
"Hoaaahammm....ah ngantuk sekali,lama banget si Irem kata nya sebentar tadi,kemana pula anak itu,?"ujar Dewi yang sudah tidak sabar untuk merebahkan tubuh nya.
"Eh,maaf teman-teman kalian menunggu lama ya,? maaf ya,tadi aku berbicara dengan kakek ku,mmm sekarang kalian boleh naik keatas disana sudah tersedia kamar untuk kalian" ujar Irem.
"Ah gitu dong,dari tadi juga ditungguin nawarin kamar,aku sudah ngantuk berat nih Ir,ayo antar kan kami kekamar itu,! ujar Dewi.
"Mari, silahkan naik,!" sahut Irem.
Kemudian mereka mengikuti gadis tersebut naik ke lantai dua rumah itu.
"Nah,ini kamar untuk Meri dan Agis, serta Dewi,sementara disebelah nya kamar untuk Heri dan Jacky," ujar nya.
"Terima kasih ya Ir,maaf kan kami jika kedatangan kami kesini merepotkan kalian" ujar Meri.
"Iya,tidak masalah kok malahan kami senang karena rumah ini sedikit ramai jika ada pengunjung yang menyewa kamar ini" ujar Irem.
__ADS_1
"Baik lah kalian istirahat saja,aku akan kembali,selamat malam dan selamat beristirahat semua nya" ujar gadis itu sembari pergi dari sana,
Kemudian Meri dan ke empat teman nya memasuki kamar masing-masing,
Saat masuk kedalam kamar tersebut mereka merasakan aura yang tidak enak,lembab bau anyir bercampur aduk memenuhi ruang kamar itu,beruntung Meri menbawa pewangi ruangan sekaligus racun nyamuk,kemudian gadis itu menyemprokan cairan tersebut.
"Eh,apa kalian lihat keanehan tadi,aku rasa Irem itu gadis yang sangat aneh,masa ia dia tiba-tiba lupa padahal dia sudah menyambut kita.
"Mmm bukan itu saja sih,ada yang lebih aneh lagi,itu tuh makanan dimeja bekas kita makan tadi tiba-tiba hilang udah bersih aja tuh meja" sahut Agis.
"Aku ga seperti kau mer,tau nya caper aja aku benaran ngantuk " sahut Dewi.
"Jika ngantuk ya tidur dong,!besok jika kau kesiangan,maka kau akan kami tinggal kan karena besok pagi kami akan berangkat menuju curung " ujar Meri.
"Hem..berani kalian meninggal kan ku,maka akan aku tinggal balik ke'kota kalian,biar kalian pulang naik ojek saja"tukas nya
__ADS_1
"Ha ha memang nya kau berani pulang sendirian dari sini,? Oalah anak mama seperti mu mana bisa jalan sendirian apa lagi melewati hutan tersebut,pasti nya kau terkencing-kencing ketakutan" celoteh Agis
"Enak saja,aku berani kok tidak seperti kalian berdua udah lah cupu penakut lagi" sahut Dewi semakin meninggi kan suara nya.
Ssst bisa diam gak?ini kita lagi dirumah orang loh apa tidak kau tidak malu,?,tidak enak mengganggu ketenagan orang apa lagi ini sudah malam" ujar Meri.
"Nih anak,suka nya bikin gaduh" sahut Agis membela diri.
"Sudah lah! lebih baik kalian berdua tidur,! jika tidak mau tidur seranjang maka salah satu dari kalian boleh tidur diranjang dan satu nya lagi bersama ku dibawah" ujar Meri.
"Baik lah,aku akan tidur dengan mu Mer biar Dewi diatas"sahut Agis.
"Ya sudah,kemarilah ingat jangan ribut lagi ini sudah larut malam,jam segini diperkampungan sudah sangat sepi,berbeda dikota,jam segini orang-orang masih keluyuran" ujar Meri lagi.
Kemudian ketiga gadis itu mencoba untuk tidur,malam itu mereka ditemani oleh suara jangkrik,kodok dan masih banyak lagi suara binatang malam lainnya.
__ADS_1
"Ih,jangan rese ya,! kalau mau tidur, tidur saja jangan ganggu aku,aku juga mau tidur,bisa diam gak tangan nya,apa mau aku patah kan,? ujar Dewi yang merasa dicolek oleh Agis,saat gadis itu menoleh ke bawah ternyata kedua teman nya itu sudah tertidur dengan lelap,seketika bulu kuduk Dewi merinding,ia pun menutup wajah nya dengan selimut.