Kamar Kosong

Kamar Kosong
Sebuah syarat.


__ADS_3

Meri dan Agis belum juga sadar kan diri,melihat hal tersebut Heri dan Jacky serta Irem merasa panik.


Kek,tolong teman-teman ku aku mohon selamatkan mereka kek,!" ujar Irem memohon kepada kakek nya itu.


Datok Darhan tidak bergeming,ia seperti sedang memikir kan sesuatu,hingga Irem memanggil beliau untuk yang kedua kali nya barulah orang tua tersebut menyahut lantas bertanya,


"Iya nak,ada apa,? Ada yang perlu kakek bantu,? sahut nya lantas beranjak dari tempat duduk nya,terlihat kakek tua itu pucat pasi dimulut nya masih terdapat bekas noda darah namun Irem tidak memperhatikan nya.


"Kek,bantu selamat kan teman-teman ku,mereka kini tengah mendapat kan musibah kek,aku mohon"ujar nya.


"Baik lah,dimana teman mu itu,?"


"Mereka ada dikamar ku kek" sahut Irem,kemudian gadis itu membawa kakek nya tersebut kedalam kamar nya.

__ADS_1


Datok Darhan pun masuk lantas memeriksa mereka,beliau terlihat sedang membaca sebuah mantra,sesaat kemudian beliau berujar jika teman-teman nya Irem tersebut mendapat teguran dari penunggu rumah itu.


Mendengar hal tersebut,Irem,Jacky dan Agis sangat terkejut mereka tidak percaya jika semua itu terjadi kepada teman-teman nya itu,secara mereka tidak melakukan kesalahan apa pun.


Kemudian Irem bertanya lagi kepada kakek nya apakah teman-teman nya itu masih bisa di selamat atau tidak,?


Datok Darhan pun berujar,jika mereka bisa selamat asal kan memenuhi sebuah syarat yang diberikan oleh penunggu rumah itu.


"Apa syarat nya kek,?aku akan memenuhi nya asal kan teman-teman ku selamat" sahut Irem.


Irem terdiam,ia tidak mengerti dengan syarat tersebut,kemudian ia keluar dari kamar itu lalu menemui Heri dan Jacky lantas memberitaukan syarat tersebut kepada mereka.


Kemudian Jacky menawarkan diri untuk memenuhi syarat tersebut,pemuda itu rella jika nyawa nya ditukar dengan teman-teman nya asal kan mereka bisa selamat.

__ADS_1


Namun Heri tidak membiar kan hal itu terjadi,pemuda itu berujar jika diri nya lah yang akan memenuhi syarat tersebut.


kemudian datok Darhan keluar dari kamar Irem ia tersenyum jahat ke arah kedua pemuda itu,beliau pun bertanya,


"Bagaimana,apa salah satu dari kalian sudah memutus kan untuk melakukan persyaratan tersebut,?"


"Sudah kek,namun apa syarat nya,? tukas Heri bertanya kepada orang tua tersebut.


"Kau harus memenuhi syarat itu jika kau ingin teman-teman mu selamat dan jiwa mereka dikembali kan keraga mereka masing-masing"sahut datok Darhan tegas.


"Baik kek,apa syarat nya cepat katakan,! ujar Heri,ia merasa orang tua tersebut sengaja mengulur waktu,sedari tadi ia bertanya apa syarat yang harus dipenuhi tersebut namun datok Darhan selalu mengalihkan pembicaraan.


"Syarat nya kau harus tidur didalam kamar yang aku sediakan nanti selama 1 malam,jika kau berhasil melewati malam itu maka nyawa teman-teman mu bisa diselamat kan,semua tergantung pada mu,apa kau mengerti,?"

__ADS_1


"Baik lah,jika hanya itu syarat nya akan aku lakukan,aku ingin teman-teman ku selamat ,aku mohon selamat kan mereka kek,karena hanya kakek yang bisa berinterkasi dengan penunggu rumah ini" sahut Heri.


Tetapi dalam hatinya pemuda itu tidak percaya dengan syarat yang diberikan oleh datik Darhan tersebut,karena selama ini Heri tidak percaya yang nama nya tahayul atau semacam nya.


__ADS_2