itu sangat bahagia,ia berhasil menyingkirkan rekan bisnis nya itu,tampa ia sadari diri nya juga telah membunuh orang tua dari Heri.
"Pa...gimana ini,?apa polisi akan mencurigai kita,? papa sih gak liat-liat ada orang lain didalam mobil itu,!"istri nya memarahi kecerobohan suami nya tersebut.
"Ya mana papa tau ma,kan itu mobilnya keluarga Jacky,ngapain mereka numpang mobil orang kan salah sendiri" ujar pria itu.
"Tapi kan kan keluarga nya Heri ikut menjadi korban mu pa...mama takut jika polisi mengetahui hal ini" sahut ibu nya Agis.
__ADS_1
"Gakbakalan,lagian salah mereka ada mobil sendiri masih numpang mobil orang,!.sahut nya.
"Ya nama nya juga panik mana sempat mikir mau pake mobil atau tidak inti nya bisa pergi udah,anak hilang begini ya panik lah pa...emang nya papa gak panik Agis putri kita menghilang seperti ini,?
"Panik lah masa ngak,? ada-ada saja kau ma,udah lah jangan berisik,! nanti pembicaraan kita didengar oleh polisi"ujar nya.
Demi bersaing bisnis,Ayah Agis rella membunuh rekan nya sendiri,ia tidak tau balasan yang akan diterima oleh nya nanti.
Sementara itu,Heri masih mencoba keluar dari dalam kamar Irem,ia bertanya kepada teman nya itu bagaimana cara mereka keluar dari sana.
"Ir,gimana nih,? masa kita dikunci oleh nenek mu seperti ini,?kau tau kan cara keluar dari sini,? lewat jendela atau apa gitu,?"
"Aku juga tidak mengerti kenapa kakek dan nenek ku melakukan hal ini,aku sendiri cucu nya dikurung bersama kalian disini,
mana Meri dan Agis belum sadar-sadar juga,aku tidak tau,jendela disini dipaku semua aku bingung,seperti nya kita tidak bisa keluar dari sini Her..." sahut gadis itu.
__ADS_1