
"Aku harus berbuat sesuatu,malam ini siap kan sesajen untuk mengundang nyai,seperti nya ia tidak ada didalam kamar itu,aku sudah masuk kesana namun nyai tidak merespon ku"
"Benar kah,? kira-kira dimana nyai berada sekarang ya,?"
"Aku juga tidak tau,mungkin saja ia sedang mencari tumbal nya sendiri" sahut Darhan.
......................
"Darhan...Darhan...kau tidak akan bisa mengusik ku, peliharaan mu itu kini sedang mengusik anak manusia itu,namun ia tidak berhasil mencelakai mereka,
Karena kedua nya kini telah memakai jimat pelindung dari ku,namun sekarang nyai mu itu masih mengincar kedua nya.
Kita lihat siapa yang akan menang dalam pertempuran ini" ujar ki Dalang tertawa,dukun sakti itu menunggu kedatangan Darhan yang katanya akan datang mengajukan perang terbuka.
......................
 Sementara itu,Jacky dan Heri masih didalam tenda mereka,kedua nya diganggu oleh para siluman penunggu hutan tersebut,nama hutan itu adalah hutan angker,
__ADS_1
karena terkenal akan ke'angkeran nya,hanya orang-orang sakti saja yang bisa memasuki hutan tersebut,jika orang biasa masuk kesana maka mereka akan pulang tinggal nama.
"Jack,aku sangat khawatir dengan keadaan Meri dan Agis apakah saat mereka sudah sadar atau belum?
Her,kalau bisa jangan bahas mereka,kau lihat sendiri kan,?saat kita membahas mereka tiba-tiba datang dedemit menyerupai mereka" ujar Jacky.
"Iya,kau benar,"sahut pemuda itu kedua nya pun terdiam mereka larut dalam pikiran masing-masing,
Tiba-tiba,turun hujan deras mendera tenda mereka,beruntung tenda tersebut tidak rusak saat diserbu para dedemit saat itu.
"Gimana nih Her,? Seperti nya kita tidak bisa berbaring alas nya basah nih,! ujar Jacky kepada sahabat nya itu.
"Tidak masalah yang penting kita berdua masih bisa berteduh" sahut pemuda itu,Heri dan Jacky bermalam dihutan angker itu selama 2 malam,mareka tidak bisa melanjutkan perjalanan karena hujan begitu deras.
Godaan semakin banyak datang mengganggu kedua nya,ada pula wanita seperti ibu nya Heri,wanita itu berteriak meminta tolong kepada anak nya itu.
Heri hampir saja tergoda,pemuda itu sudah keluar dari tenda nya,namun Jacky menarik nya masuk kembali kedalam tenda mereka.
__ADS_1
"Her...kau mau kemana,?kenapa kau berlari ditengah hujan begini,?"
"Ada ibu ku Jack,ia berteriak meminta tolong padaku,kasian Jack ibu ku diluar dia sedang kedinginan.
"Tidak ada siapa-siapa disana, kau jangan ngaco Her,mereka sedang mengecoh mu saat ini
"Mereka siapa,? udah jelas itu ibu ku,lepas kan aku,!aku mau keluar menemui nya kasihan beliau kedinginan" sahut Heri berontak ingin keluar.
Dengan terpaksa Jacky menampar wajah sahabat nya itu,dengan begitu Heri bisa sadar pikir nya,ia pun melakukan nya.
Terlihat Heri terperanjat karena kaget,pemuda itu bertanya kepada sabahat nya itu kenapa Jacky menampar diri nya.
"Jack,kau menampar ku,?ada apa,?ujar nya kebingungan.
"Aku terpaksa melakukan hal itu,kau tidak sadar kau terlena oleh rayuan dedemit,ia mengelabui mu dengan menyerupai wujud ibu mu" sahut Jacky.
"Astaga benar kah,?"beruntung kau menyadarkan ku,jika tidak mungkin aku sudah masuk jebakan nya" ujar Heri menepuk kening nya.
__ADS_1