Kamar Kosong

Kamar Kosong
Penasaran.


__ADS_3

Sementara itu, dirumah warga yang menolong heri waktu itu,Meri dan Agis kedua gadis itu sudah sadar,mereka terlihat linglung karena sudah berminggu-minggu lama nya tidak sadar kan diri.


"Dimana ini,? Mer kita dimana ya,? Kok tempat nya asing begini,? seperti nya ini bukan rumah Irem"ujar Agis bertanya kepada sahabat nya itu.


"Aku juga tidak tau Gis,barangkali ini rumah warga setempat,mungkin kita ditolong oleh mereka " sahut Meri,gadis itu juga terlihat bingung dengan posisi mereka saat itu.


Padahal sebelum nya mereka berada didalam


ruang yang sangat gelap, tidak ada cahaya sedikit pun disana ,sehingga kedua nya tidak bisa kembali atau pun keluar dari ruangan itu.


"Kita selamat Mer....teriak Agis gembira,gadis itu sangat bahagia ketika merasa diri nya bisa melihat cahaya lagi.


"Iya gis kita selamat,namun gimana keadaan Dewi ya,? apa dia selamat sama seperti kita,?


Oh iya,Jacky dan Heri ada dimana mereka,?" ujar Meri.


"Kalian sudah bangun,? Lama sekali tidur nya sehingga membuat teman nya pada ketakutan,kini pemuda itu tengah mencari pertolongan.Ujar seorang pria dari balik pintu.


"Maaf,bapak siapa,?apa pemilik rumah ini?ngomong-ngomong pergi kemana teman kami,? Sahut Meri bertanya.

__ADS_1


" Iya aku pemikik rumah ini,


Pemuda itu pergi menemui ayah ku,namun aku bilang pada nya jika orang itu adalah kakek ku,ia itu berniat menyelamat kan kalian berdua serta teman kalian yang bernama Dewi"sahut nya.


"Dimana itu pak,?apa kami bisa pergi menyusul nya kesana,?sahut Agis.


"Lebih baik jangan,perjalanan menuju kesana terlalu berbahaya,bapak tidak tau apa teman kalian itu selamat atau tidak saat ini" sahut nya.


"Jadi,kami harus bagaimana sekarang,?apakah kami harus menunggu Heri pulang,?


 Iya,Kalian tunggu lah disini sampai pemuda itu kembali" namun bapak tidak janji apakah ia akan kembali atau tidak,yang terpenting sekarang kita berdoa untuk keselamatan nya.


......................


gadis tersebut mencoba memeriksa kamar sang nenek demi memastikan apakah kakek dan nenek nya itu benar melakukan hal keji tersebut atau tidak.


Namun ia tidak menemukan bukti apa pun dikamar itu,kemudian ia pergi ke lantai 2 rumah nya tersebut,disana ia memeriksa semua isi kamar yang telah disewa oleh teman-teman nya itu.


Tetap saja ia tidak menemukan apa pun disana,kemudian ia pergi ke kamar yang tidak pernah disentuh oleh nya itu,

__ADS_1


ia pun masuk kesana memberanikan diri nya,walau firasat nya merasakan aura negatif menyelimuti kamar itu.


Kamar itu sangat gelap,bau anyir darah tercium menyeruak dari dalam kamar tersebut,seketika Irem pun muntah,


Gadis itu penasaran bau busuk apa yang ada dikamar tersebut,ia pun mencari stopkontak lampu,demi memastikan nya,


Ketika lampu menyala,Irem sangat terkejut melihat pemandangan yang ada didalam kamar tersebut,diri nya hampir jatuh pingsan saa itu,


"Darah....?teriak nya panik,Irem gemetar ketakutan gadis itu menangis,ia tidak percaya melihat pemandangan itu.


"Ya tuhan darah apa ini,? Kenapa banyak darah dikamar kosong ini,siapa yang telah melakukan semua ini?" lirih nya.


Tiba-tiba dari cermin besar itu keluar sebuah tangan dengan jari jemari yang panjang dan runcing,


tangan itu terus keluar dengan perlahan,kemudian muncul lah sosok wanita bungkuk menyeruak keluar dari dalam cermin tersebut.


Irem gemetar ketika sosok itu menghampiri nya,semakin dekat,dekat dan dekat,lalu tiba-tiba.... sosok itu langsung menyerang diri nya.


Irem memejam kan mata nya,gadis itu pasrah apa yang akan terjadi kepada nya saat itu.

__ADS_1


Namun tiba-tiba.. ada sosok lain datang menghalangi aksi dedemit tersebut,sosok itu sangat mirip sekali dengan nya.


Gadis itu penasaran siapa gadis yang mirip dengan itu,karena baru kali ini ia melihat wanita tersebut.


__ADS_2